Pembawa 50 kg cairan merkuri terancam 5 tahun penjara
Elshinta
Minggu, 06 Juni 2021 - 19:15 WIB |
Pembawa 50 kg cairan merkuri terancam 5 tahun penjara
Ilustrasi petugas Indagsi menunjukkan barang bukti produk cairan merkuri merek Gold ukuran 1 kilogram di Mapolda NTB, Jumat (20-7-2018). ANTARA/Sadim

Elshinta.com - Seorang calon penumpang KM Nggapulu berinisial AS yang diamankan polisi karena diduga bawa bahan kimia berbahaya berupa cairan merkuri berwarna perak terancam pidana penjara selama 5 tahun.

"Pelaku diamankan saat berada di samping KM Nggapulu yang merapat di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. AS langsung diamankan di Polsek KPYS berserta barang bukti," kata Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda I. Leatemia di Ambon, Minggu.

Saat ini polisi telah memeriksa empat orang sebagai saksi, sementara pelaku yang sudah ditetapkan tersangka dijerat melanggar Pasal 158 juncto Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Menurut dia, temuan tersebut berawal ketika anggota Polsek KPYS melaksanakan pengamanan embarkasi KM Nggapulu, tepatnya samping tangga naik kapal.

Anggota mencurigai seorang penumpang yang membawa barang bawaan berupa dua buah kardus berwarna cokelat. Kardus ini dibungkus dengan tas kresek berwarna hitam dan dibalut lakban berwarna cokelat yang diikat dengan tali berwarna biru.

Setelah pemeriksaan, ditemukan masing-masing kardus berisikan lima botol plastik dengan berat per botol 8 kilogram dan dua botol plastik seberat 5 kg dengan total 50 kg berisikan cairan berwarna perak diduga merkuri.

Bahan kimia berbahaya ini sangat dibutuhkan para penambang emas ilegal pada beberapa daerah karena biasanya dipakai untuk memproses pemurnian logam mulia. Dampak buruknya adalah menimbulkan kerusakan lingkungan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polda Kaltim amankan 7 pemeras nahkoda kapal
Jumat, 17 September 2021 - 15:06 WIB
Sebuah Kapal pengangkut kayu yang berlayar dari Kutai Barat menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan m...
Polda Metro tangkap dua WNA terlibat `skimming` ATM
Rabu, 15 September 2021 - 19:03 WIB
Petugas Polda Metro Jaya menangkap dua warga negara asing (WNA) berinisial VK berkebangsaan Rusia da...
Polda Sulut amankan seorang penjual beras tak layak konsumsi
Senin, 13 September 2021 - 07:45 WIB
Satgassus Maleo Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) mengamankan seorang pria, tersangka d...
 Dirreskrimum Polda Bali tangkap terduga pelaku pembobol ATM
Minggu, 12 September 2021 - 12:56 WIB
Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali menangkap seorang oknum buruh bangunan berinisial FD (22). Yang b...
Polisi tangkap pencuri dan pemerkosa di Jayapura   
Kamis, 09 September 2021 - 15:25 WIB
Satu pelaku pencurian dengan kekerasan yang disertai pemerkosaan terhadap seorang ibu di  Kota Jaya...
Dua pencuri kendaraan di Mataram yang gunakan pistol mainan ditangkap
Jumat, 03 September 2021 - 21:15 WIB
Tim Puma Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menangkap dua terduga pencuri kendaraa...
Polres Klaten gencarkan razia pekat, ratusan botol miras disita
Senin, 30 Agustus 2021 - 21:57 WIB
Polres Klaten gencarkan razia pekat, ratusan botol miras disita kegiatan operasi pekat yang dipimpi...
Polisi di Asahan ringkus dua warga pengedar sabu
Minggu, 29 Agustus 2021 - 00:07 WIB
Personel Sat Res Narkoba Polres Asahan meringkus dua warga Tanjung Balai yang mengedarkan 101,15 gra...
Kejati Kalbar tangkap koruptor masuk DPO selama delapan tahun
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 12:03 WIB
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menangkap Heronimus Tiro, yang masuk dalam daftar pencarian orang ...
Sempat dikira pemalsu uang, lelaki ODGJ dilepaskan polisi
Rabu, 18 Agustus 2021 - 08:15 WIB
Polisi melepaskan kembali seorang pria berinisial RE (44) yang awalnya dilaporkan warga sebagai pema...
Live Streaming Radio Network