Sentra kerajinan Pucang Magelang mulai bergeliat
Elshinta
Selasa, 01 Juni 2021 - 08:45 WIB |
Sentra kerajinan Pucang Magelang mulai bergeliat
Seorang pekerja menyablon produk kerajinan sesuai permintaan pembeli di sentra kerajinan Pucang, Kecamatan Secang, kabupaten magelang, Jawa Tengah. ANTARA/Heru Suyitno

Elshinta.com - Usaha kerajinan kayu di sentra kerajinan Desa Pucang, Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mulai bergeliat seiring meningkatnya permintaan di tengah pandemi COVID-19. 

Seorang pengrajin Ikhsanudin di Magelang, Senin, mengatakan dibanding tahun lalu, kini permintaan hasil produksinya sedikit meningkat.

"Kalau tahun lalu benar-benar sepi, tetapi tahun ini sudah mulai ada peningkatan permintaan," kata Ikhsanudin yang memasarkan hasil produksinya secara daring (online) ini.

Ia menyebutkan pada tahun pertama masa pandemi, dirinya hanya mampu mengirim sekitar lima paket per hari, namun sekarang sudah ada peningkatan hingga 20 paket per hari.

"Permintaan bukan hanya dari Jawa, melainkan juga ada dari Papua, Batam, dan Aceh. Bahkan sebelum pandemi juga ada permintaan dari Malaysia, tetapi sekarang belum ada permintaan lagi," katanya.

Menurut dia sebelum pandemi produk kerajinan yang ramai permintaan adalah barang-barang souvenir untuk acara resepsi, tetapi saat ini yang lagi ramai barang-barang seperti pengaduk madu dan sendok madu dari kayu serta sedotan dari bambu.

Ia menuturkan hasil produk kerajinannya dibanderol dengan harga dari Rp1.250 per biji hingga belasan ribu rupiah per biji tergantung jenisnya.   

Pengrajian yang lain Ahmad Soim juga menyampaikan hal yang sama bahwa hasil kerajinannya saat ini sudah mulai laku meskipun dalam jumlah kecil.

"Kalau tahun lalu hanya berjalan sekitar 5 persen, sekarang sudah berjalan 15 persen. Permintaan kebanyakan dari daerah tujuan wisata," katanya.

Ia menyebutkan saat ini sudah ada permintaan dari beberapa pedagang di Yogyakarta, sedangkan permintaan dari Bali belum ada.

"Beberapa produk kerajinan yang sudah ada permintaan saat ini, antara lain pipa rokok, gantungan kunci, centong, solet, dan irus. Permintaan masih dalam jumlah kecil," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Jahe akan dikembangkan di wilayah Windusari
Selasa, 21 September 2021 - 18:45 WIB
Di saat pandemik covid-19 seperti saat ini, banyak  orang mencari obat  alternatif untuk menjaga k...
Pertamina dorong pelaku UMKM binaan naik kelas
Kamis, 09 September 2021 - 23:30 WIB
PT Pertamina mendorong pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) binaan agar naik kelas kendati di ma...
Pelatihan membuat sirup dorong pemberdayaan masyarakat Probolinggo
Rabu, 08 September 2021 - 07:25 WIB
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo Sudjilawati Soeparwiyono mengatakan pelati...
Jahitin.com UMKM binaan Telkom yang berkembang saat COVID-19
Selasa, 31 Agustus 2021 - 06:31 WIB
Tidak perlu ribet. Ingin punya busana yang ngetrend plus enak dipakai? Klik \"Jahitin\" saja. Maks...
Perjanjian ekonomi internasional diharapkan perluas pasar ekspor UMKM
Minggu, 29 Agustus 2021 - 14:05 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina mengharapkan berbagai ratifikasi perjanjian ekonomi komprehen...
Pemkab Pekalongan gagas gerakan `Njajan Njo` produk UMKM
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 20:31 WIB
Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menggagas program gerakan \"Njajan Njo\" (Mari membeli...
Digitalisasi dan kolaborasi kunci UMKM tumbuhkan ekonomi inklusif
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 15:55 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sepakat dengan hasil riset berjudul `Digitalisa...
BRI ajak pelaku UMKM jadi lokomotif kebangkitan ekonomi nasional
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 22:45 WIB
Direktur Utama PT BRI (Persero) Tbk Sunarso mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM...
Akademisi: Pemerintah perlu mendorong digitalisasi UMKM
Sabtu, 31 Juli 2021 - 22:32 WIB
Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Dra. Yusriyati Nur Farida MSi.,Ak mengatakan ...
Menkop UKM apresiasi HIPPINDO gelar vaksinasi untuk UMKM dan Disabilitas
Jumat, 09 Juli 2021 - 15:06 WIB
Meteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesi (HI...
Live Streaming Radio Network