Pemkab Kudus keluarkan kebijakan lima hari di rumah cegah COVID-19
Elshinta
Minggu, 13 Juni 2021 - 20:24 WIB |
Pemkab Kudus keluarkan kebijakan lima hari di rumah cegah COVID-19
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kembali mengeluarkan kebijakan mengajak warganya untuk tetap di rumah saja selama lima hari untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

"Jika sebelumnya berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu (5/6) dan Minggu (6/6) kemudian ada perpanjangan lagi, maka untuk pekan depan berlangsung lima hari mulai 14-20 Juni 2021," kata Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus yang juga Bupati Kudus Hartopo di Kudus, Minggu (13/6).

Ia berharap masyarakat yang tidak punya kepentingan mendesak agar tidak pergi ke mana-mana, cukup di rumah saja untuk menghindari kerumunan dan agar aman dari penyakit virus corona, terutama virus corona varian baru.

Ajakan untuk tetap di rumah selama lima hari, dituangkan melalui Surat Edaran nomor 360/1323/04.03/2021 tentang Imbauan Untuk Tetap Di Rumah Saja Pada Senin sampai Minggu, tanggal 14-20 Juni 2021 dalam rangka pengendalian penyebaran COVID-19 di Kudus.

Meskipun ada surat edaran tersebut, pihaknya tidak akan menutup sektor-sektor perekonomian di Kabupaten Kudus, seperti pasar, pabrik, dan swalayan.

"Tentunya ada pembatasan, baik dari segi kapasitas dan teknis lainnya. Pasar, swalayan, dan pabrik juga harus ada satgasnya," ujarnya.

Sementara pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro juga akan semakin diperketat dengan mengkolaborasikannya dengan program jogo tonggo.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Masyarakat diimbau waspadai munculnya buaya di Sungai Mentaya
Kamis, 05 Agustus 2021 - 13:06 WIB
Masyarakat Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, yang beraktivitas di Sungai Ment...
Indonesia akan terima 3 juta dosis vaksin COVID-19 dari Prancis
Kamis, 05 Agustus 2021 - 12:21 WIB
Indonesia akan menerima dukungan 3 juta dosis vaksin COVID-19 dari pemerintah Prancis, yang merupaka...
Wakil Ketua MPR dukung `marketplace` tutup akses barang impor
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:32 WIB
Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan dukung langkah \"marketplace\" yaitu Lazada Indonesia yang menutup ...
BMKG ingatkan tetap waspada karhutla meski Riau hujan
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:21 WIB
Badan Meteoroligi dan Klimatologi (BMKG) Pekanbaru tetap mengingatkan kepada Satgas Karhutla Riau u...
Pemkot Tangerang luncurkan bantuan tunai Rp300.000 per KK
Kamis, 05 Agustus 2021 - 08:59 WIB
Pemerintah Kota Tangerang, Banten akan meluncurkan bantuan tunai sebesar Rp300 ribu setiap kepala ke...
Dosen kebidanan: Vaksinasi COVID-19 aman untuk ibu hamil
Kamis, 05 Agustus 2021 - 08:37 WIB
Dosen Poltekkes Kemenkes Malang, Kampus IV Prodi Kebidanan Kediri Susanti Pratamaningtyas mengungkap...
Pengawasan prokes di 10 pasar tradisional di Tangerang ditingkatkan selama PPKM
Kamis, 05 Agustus 2021 - 08:15 WIB
PD Pasar Kota Tangerang Banten meningkatkan pengawasan protokol kesehatan (prokes) pada sepuluh pas...
Satgas TNI perbaiki saluran pipa sumber air bersih warga perbatasan
Kamis, 05 Agustus 2021 - 07:45 WIB
Personel TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Pos Kotis membantu perbaiki pipa sumber air bersih u...
Kominfo bahas tata kelola data digital dengan OECD
Kamis, 05 Agustus 2021 - 07:30 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika bertemu secara virtual dengan delegasi Organisasi Kerja Sama ...
Bogor cairkan biaya tak terduga Rp3 miliar untuk pengadaan bansos
Kamis, 05 Agustus 2021 - 07:15 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, mencairkan dana biaya tak terduga senilai Rp3 milia...
Live Streaming Radio Network