Brazil akan beli vaksin COVID sekali suntik buatan China
Elshinta
Rabu, 16 Juni 2021 - 13:17 WIB |
Brazil akan beli vaksin COVID sekali suntik buatan China
Seorang pengunjuk rasa duduk di Manaus, Brazil, Jumat (23/4/2021), di dekat salib dan foto politisi yang tertutup tinta merah untuk merepresentasikan darah, saat protes berlangsung terhadap Presiden Brazil Jair Bolsonaro dan cara dia menangani penyebaran penyakit virus corona (COVID-19). REUTERS/Bruno Kelly/hp/cfo

Elshinta.com - Brazil berencana membeli 60 juta dosis vaksin COVID-19 sekali suntik yang dikembangkan oleh perusahaan China CanSino Biologics untuk pengiriman pada kuartal ketiga dan keempat tahun ini, menurut dokumen negosiasi yang ditinjau oleh Reuters.

Menurut dokumen itu, seorang pejabat kementerian menandatangani surat niat (letter of intent) pada 4 Juni untuk membeli dosis vaksin COVID dengan perusahaan farmasi Brazil yang mewakili CanSino di Brazil, Belcher Farmaceutica do Brazil.

Vaksin COVID tersebut, dengan nama dagang Convidecia dan dikembangkan oleh CanSino bersama dengan satu lembaga penelitian yang terkait dengan militer China, akan dijual dengan harga 17 dolar AS (sekitar Rp242 ribu) per dosis, menurut dokumen itu.

Menteri Kesehatan Marcelo Queiroga pekan lalu mengatakan kepada komisi Senat Brazil, yang menyelidiki penanganan pandemi virus corona di negara itu, bahwa pemerintah sedang berupaya membeli vaksin baru untuk mendiversifikasi pasokannya.

Queiroga mengutip kemungkinan akuisisi vaksin buatan CanSino.

Perusahaan China pembuat vaksin Convidecia itu sedang mengupayakan izin untuk penggunaan darurat di Brazil, katanya.

Pemerintah Presiden Brazil Jair Bolsonaro yang beraliran konservatif menghadapi kritik atas keterlambatan mengamankan pasokan vaksin untuk memerangi wabah COVID-19 di Brazil, negara yang mencatat korban jiwa paling banyak kedua di dunia, setelah Amerika Serikat.  

Korban jiwa akibat COVID-19 di Brazil mendekati setengah juta orang.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamboja akan `lockdown` area perbatasan dengan Thailand
Kamis, 29 Juli 2021 - 13:52 WIB
Kamboja akan memberlakukan penguncian (lockdown) di delapan provinsi yang berbatasan dengan Thailand...
PM: vaksinasi saja tidak akan akhiri penguncian COVID di Sydney
Kamis, 29 Juli 2021 - 11:35 WIB
Perdana Menteri Australia Scott Morrison menegaskan bawa vaksinasi saja tidak akan mengakhiri pengun...
Pasukan Israel tembak mati anak Palestina 12 tahun
Kamis, 29 Juli 2021 - 10:20 WIB
Pasukan Israel menembak dan membunuh seorang anak Palestina berusia 12 tahun saat berada dalam mobil...
Presiden Tunisia copot kepala stasiun televisi
Kamis, 29 Juli 2021 - 08:49 WIB
Presiden Tunisia Kais Saied memberhentikan kepala stasiun televisi nasional, Mohamed al-Dahach, pada...
Guatemala negosiasi ulang kontrak untuk vaksin Sputnik V Rusia
Rabu, 28 Juli 2021 - 16:27 WIB
Presiden Guatemala Alejandro Giammattei mengatakan pada Selasa (27/7) bahwa negara Amerika Tengah te...
Pejabat tinggi pengamanan mendiang presiden Haiti ditangkap polisi
Rabu, 28 Juli 2021 - 13:37 WIB
Seorang pejabat tinggi keamanan Presiden Haiti Jovenel Moise, yang tewas dibunuh, ditangkap oleh pol...
Kuwait larang warga yang tidak divaksin bepergian ke luar negeri
Rabu, 28 Juli 2021 - 12:17 WIB
Kuwait pada Selasa (27/7) menetapkan bahwa hanya warga negara yang telah divaksin anti COVID-19 yan...
Tentara Israel bunuh warga Palestina di Tepi Barat
Rabu, 28 Juli 2021 - 12:05 WIB
Seorang tentara Israel membunuh seorang warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada Selasa (27/...
CDC anjurkan warga AS tervaksin pakai masker di dalam ruangan
Rabu, 28 Juli 2021 - 09:58 WIB
Penduduk Amerika yang divaksin penuh melawan COVID-19 harus kembali mengenakan masker di tempat-temp...
Rusia setujui uji coba vaksin campuran AstraZeneca-Sputnik V
Selasa, 27 Juli 2021 - 18:12 WIB
Rusia memberikan persetujuan untuk melanjutkan uji klinis yang mencampurkan vaksin asal Inggris Astr...
Live Streaming Radio Network