Pelajar asal Bogor hilang tenggelam di Pantai Citepus Sukabumi
Elshinta
Rabu, 16 Juni 2021 - 20:36 WIB |
Pelajar asal Bogor hilang tenggelam di Pantai Citepus Sukabumi
Personel Polairut Polres Sukabumi saat memintai keterangan dari rekan korban atas kejadian hilang tenggelamnya seorang pelajar yang merupakan wisatawan asal Kabupaten Bogor, Jabar di Pantai/Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi pada Rabu, (1/6). (ANTARA/Aditya Rohman)

Elshinta.com - Seorang pelajar asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat hilang tenggelam saat berenang di Pantai Citepus, Kabupaten Sukabumi bersama rekan-rekannya pada Rabu dan hingga kini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.

"Korban diketahui bernama M Hasbi berusia 17 warga Kampung Dramaga RT 03/01, Kecamatan Dramaga. Pelajar ini hilang tenggelam di Pantai/Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu karena terseret arus laut dan diterjang ombak sehingga tubuhnya terbawa ke tengah laut dan akhirnya tenggelam," kata Kapolsek Palabuhanratu Kompol Oki Eka Kartikayana kepada wartawan di Sukabumi, Rabu.

Informasi yang dihimpun, korban bersama sejumlah rekannya nekat berenang di Pantai Citepus yang saat kejadian gelombang cukup tinggi, diduga terlalu asyik berenang tanpa disadari korban sudah berada jauh dari pantai dan tiba-tiba datang ombak tinggi yang menghantam tubuhnya.

Seketika, korban terseret arus balik laut dan mencoba meminta tolong. Seorang rekannya yang berada tidak jauh dari korban mencoba menolong dan sempat memegang tangan Hasbi. Tapi, karena ombak datang silih berganti dan arus cukup deras, akhirnya tangan korban terlepas dari genggaman rekannya dan tidak lama tubuhnya menghilang di pantai yang masuk dalam kawasan Uncesco Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Rekan korban yang histeris melihat kejadian rekannya tenggelam langsung panik dan sebagian ada yang menangis. Kejadian ini pun langsung dilaporkan kepada petugas keamanan laut terdekat dan tidak lama tim SAR gabungan dari unsur TNI, Polri, Forum Silaturahmi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi dan Pos Basarnas Sukabumi tiba di lokasi.

Tim SAR pun langsung melakukan pencarian dengan menyisir lokasi tempat hilang tenggelamnya korban, namun hingga Rabu petang pencarian belum membuahkan hasil dan untuk sementara operasi SAR ini dihentikan dan dilanjutkan pada Kamis, (17/6).

Kondisi arus laut yang deras ditambah gelombang tinggi cukup menyulitkan tim SAR yang melakukan aksi penyelamatan itu. Tapi, sayangnya tidak ada tanda-tanda keberadaan korban, tidak menutup kemungkinan korban masih terbawa arus hingga jauh ke tengah.

"Kami masih berupaya melakukan pencarian dan pada hingga malam ini ada beberapa petugas yang bersiaga di lokasi untuk memantau, antisipasi ada tanda-tanda tubuh korban muncul ke permukaan laut," tambahnya.

Sementara, Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi Okih Fajri mengatakan dalam operasi SAR ini pihaknya menurunkan sejumlah relawannya untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian musibah. Rencananya pencarian akan dilakukan hingga ke tengah laut dengan menggunakan perahu.

Selain itu, pihaknya pun berkoordinasi dengan nelayan yang melaut jika melihat ada benda menyerupai tubuh manusia agar segera dilaporkan ke petugas terdekat agar bisa ditindaklanjuti.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi selidiki penyebab lima ekor kerbau di Jepara mati terpanggang
Kamis, 29 Juli 2021 - 21:29 WIB
Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran lima kandang kerbau di Desa Gerdu,...
15 hektare lahan di Ogan Ilir Sumsel terbakar
Rabu, 28 Juli 2021 - 23:21 WIB
Sedikitnya 15 hektare lahan di kawasan Sungai Rambutan, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan I...
Kebakaran hanguskan dapur rumah makan dan gudang pertokoan di Sampit
Rabu, 28 Juli 2021 - 22:37 WIB
Kebakaran menghanguskan sejumlah dapur rumah makan di Pujasera dan gudang pertokoan di samping Pusat...
SD di Mamuju hangus terbakar
Rabu, 28 Juli 2021 - 21:20 WIB
 Sebuah sekolah dasar (SD) di Lingkungan Salupangi Kelurahan Simboro Kecamatan Simboro, Kabupaten M...
Polisi selidiki kebakaran hanguskan pulahan rumah di Palangka Raya
Senin, 26 Juli 2021 - 08:24 WIB
Kepolisian Resor Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menyelidiki terbakarnya 20 bangunan rumah da...
TNI AL kembali evakuasi korban kapal tenggelam di perairan Kalbar
Selasa, 20 Juli 2021 - 19:23 WIB
KRI Clurit-641 milik TNI AL kembali berhasil mengevakuasi satu korban meninggal dunia di hari ketuju...
TNI AL temukan enam korban kapal hilang di Kalbar, dua selamat
Selasa, 20 Juli 2021 - 18:05 WIB
Prajurit TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam regu pencarian dan penyelamatan (SAR) pada Selasa me...
Tujuh ruko terbakar di Duren Sawit saat Idul Adha
Selasa, 20 Juli 2021 - 12:04 WIB
Sebanyak tujuh buah ruko yang berada di Jl. Teratasi Putih Raya No. 6, Duren Sawit, Jakarta Timur, t...
TNI AL kerahkan dua pesawat patroli maritim cari kapal hilang
Senin, 19 Juli 2021 - 18:38 WIB
TNI Angkatan Laut (AL) mengerahkan dua pesawat udara untuk melaksanakan patroli udara maritim dalam ...
SAR Pontianak: 39 nelayan masih belum ditemukan
Sabtu, 17 Juli 2021 - 19:52 WIB
Kepala Kantor Search and Rescue (SAR) atau Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Kalimantan Barat...
Live Streaming Radio Network