Kasus Covid-19 melonjak, Pemkot Salatiga lakukan pengendalian
Elshinta
Rabu, 16 Juni 2021 - 17:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kasus Covid-19 melonjak, Pemkot Salatiga lakukan pengendalian
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Menyikapi melonjaknya kasus Covid-19 di Salatiga, Jawa Tengah Pemkot  Salatiga  melakukan beberapa langkah pengendalian diantaranya meningkatkan tracing, pelacakan dan isolasi mandiri. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah menjelaskan,  langkah pengendalian lainya adalah tentunya dengan  pengetatan protokol kesehatan, selain itu juga pembatasan tamu hajatan, melarang kunjungan kedinasan serta melarang studi banding ke luar daerah dan menutup lokasi wisata. 

"Diharapkan semua taat protokol kesehatan karena Salatiga terjadi lonjakan kasus Covid-19," jelasnya, Rabu (16/6). 

Siti menegaskan, saat ini rumah sakit rujukan di Salatiga sudah penuh sehingga masyarakat diimbau untuk selalu taat protokol kesehatan. Jangan anggab remeh dan  menutup mata karena Covid-19 sudah menyebar di mana-mana.

"Jika mempunyai gejala segera memeriksakan ke pusat pelayanan kesehatan terdekat," harapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto.

Dilaporkan,  kasus baru positif Covid-19 di Salatiga  per Selasa 15 Juni 2021 ada 80 orang, kemudian yang sembuh 40 orang dan 1 kasus meninggal dunia. Dari 23 kelurahan di Salatiga 19 kelurahan diantaranya muncul kasus baru positif- 19. Ini artinya Covid-19  hampir sudah menyebar di seluruh wilayah Salatiga. Siti Zuraidah juga menekankan Covid-19 bukan aib segera bisa disembuhkan asal tidak terlambat memeriksakan. 

"Jangan sampai terlambat penangananya jadi kalau punya gejala segera memeriksakan kesehatanya," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IDAI: 20 persen anak yang terinfeksi COVID-19 tidak memiliki gejala
Jumat, 30 Juli 2021 - 00:03 WIB
Ketua Satuan Tugas Perlindungan Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr Eva Devita mengatakan 2...
Pengamat: Jembatan Khayangan masuk nominasi API 2021 perlu diapresiasi
Kamis, 29 Juli 2021 - 23:52 WIB
Pengamat pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Chusmeru mengatakan masuknya Jembat...
Anggota DPD: Saat pandemi, bisnis warga Bali perlu dipandu
Kamis, 29 Juli 2021 - 23:19 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Made Mangku Pastika mengajak jajaran pemerintah, pengusaha dan akade...
Pelni minta calon penumpang lengkapi dokumen perjalanan
Kamis, 29 Juli 2021 - 22:02 WIB
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) mengimbau kepada para calon penumpang untuk ...
Bulog pastikan bantuan beras PPKM berkualitas baik
Kamis, 29 Juli 2021 - 21:51 WIB
Perum Bulog memastikan bantuan beras PPKM yang diberikan kepada masyarakat terdampak kebijakan penan...
RS TNI AU Sjamsudin Noor gencar laksanakan `Serbuan Vaksinasi` Covid-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 20:45 WIB
Lanud Sjamsudin Noor kembali menggelar `Serbuan Vaksinasi` secara massal yang dilaksanakan di Rumah...
Tingkatkan kekebalan tubuh, `Serbuan Vaksinasi` massal disebar 
Kamis, 29 Juli 2021 - 20:38 WIB
Upaya percepatan  vaksinasi covid 19 di wilayah Kabupaten Malang terus dilalukam Pemerintah Kabupat...
Pemerintah dorong penggunaan aplikasi PeduliLindungi tekan COVID-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 16:13 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah tengah mendor...
Kota Sorong dapat bantuan alat informasi gempa WRS
Kamis, 29 Juli 2021 - 14:35 WIB
Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat, mendapatkan bantuan alat Warning Receiver System (WRS) ...
IRT di Palangka Raya meninggal di rumah diduga terpapar COVID-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 14:23 WIB
Orang tua atau pengasuh memiliki peran penting dalam mengenali gejala dan cara menangani dehidrasi p...
Live Streaming Radio Network