Ivermectin `obat yang mengalahkan` Covid-19 diproduksi di Indonesia
Elshinta
Senin, 07 Juni 2021 - 17:23 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Ivermectin `obat yang mengalahkan` Covid-19 diproduksi di Indonesia
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Di tengah melonjaknya angka positif Covid-19 di dunia, nama Ivermectin mulai mencuat di India, dimana obat ini yang dijuluki “obat yang mengalahkan Covid-19” ternyata sekarang telah diproduksi di Indonesia. Data yang disampaikan di India Ivermectin berhasil menurunkan jumlah kematian hingga 25 persen dan memangkas jumlah orang yang terinfeksi hingga 80 persen. Hal ini disampaikan Sofia Koswara, Vice President PT Harsen Laboratories.

“Hanya tiga pekan setelah menambahkan Ivermectin di New Delhi, kasus terinfeksi yang memuncak 28,395 orang pada 20 April lalu turun secara drastis menjadi 6.430 orang pada 15 Mei. Kematian juga turun sekitar 25 persen pada bulan yang sama," ujarnya.

Melihat keberhasilan di 16 negara lain seperti Slovakia, Mexico, Peru. Pihaknya juga sudah membagikan Ivermectin ini kepada ribuan orang di Indonesia sejak September tahun lalu. 

Sekarang, Ivermectin sudah diproduksi di Indonesia. Dr. Budhi Antariksa PhD. Sp. P (K), ahli paru dari Persatuan Dokter Paru Indonesia ( PDPI ) memimpin uji klinis Ivermectin dengan Balitbangkes, Kemenkes di RS Persahabatan dan RS Sulianti. "Ivermectin merupakan obat minum dan memiliki potensi menghambat pembelahan atau anti replikasi virus, serta memiliki kemampuan sebagai anti peradangan,” kata Budhi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Senin (7/6).

Sementara itu, dalam waktu dekat Ivermectin akan dibagikan di daerah yang saat ini menderita paling parah Covid-19, yakni Kudus. Hal tersebut dibenarkan dokter Budhi, dimana Kudus saat ini statusnya adalah zona hitam. Diperlukan segala upaya untuk mengatasinya. Ivermectin akan diberikan kepada warga Kudus sebagai obat terapi virus Covid-19 dan juga sebagai obat pencegahan.

Ia menambahkan, pemberian Ivermectin dilakukan dengan tetap memberikan obat standar penanggulangan Covid-19 dan kewajiban warga Kudus harus menerapkan perilaku 5M.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Anak usia sekolah termasuk kelompok yang berisiko tinggi tertular TBC
Selasa, 27 Juli 2021 - 08:46 WIB
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Re...
Cara periksa oximeter asli atau palsu
Selasa, 27 Juli 2021 - 08:35 WIB
Oximeter, alat berukuran relatif kecil yang biasanya dijepitkan pada salah satu jari tangan ini puny...
Waktu ideal konsultasi pada dokter saat jalani isolasi COVID-19
Minggu, 25 Juli 2021 - 19:12 WIB
Ketua Persatuan Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia dokter Daeng M. Faqih menyarankan waktu ideal bag...
Antivirus COVID-19 tidak diperlukan untuk anak OTG dan gejala ringan
Minggu, 25 Juli 2021 - 11:30 WIB
Dokter spesialis kesehatan anak Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr. Ni...
Ketahui faktor risiko penyakit jantung bawaan anak sejak dini
Minggu, 25 Juli 2021 - 11:15 WIB
Ketua Terpilih Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Dr. Radityo Prakoso, Sp...
 Ratusan siswa SMPN 1 Boyolali divaksin
Jumat, 23 Juli 2021 - 18:11 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mulai melakukan vaksinasi tahap satu jenis Sinovac d...
Studi: Jeda lebih panjang antardosis Pfizer tingkatkan antibodi
Jumat, 23 Juli 2021 - 12:37 WIB
Jeda yang lebih lama antardosis vaksin COVID-19 Pfizer mengarah pada kadar antibodi keseluruhan yang...
Deteksi sejak dini penyakit jantung bawaan penting
Jumat, 23 Juli 2021 - 10:23 WIB
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dr. Rad...
IDI: telemedisin jadi solusi di hulu dan hilir penanganan COVID-19
Kamis, 22 Juli 2021 - 15:35 WIB
Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. Faqih menilai kehadiran layanan telemedisin unt...
Ahli Gizi: Penderita autoimun harus makan teratur cegah peradangan
Rabu, 21 Juli 2021 - 17:55 WIB
Ketua Indonesia Asosiasi Ahli Gizi Olahraga Indonesia Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengatakan b...
Live Streaming Radio Network