Banjir rendam permukiman warga batas RI-Malaysia saat Idul Fitri
Elshinta
Jumat, 14 Mei 2021 - 07:40 WIB |
Banjir rendam permukiman warga batas RI-Malaysia saat Idul Fitri
Pelaksana Tugas Camat Badau, Edi Suharta saat meninjau lokasi banjir yang terjadi di beberapa desa Kecamatan Badau perbatasan Indonesia-Malaysia wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. (ANTARA/HO)

Elshinta.com - Sejumlah permukiman warga Kecamatan Badau, perbatasan Indonesia-Malaysia wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat dilanda banjir saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Kenaikan Isa Almasih, sehingga mengakibatkan sejumlah umat Muslim di daerah ini tidak bisa melaksanakan ibadah.

"Belum bisa diinventarisir jumlah rumah warga terdampak banjir, laporan yang kami terima ada warga yang tidak bisa melaksanakan ibadah Shalat Idul Fitri karena menyelamatkan barang-barang dan harta benda," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu Gunawan, di Putussibau, ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis.

Gunawan menyatakan, di Kecamatan Badau ada lima desa yang permukiman penduduknya dan fasilitas umum terendam banjir.

Menurut dia, meski pun biasanya banjir tidak berlangsung lama, namun banjir kali ini cukup tinggi, jika dibandingkan banjir pada 17-18 April 2021, belum lama ini.

"Keadaan air masih bertahan apabila terjadi hujan malam ini, diperkirakan maka banjir akan bertahan beberapa hari ke depannya, tetapi jika tidak ada hujan susulan maka diperkirakan besok akan surut kembali, sejauh ini tidak ada korban jiwa dan belum ada yang mengungsi," ujar Gunawan.

Gunawan menyebutkan, lima desa terdampak banjir yaitu Desa Sebidang, Badau, Janting, Pulau Majang, dan Desa Seriang.

"Sudah ada permukiman dan fasilitas umum yang terendam, kami akan lakukan monitoring, mudah-mudahan air segera surut," kata Gunawan pula.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tiga rumah warga di Cilacap rusak akibat hujan dan angin kencang
Rabu, 16 Juni 2021 - 17:13 WIB
Hujan deras yang disertai angin kencang pada hari Selasa (15/6) mengakibatkan tiga rumah di Desa Kar...
Gempa magnitudo 6,1 guncang Seram Maluku
Rabu, 16 Juni 2021 - 12:49 WIB
Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 mengguncang Seram, Provinsi Maluku pada Rabu (16/6) pukul 11.43.08 W...
BMKG peringatkan hujan lebat berdampak banjir di 17 provinsi
Minggu, 13 Juni 2021 - 19:48 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memperingatkan potensi hujan lebat berdampak banjir atau...
 Positif Covid-19, Wali Kota Salatiga dan keluarga jalani isolasi mandiri
Minggu, 13 Juni 2021 - 16:55 WIB
Wali Kota Salatiga, Jawa Tengah Yuliyanto beserta keluarganya positif Covid-19 dan  saat ini menjal...
Hadapi krisis air bersih, Pemkab Boyolali siapkan embung di tiga kecamatan
Minggu, 13 Juni 2021 - 15:45 WIB
Upaya mengantisipasi kekurangan air bersih di saat terjadi musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Boyol...
Aktivitas subduksi Sangihe sebabkan gempa magnitudo 5,7 M di Sulut
Jumat, 11 Juni 2021 - 12:46 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebut aktivitas subduksi di Sangihe menyebabkan gemp...
Gempa tektonik magnitudo 5,7 guncang tenggara Bolaang Uki Sulut
Jumat, 11 Juni 2021 - 12:08 WIB
Gempa tektonik dengan magnitudo 5,7 mengguncang kira-kira 66 kilometer tenggara Bolaang Uki, Kabupat...
Gempa bumi magnitudo 5,7 guncang Sulut
Jumat, 11 Juni 2021 - 10:16 WIB
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang Sulawesi Utara pada Selasa sekitar pukul 09.23 WIB,...
Tiga awan panas guguran meluncur dari Gunung Merapi hingga 1,6 km
Rabu, 09 Juni 2021 - 12:13 WIB
Gunung Merapi tiga kali meluncurkan awan panas guguran ke arah barat daya dengan jarak luncur paling...
Gempa bumi magnitudo 5,3 guncang Sulut
Selasa, 08 Juni 2021 - 13:44 WIB
Gempa berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang Sulawesi Utara pada Selasa sekitar pukul 12.00 WIB
Live Streaming Radio Network