Lunasi utang, status PKPU PT Sepatu Bata, Tbk dicabut
Elshinta
Jumat, 21 Mei 2021 - 21:02 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Lunasi utang, status PKPU PT Sepatu Bata, Tbk dicabut
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Produsen sepatu merek BATA akhirnya dapat bernafas lega setelah Rapat Permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) terhadap PT. Sepatu Bata, Tbk (BATA) dicabut terhitung sejak tanggal 17 Mei 2021.
 
Sebagaimana diberitakan, terhitung sejak tanggal 1 April 2021 BATA dinyatakan berstatus PKPU atas permohonan mantan karyawan yang terkena PHK dengan total tagihan seluruhnya Rp.213.403.819,00 (dua ratus tiga belas juta empat ratus tiga ribu delapan ratus Sembilan belas Rupiah). Sampai dengan batas akhir tagihan yang ditetapkan Hakim Pengawas, hanya terdaftar 6 (enam) kreditor dengan total tagihan sejumlah Rp.1.209.710.169,00 (satu milyar dua ratus sembilan juta tujuh ratus sepuluh ribu seratus enam puluh Sembilan). 
 
Status PKPU terhadap BATA ini berjalan mulus tanpa adanya penyampaian rencana perdamaian. Hal ini terjadi karena salah satu produsen sepatu tertua di Indonesia membayarkan lunas seluruh tagihan yang terdaftar. Dalam Rapat Kreditor tanggal 6 Mei 2021, Pengurus dan seluruh kreditor telah didengar keterangannya dan menyatakan menerima seluruh pembayaran yang dilakukan BATA.
 
Salah satu kuasa hukum BATA dari Kantor Hukum Wibhisana and Partners, Mohammad Rizki, menyampaikan bahwa BATA tidak mempunyai kendala keuangan sama sekali. Justru dengan adanya penundaan pembayaran akan sangat merugikan para penyedia atau vendor, karyawan dan konsumen. Pembayaran lunas kepada seluruh kreditor menjadi alasan Majelis Hakim untuk mengabulkan permohonan BATA agar status PKPU terhadapnya dicabut.

“Oleh karena itu, seluruh tagihan terdaftar langsung dilunasi seketika pada tanggal 3 Mei 2021 sesuai dengan ketentuan Pasal 259 UU No.37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU,” ujarnya.
 
Rizki berharap agar kasus ini menjadi pelajaran baik bagi kreditor maupun debitor agar mengedepankan upaya penyelesaian di luar pengadilan untuk menghindari timbulnya cost over run pada perusahaan-perusahaan yang sehat. Apalagi di masa pandemi ini dunia usaha memerlukan pengetatan cashflow dalam mempertahankan keberlangsungan usahanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KAI dukung kebijakan pemerintah pada masa PPKM
Selasa, 27 Juli 2021 - 11:38 WIB
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan mendukung penuh kebijakan pemerintah pada masa PPKM Darurat...
Rupiah diperkirakan cenderung terkoreksi jelang rapat The Fed
Selasa, 27 Juli 2021 - 11:25 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa diprediksi akan cende...
Rupiah Selasa pagi menguat 3 poin
Selasa, 27 Juli 2021 - 09:45 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi menguat 3 poin
IHSG Selasa dibuka menguat 14,54 poin
Selasa, 27 Juli 2021 - 09:32 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa dibuka menguat 14,54 poin
Mendag: Stok dan harga bahan pokok stabil selama PPKM
Senin, 26 Juli 2021 - 18:09 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memaparkan stok dan harga bahan kebutuhan pokok relatif ...
Rupiah menguat pada hari pertama perpanjangan PPKM
Senin, 26 Juli 2021 - 17:58 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat pada hari pertama perpanj...
Erick Thohir: Bank BUMN jadi kontributor terbesar penyaluran KUR
Senin, 26 Juli 2021 - 17:45 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengungkapkan bahwa bank-bank BUMN menjadi penyalur te...
Ekstensifikasi garam NTT untuk ganti impor
Senin, 26 Juli 2021 - 17:36 WIB
Mayoritas potensi produksi garam di Nusa Tenggara Timur belum dimanfaatkan. Padahal, provinsi itu sa...
Wagub DKI: 90 persen bantuan sosial tunai telah tersalurkan
Senin, 26 Juli 2021 - 15:56 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi w...
IHSG menguat 0,14% ke 6.110 pada sesi I hari ini 
Senin, 26 Juli 2021 - 14:55 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 8,48 poin atau 0,14% ke 6.110,17 pada akhir perda...
Live Streaming Radio Network