Epidemiolog: Penguasaan data kunci hindari ledakan kasus COVID-19
Elshinta
Jumat, 14 Mei 2021 - 23:24 WIB |
Epidemiolog: Penguasaan data kunci hindari ledakan kasus COVID-19
Seorang bocah mengikuti tes usap antigen COVID-19 di Sekretariat Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat di kawasan Ampera, Jakarta, Minggu (14/2/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Elshinta.com - Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health, Griffith University Australia, Dr Dicky Budiman M.Sc.PH, PhD mengatakan penguasaan data menjadi kunci menghindari terjadinya ledakan kasus COVID-19 setelah arus balik Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Penting memperkuat data deteksi kasus, sistem pelaporan, pengolahan, analisis hingga interpretasi data yang dapat dijadikan acuan untuk pengambilan keputusan," kata Dicky di Jakarta, Jumat.

Selain itu aspek-aspek umum di layanan kesehatan juga harus diperkuat misal adanya program jangkauan ke rumah-rumah, penguatan sistem kesehatan (SDM, alat, obat dan lain-lain), menyiapkan mekanisme rujukan serta penguatan "survailans genomic" (di tingkat pusat)

"Memberlakukan pembatasan pergerakan manusia (seperti PPKM) sebelum masa liburan tiba juga harus dilakukan untuk mengurangi risiko penularan," katanya.

Meski telah mendapat vaksinasi, setiap individu harus memiliki prinsip jaga diri, menjaga konsistensi dalam penerapan protokol kesehatan, karena cukup hanya satu orang terinfeksi sudah bisa perburuk situasi.

Kesimpulannya, melakukan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi/interaksi) dan 3T (tracing, testing dan treatment) masih merupakan cara yang paling efektif untuk menanggulangi pandemi selain menguatkan survailans epidemiologi.

Sejauh ini penguasaan data masih berpegang kepada 3T yang sangat berguna untuk identifikasi awal COVID-19 sehingga dapat mencegah penyebaran.

Pemerintah telah menetapkan "swab" antigen sebagai salah satu metode testing yang dapat digunakan. Tes "swab" antigen yang bukan cepat tapi juga akurat.

Abbott, salah satu perusahaan peralatan medis asal Amerika Serikat termasuk salah satu yang menyediakan alat tes "swab" antigen untuk mengantisipasi kejadian setelah arus balik Lebaran mendatang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polda Metro Jaya siapkan lima gerai SIM Keliling di Jakarta
Jumat, 18 Juni 2021 - 10:48 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membuka lima gerai layanan SIM Keliling bagi masyarakat yang...
Anies berlakukan 75 persen WFH perkantoran di zona merah Ibu Kota
Jumat, 18 Juni 2021 - 00:09 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 759 Tahun 2021 terkait pem...
Ombudsman Jakarta minta kaji pembongkaran jalur sepeda
Kamis, 17 Juni 2021 - 21:58 WIB
Ombudsman Jakarta Raya meminta Polri untuk membuat kajian berbasis bukti soal wacana membongkar jalu...
Cegah Covid-19, Pemkab Tangerang tutup tempat-tempat berkumpul warga
Kamis, 17 Juni 2021 - 21:45 WIB
Terus Meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 membuat Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten melakuka...
Rutan Kelas 1 Tangerang berlakukan `lockdown` cegah penyebaran Covid-19
Kamis, 17 Juni 2021 - 21:25 WIB
Rumah Tahanan Kelas 1 Tangerang kembali memberlakukan `lockdown` selama 2 sampai 3 hari ke depan. Ha...
RSUD Kramat Jati rekrut relawan antisipasi penambahan pasien COVID-19
Kamis, 17 Juni 2021 - 21:07 WIB
Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kramat Jati Jakarta Timur merekrut sebanyak 31 relawan ter...
MRT pamerkan koleksi lukisan Basoeki Abdoellah di Stasiun Fatmawati
Kamis, 17 Juni 2021 - 20:56 WIB
PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan Museum Basoeki Abdoellah menggelar pameran reproduksi...
Polda Metro gandeng `stakeholder` pelabuhan basmi pungli
Kamis, 17 Juni 2021 - 20:34 WIB
Polda Metro Jaya akan menggandeng seluruh pemangku kepentingan  (stakeholder) yang terlibat dalam a...
Satgas: Kelurahan Halim Perdanakusuma bertahan pada zona kuning
Kamis, 17 Juni 2021 - 19:38 WIB
Satgas COVID-19 Kelurahan Halim Perdanakusuma Jakarta Timur menyebutkan wilayah tersebut masih mamp...
Pemkot Jakpus targetkan 800 ribu warga divaksin hingga Agustus 2021
Kamis, 17 Juni 2021 - 19:27 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Pusat menargetkan 800 ribu warga mendapatkan vaksinasi COVID-19 hingga Agust...
Live Streaming Radio Network