Satgas bubarkan acara kenaikan kelas di Palabuhanratu Sukabumi
Elshinta
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:29 WIB |
Satgas bubarkan acara kenaikan kelas di Palabuhanratu Sukabumi
Tim Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jabar saat berkoordinasi dengan pihak MD Takmiliyah Awaliyah Palabuhanratu untuk menghentikan dan membubarkan acara kenaikan kelas yang berpotensi terjadinya kerumunan. (Antara-HO/Satgas COVID-19 Kabupaten Sukabumi)

Elshinta.com - Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat membubarkan acara kenaikan kelas yang digelar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Miftahul di Kampung Jayanti sebagai antisipasi pencegahan penyebaran COVID-19.

"Langkah tegas kami lakukan sebagai upaya untuk melakukan pencegahan penyebaran virus mematikan ini sekaligus menjalankan perintah sesuai surat yang dikeluarkan dari Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi mengenai larangan kegiatan yang bisa berpotensi terhadap kerumunan," kata Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kecamatan Palabuhanratu Ahmad Samsul Bahri kepada wartawan di Sukabumi, Rabu.

Menurut dia, sesuai surat edaran tersebut sudah jelas pada point 1 bahwa kegiatan yang dilarang salah satunya hajatan seperti kenaikan kelas yang memang jelas jelas ada pengumpulan orang.

Sebelum melakukan pembubaran petugas juga sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengakhiri dan membubarkan acara tersebut yang bisa berpotensi terjadinya penyebaran COVID-19.

Ia mengatakan seharusnya pihak sekolah mentaati peraturan yang sudah disosialisasikan sebelumnya, bahkan sebelum munculnya surat edaran mengenai larangan kegiatan yang berpotensi terjadinya kerumunan di masa pandemi ini sudah ada surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi khususnya yang menyangkut sekolah di bawah binaan Kemenag.

"Sehingga tidak ada alasan lagi bagi siapapun bisa menggelar kegiatan yang berpotensi terjadi kerumunan yang berdampak kepada penyebaran virus ini. Maka dari itu, siapapun harus mentaati dan pihaknya pun tidak segan melakukan pembubaran," katanya.

"Antisipasi terjadinya adanya acara serupa, kami menginstruksikan kepada jajaran untuk lebih proaktif memberikan informasi hingga ke berbagai lapisan masyarakat, jangan sampai ada acara yang mengundang kerumunan dengan alasan panitia acara tidak mengetahui adanya aturan itu," tambahnya yang juga menjabat sebagai Camat Palabuhanratu ini.

Samsul mengatakan jika ada sekolah maupun yayasan yang melanggar aturan bahkan membandel tetap mengadakan acara kegiatan yang menimbulkan kerumunan, pihaknya tidak segan memanggil kepala atau pimpinan dari sekolah atau yayasan yang menyelenggarakan acara.

Selain itu, jelas dan tegas dalam surat edaran tentang aturan berkegiatan selama pandemi COVID-19 jika ada yang melanggar ataupun sengaja melawan aturan akan dikenakan sanksi pidana. Tentunya dalam penegakan hukum ini ada payung hukum yang mengaturnya, maka dari itu siapapun wajib mematuhinya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IDAI: 20 persen anak yang terinfeksi COVID-19 tidak memiliki gejala
Jumat, 30 Juli 2021 - 00:03 WIB
Ketua Satuan Tugas Perlindungan Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr Eva Devita mengatakan 2...
Pengamat: Jembatan Khayangan masuk nominasi API 2021 perlu diapresiasi
Kamis, 29 Juli 2021 - 23:52 WIB
Pengamat pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Chusmeru mengatakan masuknya Jembat...
Anggota DPD: Saat pandemi, bisnis warga Bali perlu dipandu
Kamis, 29 Juli 2021 - 23:19 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Made Mangku Pastika mengajak jajaran pemerintah, pengusaha dan akade...
Pelni minta calon penumpang lengkapi dokumen perjalanan
Kamis, 29 Juli 2021 - 22:02 WIB
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) mengimbau kepada para calon penumpang untuk ...
Bulog pastikan bantuan beras PPKM berkualitas baik
Kamis, 29 Juli 2021 - 21:51 WIB
Perum Bulog memastikan bantuan beras PPKM yang diberikan kepada masyarakat terdampak kebijakan penan...
RS TNI AU Sjamsudin Noor gencar laksanakan `Serbuan Vaksinasi` Covid-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 20:45 WIB
Lanud Sjamsudin Noor kembali menggelar `Serbuan Vaksinasi` secara massal yang dilaksanakan di Rumah...
Tingkatkan kekebalan tubuh, `Serbuan Vaksinasi` massal disebar 
Kamis, 29 Juli 2021 - 20:38 WIB
Upaya percepatan  vaksinasi covid 19 di wilayah Kabupaten Malang terus dilalukam Pemerintah Kabupat...
Pemerintah dorong penggunaan aplikasi PeduliLindungi tekan COVID-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 16:13 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah tengah mendor...
Kota Sorong dapat bantuan alat informasi gempa WRS
Kamis, 29 Juli 2021 - 14:35 WIB
Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat, mendapatkan bantuan alat Warning Receiver System (WRS) ...
IRT di Palangka Raya meninggal di rumah diduga terpapar COVID-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 14:23 WIB
Orang tua atau pengasuh memiliki peran penting dalam mengenali gejala dan cara menangani dehidrasi p...
Live Streaming Radio Network