Mesir tegakkan hukuman mati untuk 12 tokoh senior Ikhwanul Muslimin
Elshinta
Selasa, 15 Juni 2021 - 13:28 WIB |
Mesir tegakkan hukuman mati untuk 12 tokoh senior Ikhwanul Muslimin
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Pengadilan sipil tertinggi Mesir pada Senin (14/6) menguatkan hukuman mati untuk 12 tokoh senior Ikhwanul Muslimin atas aksi tahun 2013 yang berakhir dengan pasukan keamanan membunuh ratusan pengunjuk rasa, kata sumber peradilan.

Putusan itu, yang tidak dapat diajukan banding, berarti 12 tokoh tersebut bisa menghadapi eksekusi sambil menunggu persetujuan Presiden Abdel Fattah al-Sisi. Mereka termasuk Abdul Rahman Al-Bar, yang merupakan ulama terkemuka, Mohamed El-Beltagi, mantan anggota parlemen, dan Osama Yassin, mantan menteri.

Banyak tokoh Ikhwanul Muslimin telah dijatuhi hukuman mati dalam kasus lain yang terkait dengan kerusuhan yang mengikuti penggulingan presiden Ikhwanul Muslimin Mohamed Mursi pada tahun 2013, tetapi Pengadilan Kasasi memerintahkan pengadilan ulang.

Kelompok hak asasi telah mendokumentasikan peningkatan tajam dalam jumlah eksekusi di Mesir, dengan setidaknya 51 dilakukan sepanjang tahun ini menurut Amnesty International.

"Alih-alih terus meningkatkan penggunaan hukuman mati dengan menegakkan hukuman mati menyusul vonis dalam pengadilan massal yang sangat tidak adil, pihak berwenang Mesir harus segera menetapkan moratorium resmi atas eksekusi," kata Amnesty dalam sebuah pernyataan.

Putusan pada Senin itu berkaitan dengan pengadilan massal ratusan tersangka yang dituduh melakukan pembunuhan dan hasutan kekerasan selama protes pro Ikhwanul Muslimin di alun-alun Rabaa al-Adawiya di Kairo dalam beberapa minggu setelah penggulingan Mursi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamboja akan `lockdown` area perbatasan dengan Thailand
Kamis, 29 Juli 2021 - 13:52 WIB
Kamboja akan memberlakukan penguncian (lockdown) di delapan provinsi yang berbatasan dengan Thailand...
PM: vaksinasi saja tidak akan akhiri penguncian COVID di Sydney
Kamis, 29 Juli 2021 - 11:35 WIB
Perdana Menteri Australia Scott Morrison menegaskan bawa vaksinasi saja tidak akan mengakhiri pengun...
Pasukan Israel tembak mati anak Palestina 12 tahun
Kamis, 29 Juli 2021 - 10:20 WIB
Pasukan Israel menembak dan membunuh seorang anak Palestina berusia 12 tahun saat berada dalam mobil...
Presiden Tunisia copot kepala stasiun televisi
Kamis, 29 Juli 2021 - 08:49 WIB
Presiden Tunisia Kais Saied memberhentikan kepala stasiun televisi nasional, Mohamed al-Dahach, pada...
Guatemala negosiasi ulang kontrak untuk vaksin Sputnik V Rusia
Rabu, 28 Juli 2021 - 16:27 WIB
Presiden Guatemala Alejandro Giammattei mengatakan pada Selasa (27/7) bahwa negara Amerika Tengah te...
Pejabat tinggi pengamanan mendiang presiden Haiti ditangkap polisi
Rabu, 28 Juli 2021 - 13:37 WIB
Seorang pejabat tinggi keamanan Presiden Haiti Jovenel Moise, yang tewas dibunuh, ditangkap oleh pol...
Kuwait larang warga yang tidak divaksin bepergian ke luar negeri
Rabu, 28 Juli 2021 - 12:17 WIB
Kuwait pada Selasa (27/7) menetapkan bahwa hanya warga negara yang telah divaksin anti COVID-19 yan...
Tentara Israel bunuh warga Palestina di Tepi Barat
Rabu, 28 Juli 2021 - 12:05 WIB
Seorang tentara Israel membunuh seorang warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada Selasa (27/...
CDC anjurkan warga AS tervaksin pakai masker di dalam ruangan
Rabu, 28 Juli 2021 - 09:58 WIB
Penduduk Amerika yang divaksin penuh melawan COVID-19 harus kembali mengenakan masker di tempat-temp...
Rusia setujui uji coba vaksin campuran AstraZeneca-Sputnik V
Selasa, 27 Juli 2021 - 18:12 WIB
Rusia memberikan persetujuan untuk melanjutkan uji klinis yang mencampurkan vaksin asal Inggris Astr...
Live Streaming Radio Network