Windri Patilima juara baru usai One Pride kembali bergulir
Elshinta
Minggu, 13 Juni 2021 - 22:28 WIB |
Windri Patilima juara baru usai One Pride kembali bergulir
Petarung One Pride MMA Windri Patilima mengangkat tangan usai menjadi juara baru setelah mengalahkan Theodorus Ginting, Sabtu (12/6/2021.

Elshinta.com - Kejuaraan tarung bebas One Pride MMA kembali bergulir usai libur Ramadan dan dalam pertandingan pembuka, Sabtu malam (12/6), Windri Patilima menjadi salah satu juara baru setelah pada kelas welterweight mengalahkan juara bertahan Theodorus Ginting.

"Kemenangan ini buah kerja keras serta doa orang tua saya dan orang sekitar saya, saya bisa menang. Sabuk ini saya persembahkan kepada kampung halaman, keluarga, dan istri saya," kata Windri Patilima dalam keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Minggu.

Laga partai utama yang mempertemukan Theodorus Ginting melawan “The Bad Boy” Windri Patilima berlangsung ketat sejak ronde pertama. Windri menunjukkan semangat dan fokusnya sebagai juara baru di pertandingan ini. Setelah menerima banyak pukulan di ronde pertama dan pembukaan dari ronde kedua, petarung asal Kotamobagu, Sulawesi Utara ini tetap menjaga fokusnya dan berhasil mendaratkan pukulan telak yang menggoyahkan Theodorus.

Melihat berbaliknya keadaan, Windri dengan cepat menyergap dengan pukulan bertubi-tubi yang beberapa kali hampir menghentikan “Singa Karo”. Pertarungan berlanjut ke ronde ketiga dengan kedua fighter baku hantam mendaratkan pukulan-pukulan telak, sampai Windri berhasil menjatuhkan Theodorus.

Petarung asal Jakarta ini terus memberikan perlawanan dengan takedown, namun berhasil dihentikan dan memberikan peluang bagi Windri untuk menyarangkan kuncian Rear Naked Choke untuk mengakhiri perlawanan “Singa Karo”.

“Pertandingan malam ini sungguh enak. Theo sudah bilang, latihanlah walau akan kalah. Pukulan - pukulan di ronde pertama menguatkan mental saya, memacu saya supaya tidak berhenti berjuang. Kita coba ulur-ulur waktu, habiskan nafas Theodorus dan mulailah kita baku habis, baku hancur. Kita tidak ada rencana untuk main di bawah, tapi karena dia jago wrestling, dia mau main di bawah, ya kita ladeni,” kata Windri Patilima.

Pada laga lainnya, Faisal Lase mengamankan posisi sebagai penantang gelar interim kelas atomweight setelah menguasai Alin Anggrianto selama 3 ronde penuh. Alin terus mencari celah untuk mendaratkan balasan, sementara Faisal Lase lebih aktif melancarkan pukulan, tendangan, dan takedown.

Keunggulan Faisal semakin nyata di posisi ground, di mana fighter Bali MMA ini bisa terus mengendalikan lawan dari atas sambil terus mendaratkan pukulan. Dominasi dari segi striking dan ground ini terus berlanjut sepanjang pertarungan, dan ketiga juri memberikan kemenangan angka mutlak kepada Faisal Lase setelah 3 ronde.

Pada kelas strawweight wanita, Dwi Retno mengalahkan Melpida Sihotang dengan keputusan mutlak. Petarung Yusshika ini menunjukkan dominasinya di permainan bawah dari awal sampai akhir ronde. Melpida, yang pernah menantang sabuk juara kelas strawweight, berhasil mendaratkan sejumlah pukulan keras, namun langsung dibuat tidak berdaya seketika pertarungan dibawa ke posisi ground.

Berikut adalah hasil dari One Pride Fight Night 46 :

Main Event – Welterweight Title fight: Windri Pattilima mengalahkan Theodorus Ginting dengan Tap out (Rear
Naked Choke) pada 4:17 dari Ronde 3

Co-Main event - Atomweight: Faisal Lase mengalahkan Alin Anggrianto dengan kemenangan angka mutlak
Women strawweight: Dwi Retno mengalahkan Melpida Sihotang dengan kemenangan angka mutlak

Featherweight: Martin Sulaiman mengalahkan Hafid Nur Maradi dengan TKO (Ground and Pound) pada 3:25
dari Ronde 2.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jerman pilih baju senam lebih tertutup menentang seksualisasi olahraga
Senin, 26 Juli 2021 - 07:51 WIB
Tim senam Jerman memilih mengenakan seragam lebih tertutup seperti terlihat ketika mereka menjalani ...
Klasemen medali Olimpiade Tokyo: China unggul satu emas atas Jepang
Senin, 26 Juli 2021 - 07:40 WIB
Kontingen China masih memimpin klasemen sementara perolehan medali Olimpiade Tokyo 2020 hingga hari ...
Pebalap 14 tahun asal Spanyol tewas dalam kecelakaan balap junior
Senin, 26 Juli 2021 - 06:00 WIB
Hugo Millan, pebalap berusia 14 tahun asal Spanyol, meninggal dunia pada Minggu setelah terlibat kec...
Ringkasan medali Olimpiade Tokyo Minggu 25 Juli
Senin, 26 Juli 2021 - 00:10 WIB
Pada hari kedua Olimpiade Tokyo, Minggu 25 Juli, 18 nomor sudah menuntaskan lomba guna memperebutkan...
Medali kedua Indonesia dari Eko Yuli dan terukirnya sejarah
Minggu, 25 Juli 2021 - 23:15 WIB
Cabang olahraga angkat besi menyumbang medali kedua untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 setelah ...
Tokyo bersiap hadapi badai yang ganggu jadwal Olimpiade
Minggu, 25 Juli 2021 - 23:04 WIB
Tokyo, tuan rumah Olimpiade Musim Panas, bersiap menghadapi badai yang mulai mengganggu jadwal kompe...
 UKM taekwondo UMM borong medali
Minggu, 25 Juli 2021 - 14:37 WIB
Meski di tengah pandemi dan PPKM tak menyurutkan sejumlah mahasiswa  Universitas Muhammadiyah Malan...
Australia cetak rekor dunia, sabet emas estafet 4x100 gaya bebas putri
Minggu, 25 Juli 2021 - 12:18 WIB
Juara bertahan tim putri Australia menciptakan rekor dunia dan rekor Olimpiade baru setelah menjuara...
Menkominfo apresiasi Windy Cantika raih medali pertama bagi Indonesia
Minggu, 25 Juli 2021 - 11:45 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengapresiasi atlet angkat besi Win...
Gregoria lewati tantangan pertama di Olimpiade Tokyo
Minggu, 25 Juli 2021 - 09:45 WIB
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung melewati tantangan pertama dengan me...
Live Streaming Radio Network