MHRA: Vaksin COVID Pfizer dapat disimpan di pendingin selama 31 hari
Elshinta
Jumat, 21 Mei 2021 - 08:46 WIB |
MHRA: Vaksin COVID Pfizer dapat disimpan di pendingin selama 31 hari
Para warga mengantre memasuki Lapangan Lord\'s Cricket untuk menerima vaksin virus corona (COVID-19), di London, Inggris, Jumat (22/1/2021). (ANTARA FOTO/REUTERS/John Sibley/HP/djo/am)

Elshinta.com - Vaksin COVID-19 buatan Pfizer-BioNTech dapat disimpan selama 31 hari di suhu normal pendingin di Inggris setelah sebuah perubahan disetujui oleh regulator medis negara tersebut, Kamis (20/5).

"Hingga kini, vaksin Pfizer harus diberikan dalam lima hari setelah dikeluarkan dari pendingin bersuhu sangat rendah," kata kepala Badan Regulasi Obat dan Kesehatan (MHRA), June Raine, melalui pernyataan.

"Kini dosis tersebut dapat disimpan di pendingin dengan suhu normal selama 31 hari, dapat digunakan dalam keadaan perawatan yang lebih luas, memberi pasien akses yang lebih besar ke vaksin Pfizer."

Menurut MHRA, perubahan itu terjadi setelah regulator menilai data stabilitas tambahan.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamboja akan `lockdown` area perbatasan dengan Thailand
Kamis, 29 Juli 2021 - 13:52 WIB
Kamboja akan memberlakukan penguncian (lockdown) di delapan provinsi yang berbatasan dengan Thailand...
PM: vaksinasi saja tidak akan akhiri penguncian COVID di Sydney
Kamis, 29 Juli 2021 - 11:35 WIB
Perdana Menteri Australia Scott Morrison menegaskan bawa vaksinasi saja tidak akan mengakhiri pengun...
Pasukan Israel tembak mati anak Palestina 12 tahun
Kamis, 29 Juli 2021 - 10:20 WIB
Pasukan Israel menembak dan membunuh seorang anak Palestina berusia 12 tahun saat berada dalam mobil...
Presiden Tunisia copot kepala stasiun televisi
Kamis, 29 Juli 2021 - 08:49 WIB
Presiden Tunisia Kais Saied memberhentikan kepala stasiun televisi nasional, Mohamed al-Dahach, pada...
Guatemala negosiasi ulang kontrak untuk vaksin Sputnik V Rusia
Rabu, 28 Juli 2021 - 16:27 WIB
Presiden Guatemala Alejandro Giammattei mengatakan pada Selasa (27/7) bahwa negara Amerika Tengah te...
Pejabat tinggi pengamanan mendiang presiden Haiti ditangkap polisi
Rabu, 28 Juli 2021 - 13:37 WIB
Seorang pejabat tinggi keamanan Presiden Haiti Jovenel Moise, yang tewas dibunuh, ditangkap oleh pol...
Kuwait larang warga yang tidak divaksin bepergian ke luar negeri
Rabu, 28 Juli 2021 - 12:17 WIB
Kuwait pada Selasa (27/7) menetapkan bahwa hanya warga negara yang telah divaksin anti COVID-19 yan...
Tentara Israel bunuh warga Palestina di Tepi Barat
Rabu, 28 Juli 2021 - 12:05 WIB
Seorang tentara Israel membunuh seorang warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada Selasa (27/...
CDC anjurkan warga AS tervaksin pakai masker di dalam ruangan
Rabu, 28 Juli 2021 - 09:58 WIB
Penduduk Amerika yang divaksin penuh melawan COVID-19 harus kembali mengenakan masker di tempat-temp...
Rusia setujui uji coba vaksin campuran AstraZeneca-Sputnik V
Selasa, 27 Juli 2021 - 18:12 WIB
Rusia memberikan persetujuan untuk melanjutkan uji klinis yang mencampurkan vaksin asal Inggris Astr...
Live Streaming Radio Network