Disarpus Bandung telusuri tokoh dan sejarah untuk diarsipkan
Elshinta
Minggu, 13 Juni 2021 - 21:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Disarpus Bandung telusuri tokoh dan sejarah untuk diarsipkan
Sumber foto: Dudy Supriyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung, Jawa Barat terus melanjutkan penelusuran tokoh dan sejarah. Rencananya tahun ini, mengarsipkan rekam jejak sejarah lima mantan Wali Kota Bandung.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Disarpus Kota Bandung, Dina Nesfiana mengatakan, saat ini program penelusuran arsip sejarah telah dilakukan terhadap tiga tokoh. 

Ketiganya yaitu tokoh pergerakan perempuan sunda, Emma Puradireja, mantan istri Presiden RI pertama, Ir. Soekarno yakni Inggit Garnasih, dan Ukar Bratakusumah. 

Ukar Bratakusumah adalah tokoh pergerakan dan intelektual yang pernah menjabat Wali Kota Bandung. Di era yang sama, Ia juga menjadi Gubernur Jawa Barat di penghujung dekade 1940-an.

“Penelusuran arsip sejarah tiga tokoh itu sudah kita laksanakan. Untuk tahun ini penelusuran akan dilaksanakan untuk lima mantan wali kota,” ucap Dina di Balai Kota Bandung. 

Dina mengungkapkan, Salah satu dari lima mantan wali kota yang akan ditelusuri arsip sejarahnya tersebut yakni Ateng Wahyudi. Ia Wali Kota Bandung yang menjabat selama dua periode, mulai 1983-1993. 

Lalu penerusnya, yaitu Wahyu Hamijaya yang menjabat pada 1993-1995. Kemudian penelusuran arsip sejarah juga dilakukan kepada AA Tarmana, Wali Kota Bandung periode 1998-2003. 

Berikutnya yakni Dada Rosada yang memimpin Kota Bandung pada 2003-2013. Terakhir adalah Mochamad Ridwan Kamil yang menjabat wali kota mulai 2013-2018.

“Penelusuran semuanya mulai dari lahir, rekam jejak, hal yang dihasilkan, dan keluarganya. Semua satu paket,” jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Dudi Supriyadi, Minggu (13/6).

Dina memaparkan, hasil penelusuran arsip sejarah ini nantinya dibuat semacam risalah. Isinya tentang segala informasi mengenai biografi tokoh tersebut.

Menurut Dina, hasil penelusuran arsip sejarah ini tidak hanya disimpan untuk menjadi bagian kelengkapan data sejarah di Kota Bandung saja. Namun juga bisa diakses bagi masyarakat yang memerlukannya menjadi bahan rujukan atau menambah wawasan.

“Karena arsip ada yang terbuka dan tertutup. Kalau arsip sejarah itu namanya arsip statis yang bersifat terbuka. Itu boleh dipublikasi, seperti tokoh masyarakat, gedung heritage bersejarah," katanya. 

"Tetapi untuk yang tidak boleh itu arsip vital seperti arsip rekam medis. Itu ada ketentuannya,” katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Wapres dukung program Jaga Kiai untuk beri penghargaan bagi ulama 
Senin, 02 Agustus 2021 - 13:55 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendukung program Jaga Kiai sebagai salah satu bentuk penghargaan kepad...
KCI beri sertifikat UNESCO pada anak berbakat dalam promosi budaya
Sabtu, 31 Juli 2021 - 23:49 WIB
Kiny Cultura Indonesia (KCI) memberikan sertifikat internasional dari CID UNESCO bagi anak-anak berb...
Google Doodle tampilkan sosok penulis Sariamin Ismail
Sabtu, 31 Juli 2021 - 09:15 WIB
Jika Anda membuka laman utama Google hari ini, Anda akan disambut dengan Google Doodle yang menampil...
Mensos Risma yakinkan gotong-royong bisa ringankan pandemi COVID-19
Selasa, 27 Juli 2021 - 12:47 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini meyakinkan warga bahwa semangat gotong-royong bisa meringankan beban ...
Mensos gandeng BI dan fintech luncurkan aplikasi untuk bansos
Senin, 26 Juli 2021 - 16:58 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan akan menggandeng Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan d...
Wapres imbau MUI pusat dan daerah sejalan dengan pemerintah
Senin, 26 Juli 2021 - 15:38 WIB
Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ...
Bangkitkan seni budaya di masa pandemi, Galuh Pakuan kembali gelar `Jaipong Kreasi` 
Minggu, 25 Juli 2021 - 13:14 WIB
Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan segera menggelar Festival Jaipong Kreasi Galuh Pakuan Cup S...
Dekranasda upayakan songket khas Tanah Datar dimiliki semua kalangan
Jumat, 23 Juli 2021 - 16:12 WIB
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Ny. Lise E...
Pembagian daging kurban, Polres Salatiga `door to door` untuk hindari kerumunan
Kamis, 22 Juli 2021 - 12:13 WIB
Polres Salatiga, Jawa Tengah pada Idul Adha 1442 H menyembelih 4 ekor sapi dan 5 ekor kambing, Rabu ...
Kisah Hani (8) ikut berkurban dengan uang tabungan selama tiga tahun
Kamis, 22 Juli 2021 - 08:36 WIB
Perintah berkurban bagi seorang Muslim yang bertakwa tampaknya tidak hanya terbatas untuk orang dew...
Live Streaming Radio Network