Epidemiolog: Edukasi protokol kesehatan mesti perhatikan faktor budaya
Elshinta
Jumat, 18 Juni 2021 - 11:13 WIB |
Epidemiolog: Edukasi protokol kesehatan mesti perhatikan faktor budaya
Beberapa pedagang berjualan tanpa memakai masker di Pasar tradisional Blega, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (8/6/2021). (ANTARA FOTO/SAIFUL BAHRI)

Elshinta.com - Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof. dr. Pandu Riono, MPH, Ph.D mengemukakan pentingnya memperhatikan faktor budaya dalam menjalankan edukasi protokol kesehatan, termasuk dalam memberikan penyuluhan bagi warga Surabaya dan Bangkalan di Jawa Timur.

"Tentu edukasi yang dilakukan kepada warga Surabaya dan Bangkalan metodenya berbeda. Ada budaya-budaya yang harus dipahami," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers Humas Pemerintah Kota Surabaya di Surabaya, Jumat.

Ia mengatakan bahwa tokoh masyarakat serta tokoh agama setempat sebaiknya dilibatkan dalam kegiatan edukasi dan penyuluhan protokol kesehatan.

"Karena itulah kita harus mengajak masyarakat untuk edukasi yang sama bukan hanya pemerintah saja," katanya.

Ia mendorong penggiatan upaya preventif untuk mencegah penularan virus corona meluas, termasuk dengan memasifkan pelaksanaan pelacakan, pemeriksaan, dan penanganan kasus.

Menurut dia, Pemerintah Kota Surabaya perlu bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk mencegah persebaran kasus COVID-19 di kedua wilayah.

"Harus kerja sama antara Pemkot Surabaya dan Bangkalan, karena tujuannya sama, ingin saling menjaga dan saling melindungi agar perluasan virus ini tidak menyebar ke penduduk yang belum terkena," katanya.

Mengenai penyekatan akses Suramadu, Pandu mengatakan bahwa langkah itu merupakan bagian dari upaya membatasi mobilitas penduduk serta memutus mata rantai penularan COVID-19 melalui pelacakan, pemeriksaan, dan penanganan kasus. 

"Dengan adanya virus baru ini, lebih bermutasi dan lebih menular, maka baik dari Bangkalan maupun Kota Surabaya benar-benar harus menjaga penduduknya agar tidak berimbas lebih banyak," katanya.

Menurut dia, kegiatan pemeriksaan COVID-19 di kedua sisi akses Suramadu sebaiknya dijalankan hingga tingkat penularan rendah.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya mengatakan bahwa Surabaya dan Bangkalan ibarat keluarga, karenanya harus saling membantu dan melengkapi dalam upaya menanggulangi COVID-19.

Pemerintah Kota Surabaya dan Kabupaten Bangkalan dalam hal ini sudah sepakan melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi penularan virus corona di kedua akses Jembatan Suramadu.

"Yang pasti, warga yang akan masuk ke Madura harus saya pastikan sehat dengan dilakukan tes di Suramadu sisi Surabaya," kata Eri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Masyarakat diimbau waspadai munculnya buaya di Sungai Mentaya
Kamis, 05 Agustus 2021 - 13:06 WIB
Masyarakat Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, yang beraktivitas di Sungai Ment...
Indonesia akan terima 3 juta dosis vaksin COVID-19 dari Prancis
Kamis, 05 Agustus 2021 - 12:21 WIB
Indonesia akan menerima dukungan 3 juta dosis vaksin COVID-19 dari pemerintah Prancis, yang merupaka...
Wakil Ketua MPR dukung `marketplace` tutup akses barang impor
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:32 WIB
Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan dukung langkah \"marketplace\" yaitu Lazada Indonesia yang menutup ...
BMKG ingatkan tetap waspada karhutla meski Riau hujan
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:21 WIB
Badan Meteoroligi dan Klimatologi (BMKG) Pekanbaru tetap mengingatkan kepada Satgas Karhutla Riau u...
Pemkot Tangerang luncurkan bantuan tunai Rp300.000 per KK
Kamis, 05 Agustus 2021 - 08:59 WIB
Pemerintah Kota Tangerang, Banten akan meluncurkan bantuan tunai sebesar Rp300 ribu setiap kepala ke...
Dosen kebidanan: Vaksinasi COVID-19 aman untuk ibu hamil
Kamis, 05 Agustus 2021 - 08:37 WIB
Dosen Poltekkes Kemenkes Malang, Kampus IV Prodi Kebidanan Kediri Susanti Pratamaningtyas mengungkap...
Pengawasan prokes di 10 pasar tradisional di Tangerang ditingkatkan selama PPKM
Kamis, 05 Agustus 2021 - 08:15 WIB
PD Pasar Kota Tangerang Banten meningkatkan pengawasan protokol kesehatan (prokes) pada sepuluh pas...
Satgas TNI perbaiki saluran pipa sumber air bersih warga perbatasan
Kamis, 05 Agustus 2021 - 07:45 WIB
Personel TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Pos Kotis membantu perbaiki pipa sumber air bersih u...
Kominfo bahas tata kelola data digital dengan OECD
Kamis, 05 Agustus 2021 - 07:30 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika bertemu secara virtual dengan delegasi Organisasi Kerja Sama ...
Bogor cairkan biaya tak terduga Rp3 miliar untuk pengadaan bansos
Kamis, 05 Agustus 2021 - 07:15 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, mencairkan dana biaya tak terduga senilai Rp3 milia...
Live Streaming Radio Network