Erick Thohir angkat bicara soal ibu kota baru
Elshinta
Selasa, 01 Juni 2021 - 21:05 WIB |
Erick Thohir angkat bicara soal ibu kota baru
Menteri BUMN Erick Thohir. ANTARA/HO-Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. ANTARA/pri.

Elshinta.com - Menteri BUMN Erick Thohir angkat bicara mengenai rencana Ibu Kota Baru atau IKN dikaitkan dengan penambahan penduduk Indonesia yang terus terjadi.

"Saya salut kepada bapak Presiden Joko Widodo mengenai Ibu Kota Baru, Kenapa? Penambahan jumlah penduduk Indonesia sangat cepat.  50 juta penambahan penduduk di Indonesia mau ke mana? Mau ke Jakarta lagi? Mau ke Bandung lagi atau kota besar lainnya? Tidak bisa!" ujar Erick Thohir seperti dikutip dalam wawancara di sosial media di Jakarta, Selasa.

Erick mengatakan, ada dua teori terkait upaya untuk mengatasi pertambahan jumlah penduduk tersebut yang dilakukan oleh dua negara berbeda.

Pertama, Amerika Serikat, bagaimana kota-kota kecil dan desa-desa di negara itu ditumbuhkan ekonominya. Kampus Columbia University sendiri berdiri di sebuah desa atau kota kecil, bukan di kota besar.

Sementara, China memiliki cara lain yaitu membangun kota-kota baru di negaranya.

Menurut Erick, kedua cara ini adalah pilihan.

Lalu apakah Indonesia harus seperti China yang gencar membangun semua ibu kota baru dan kota-kota baru? Indonesia belum tentu kuat dalam hal anggarannya.

"Jadi pilihannya, tentu kita harus menumbuhkan sebuah ibu kota baru, tetapi titik-titik pertumbuhan di desa-desa dan kota-kota kecil di wilayah lainnya harus ikut ditumbuhkan juga supaya terjadi keseimbangan. Jadi keseimbangan itu penting," kata Erick Thohir.

Ia juga menambahkan, saat ini rakyat Indonesia bertanya kepada generasi mudanya, sebagian besar dari mereka belum tentu mau tinggal di Jakarta.
Umumnya, hanya mau tinggal di Jakarta kalau ada peluang.

Terkait dengan transportasi kendaraan di kota-kota besar, Erick juga memberikan contoh lainnya bahwa kota London sendiri sudah memutuskan bahwa kendaraan publik itu harus kendaraan listrik pada 2027.

Kemungkinan nantinya akan ada negara besar di mana mobilnya sudah nirkemudi atau autonomous, tidak pakai supir.

"Namun apakah karena hal itu kita langsung menyerah dan memilih tetap menggunakan kendaraan bensin, padahal ketersediaan bensin akan menurun ke depannya. Perubahan ini harus terjadi," ujar Erick Thohir.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IDAI: 20 persen anak yang terinfeksi COVID-19 tidak memiliki gejala
Jumat, 30 Juli 2021 - 00:03 WIB
Ketua Satuan Tugas Perlindungan Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr Eva Devita mengatakan 2...
Pengamat: Jembatan Khayangan masuk nominasi API 2021 perlu diapresiasi
Kamis, 29 Juli 2021 - 23:52 WIB
Pengamat pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Chusmeru mengatakan masuknya Jembat...
Anggota DPD: Saat pandemi, bisnis warga Bali perlu dipandu
Kamis, 29 Juli 2021 - 23:19 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Made Mangku Pastika mengajak jajaran pemerintah, pengusaha dan akade...
Pelni minta calon penumpang lengkapi dokumen perjalanan
Kamis, 29 Juli 2021 - 22:02 WIB
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) mengimbau kepada para calon penumpang untuk ...
Bulog pastikan bantuan beras PPKM berkualitas baik
Kamis, 29 Juli 2021 - 21:51 WIB
Perum Bulog memastikan bantuan beras PPKM yang diberikan kepada masyarakat terdampak kebijakan penan...
RS TNI AU Sjamsudin Noor gencar laksanakan `Serbuan Vaksinasi` Covid-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 20:45 WIB
Lanud Sjamsudin Noor kembali menggelar `Serbuan Vaksinasi` secara massal yang dilaksanakan di Rumah...
Tingkatkan kekebalan tubuh, `Serbuan Vaksinasi` massal disebar 
Kamis, 29 Juli 2021 - 20:38 WIB
Upaya percepatan  vaksinasi covid 19 di wilayah Kabupaten Malang terus dilalukam Pemerintah Kabupat...
Pemerintah dorong penggunaan aplikasi PeduliLindungi tekan COVID-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 16:13 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah tengah mendor...
Kota Sorong dapat bantuan alat informasi gempa WRS
Kamis, 29 Juli 2021 - 14:35 WIB
Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat, mendapatkan bantuan alat Warning Receiver System (WRS) ...
IRT di Palangka Raya meninggal di rumah diduga terpapar COVID-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 14:23 WIB
Orang tua atau pengasuh memiliki peran penting dalam mengenali gejala dan cara menangani dehidrasi p...
Live Streaming Radio Network