Nigeria minati alas kaki dan herbal asal Indonesia
Elshinta
Senin, 14 Juni 2021 - 13:48 WIB |
Nigeria minati alas kaki dan herbal asal Indonesia
Pekerja memproduksi sepatu untuk diekspor di Tangerang, Banten, Selasa (30/4/2019). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.

Elshinta.com - Masyarakat Nigeria sangat berminat produk alas kaki dan herbal asal Indonesia, demikian hasil dari Forum Bisnis dan One on One Business Consultation yang digelar Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos di Kota Kano, Nigeria.

“Berdasarkan informasi dari importir, produk alas kaki Indonesia cukup diminati karena berkualitas tinggi. Sedangkan, produk obat herbal, khususnya jamu juga cukup diminati baik di pasar tradisional maupun apotek. Produk-produk lain yang diminati yaitu tekstil dan produk tekstil, fesyen, serta makanan olahan,” jelas Kepala ITPC Lagos Hendro Jonathan lewat keterangan resmi diterima di Jakarta, senin.

Pada One on One Business Consultation, yang digelar 27 Mei silam, ITPC Lagos turut memperkenalkan produk makanan dan minuman, jamu, batik, sepatu, dan sandal kulit Indonesia kepada para pelaku usaha Nigeria.

“Pada sesi konsultasi bisnis, terdapat permintaan informasi tambahan mengenai produk pakaian wanita dan anak, serta perkakas dapur oleh para pelaku usaha Kano,” imbuh Hendro.

Menurut Hendro, Nigeria merupakan pasar yang menjanjikan bagi Indonesia dengan jumlah penduduk saat ini mencapai lebih dari 200 juta jiwa. Sedangkan di Negara Bagian Kano sendiri, jumlah penduduknya mencapai 20 juta jiwa. Pasar Sabon Giri di Negara Bagian Kano yang sempat dikunjungi 26 Mei lalu banyak menjual produk obat dan herbal Indonesia.

Presiden Kano Chambers of Commerce, Industry, Mines & Agriculture (KACCIMA) Dalhatu Abubakar, kata Hendro, menyampaikan beberapa produk Indonesia yang diminati anggota KACCIMA yaitu kertas, alat pertanian, suku cadang kendaraan, batik, fesyen muslim, alas kaki, dan ban. Dalhatu juga mengundang perusahaan Indonesia untuk berinvestasi pada kawasan industri Kano. Sehingga, lebih dekat dengan konsumen di Kano.

Menurutnya, antusiasme pelaku usaha Kano terhadap produk Indonesia juga terlihat di setiap penyelenggaraan Trade Expo Indonesia. Produk Indonesia yang menarik minat pelaku bisnis dari Kano antara lain tekstil dan produk tekstil yang bercorak Afrika atau Ankara dari Batik Pekalongan; jamu dari Air Mancur, Sido Muncul, dan usaha kecil menengah (UKM); obat-obatan dari Kalbe, Dexa, dan Mensa, fesyen muslim; serta makanan olahan.

Dalam kesempatan itu, Hendro juga mengundang para pelaku bisnis Nigeria untuk kembali berpartisipasi pada TEI ke-36.

"Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 akan dilaksanakan pada 20--24 Oktober 2021 secara hibrida dengan mempertimbangkan perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia. Kami berharap para pelaku usaha Nigeria, khususnya Kano dapat kembali berpartisipasi pada TEI ke-36," kata Hendro.

Penyelenggaraan TEI secara luring merupakan kesempatan besar bagi Indonesia karena tingginya minat pelaku bisnis Kano untuk mengunjungi Indonesia.

"Jika TEI 2021 dilaksanakan secara hibrida, kami memperkirakan kurang lebih 50 anggota KACCIMA akan hadir. Hal itu mengingat pentingnya Indonesia sebagai mitra dagang Nigeria," kata Dalhatu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamboja akan `lockdown` area perbatasan dengan Thailand
Kamis, 29 Juli 2021 - 13:52 WIB
Kamboja akan memberlakukan penguncian (lockdown) di delapan provinsi yang berbatasan dengan Thailand...
PM: vaksinasi saja tidak akan akhiri penguncian COVID di Sydney
Kamis, 29 Juli 2021 - 11:35 WIB
Perdana Menteri Australia Scott Morrison menegaskan bawa vaksinasi saja tidak akan mengakhiri pengun...
Pasukan Israel tembak mati anak Palestina 12 tahun
Kamis, 29 Juli 2021 - 10:20 WIB
Pasukan Israel menembak dan membunuh seorang anak Palestina berusia 12 tahun saat berada dalam mobil...
Presiden Tunisia copot kepala stasiun televisi
Kamis, 29 Juli 2021 - 08:49 WIB
Presiden Tunisia Kais Saied memberhentikan kepala stasiun televisi nasional, Mohamed al-Dahach, pada...
Guatemala negosiasi ulang kontrak untuk vaksin Sputnik V Rusia
Rabu, 28 Juli 2021 - 16:27 WIB
Presiden Guatemala Alejandro Giammattei mengatakan pada Selasa (27/7) bahwa negara Amerika Tengah te...
Pejabat tinggi pengamanan mendiang presiden Haiti ditangkap polisi
Rabu, 28 Juli 2021 - 13:37 WIB
Seorang pejabat tinggi keamanan Presiden Haiti Jovenel Moise, yang tewas dibunuh, ditangkap oleh pol...
Kuwait larang warga yang tidak divaksin bepergian ke luar negeri
Rabu, 28 Juli 2021 - 12:17 WIB
Kuwait pada Selasa (27/7) menetapkan bahwa hanya warga negara yang telah divaksin anti COVID-19 yan...
Tentara Israel bunuh warga Palestina di Tepi Barat
Rabu, 28 Juli 2021 - 12:05 WIB
Seorang tentara Israel membunuh seorang warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada Selasa (27/...
CDC anjurkan warga AS tervaksin pakai masker di dalam ruangan
Rabu, 28 Juli 2021 - 09:58 WIB
Penduduk Amerika yang divaksin penuh melawan COVID-19 harus kembali mengenakan masker di tempat-temp...
Rusia setujui uji coba vaksin campuran AstraZeneca-Sputnik V
Selasa, 27 Juli 2021 - 18:12 WIB
Rusia memberikan persetujuan untuk melanjutkan uji klinis yang mencampurkan vaksin asal Inggris Astr...
Live Streaming Radio Network