Tiga awan panas guguran meluncur dari Gunung Merapi hingga 1,6 km
Elshinta
Rabu, 09 Juni 2021 - 12:13 WIB |
Tiga awan panas guguran meluncur dari Gunung Merapi hingga 1,6 km
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Gunung Merapi tiga kali meluncurkan awan panas guguran ke arah barat daya dengan jarak luncur paling jauh hingga 1,6 km pada Rabu (9/6).

Menurut keterangan tertulis Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, Merapi yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu meluncurkan awan panas guguran pertama pada pukul 03.16 WIB.

Awan panas guguran itu, menurut dia, tercatat di seismogram beramplitudo 39 MM dan terjadi selama 129 detik.

"Jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya," kata Hanik.

Awan panas guguran kembali terpantau pada pukul 09.31 WIB dengan jarak luncur 1.000 meter ke arah barat daya memiliki amplitudo 59 MM dan berlangsung selama 93 detik.

Pada pukul 09.53 WIB, awan panas guguran ketiga meluncur dari Gunung Merapi dengan jarak sejauh 1.600 meter ke arah barat daya memiliki amplitudo 46 MM dan terjadi selama 121 detik.

Ia menjelaskan, pada periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, gunung api aktif itu juga tercatat mengeluarkan dua kali guguran lava pijar ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 1.300 meter.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa bumi magnitudo 5,2 guncang Pacitan, Jawa Timur
Rabu, 28 Juli 2021 - 06:15 WIB
Gempa bumi dengan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa, pukul 23.21 WI...
BPBD Tojo Una-Una: Tidak ada korban jiwa pascagempa Magnitudo 6,5
Selasa, 27 Juli 2021 - 14:47 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tojo Una-Una belum menerima laporan adanya korb...
BMKG: Gempa di Tojo Una-Una tidak terkait aktivitas Gunung Colo
Selasa, 27 Juli 2021 - 09:57 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 6...
Gempa M6,5 Sulteng, warga pesisir Bolaang-Bunta diminta jauhi pantai
Senin, 26 Juli 2021 - 23:23 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika meminta masyarakat pesisir Bolaang dan Bunta menjauhi pa...
Gempa magnitudo 6,5 guncang Kabupaten Tojo Una-Una
Senin, 26 Juli 2021 - 19:36 WIB
 Gempa berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Semenanjung Minahasa, Kabupaten Tojo Una-Una, ...
Tim Satgas Karhutla Riau berjibaku padamkan api
Minggu, 25 Juli 2021 - 12:29 WIB
Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau masih terus berjibaku melakukan pemadaman kebak...
Tim gabungan padamkan karhutla di hutan lindung Giam Siak Kecil
Jumat, 23 Juli 2021 - 07:15 WIB
Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan lindung Giam ...
Pascabanjir, TNI bersama warga bersihkan lumpur rumah warga
Kamis, 22 Juli 2021 - 17:47 WIB
Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Jawa Tengah pada hari Rabu (21/7) kemarin,...
BMKG pantau ada 27 titik panas di Sumut
Kamis, 22 Juli 2021 - 17:10 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memantau ada 27 titik panas di sejumlah wilayah di Provi...
Banjir genangi sejumlah wilayah di Cilacap
Rabu, 21 Juli 2021 - 13:05 WIB
Bencana banjir menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, akibat hujan lebat ya...
Live Streaming Radio Network