Uji coba sekolah tatap muka di Yogyakarta diikuti 80-90 persen siswa
Elshinta
Minggu, 09 Mei 2021 - 12:00 WIB |
Uji coba sekolah tatap muka di Yogyakarta diikuti 80-90 persen siswa
Uji coba sekolah tatap muka di SMP Negeri 8 Yogyakarta. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Yogyakarta)

Elshinta.com - Uji coba sekolah tatap muka yang digelar di Kota Yogyakarta untuk jenjang SD dan SMP selama hampir dua pekan dinilai berjalan cukup baik dan 80 hingga 90 persen siswa memilih mengikuti kegiatan belajar mengajar secara langsung di sekolah.

“Hampir sebagian besar siswa mengikuti kegiatan uji coba sekolah tatap muka. Memang siswa tidak dipaksakan untuk mengikutinya, tetapi ternyata banyak yang memilih mengikuti uji coba,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, Budhi Asrori di Yogyakarta, Minggu.

Ia pun mencontohkan beberapa sekolah seperti di SD Serayu yang dalam satu angkatan kelas memiliki total 121 siswa terdapat 21 yang tidak mengikuti uji coba tatap muka. Begitu pula di SMP Negeri 1 Yogyakarta dari 253 siswa kelas 7 yang tidak berangkat 17 siswa, dan di kelas 8 yang tidak masuk 40 siswa dari 274 siswa.

“Uji coba sekolah tatap muka ini merupakan layanan yang disiapkan sekolah dan siswa yang mengikutinya pun harus atas persetujuan orang tua,” katanya.

Khusus untuk penerapan protokol kesehatan COVID-19, ia mengatakan, sekolah sudah memiliki standar operasional prosedur seperti pengecekan suhu dua kali saat siswa datang dan saat akan pulang sekolah.

Siswa pun diwajibkan untuk selalu memakai masker, mencuci tangan dan duduk di tempat duduk yang sudah ditetapkan. Pembatasan jumlah siswa pun diterapkan untuk memastikan protokol jaga jarak.

“Pada dasarnya, saat siswa sudah ada di kelas, justru tidak ada terlalu banyak pergerakan. Mungkin hanya izin ke toilet saja. Ini menjadi bagian dari protokol kesehatan yang bagus,” katanya.

Proses penjemputan siswa saat akan pulang sekolah pun diatur secara ketat agar tidak terjadi kerumunan. “Kami pun meminta sekolah untuk melakukan semacam skrining kesehatan tiap hari ke siswa dan orang tua siswa,” katanya.

Setiap hari, sekolah akan menanyakan status atau kondisi kesehatan siswa dan anggota keluarga yang tinggal satu rumah dengan siswa. “Jika siswa atau ada anggota keluarga lain yang sakit, maka siswa diminta tidak datang ke sekolah,” katanya.

Berbagai upaya tersebut dilakukan sebagai upaya agar tidak muncul klaster penularan COVID-19 dari proses ujicoba sekolah tatap muka.

Sedangkan untuk materi pembelajaran yang diajarkan selama sekolah tatap muka lebih diarahkan pada pendidikan karakter sebagai upaya relaksasi bagi anak agar nantinya kembali terbiasa belajar di sekolah.

“Selama pandemi, mereka hanya bersekolah dari rumah melalui zoom. Saat uji coba ini, maka siswa dibiasakan kembali untuk menjalani kegiatan di sekolah. Makanya, lebih banyak pada pembentukan karakter,” katanya.

Kegiatan ujicoba sekolah tatap muka akan dilanjutkan usai libur Lebaran. “Untuk jumlah sekolah yang akan mengikutinya memang masih akan dievaluasi. Apakah akan ditambah atau cukup dilakukan di lima SD dan lima SMP dulu seperti sekarang,” demikian Budhi Asrori .
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kegiatan di kampus Unsika dibatasi karena kasus COVID-19 meningkat
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:51 WIB
Kegiatan di kampus Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang (Unsika) dibatasi menyusul peningkatan...
Kemendikbudristek: 33 persen sekolah sudah terapkan PTM terbatas
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:40 WIB
Direktur Sekolah Dasar Ditjen PAUD Dikdasmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi...
Satgas Covid-19 terus pastikan kesiapan PTM Terbatas sesuai prokes
Rabu, 16 Juni 2021 - 12:35 WIB
Meski dinamika Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) terus berkembang, Satuan Tugas Penanganan Cov...
Nadiem: Puluhan ribu mahasiswa berkegiatan di luar kampus
Selasa, 15 Juni 2021 - 18:57 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengataka...
Presiden: Mahasiswa jangan hanya belajar di kampus
Selasa, 15 Juni 2021 - 17:10 WIB
Presiden RI Joko Widodo meminta mahasiswa untuk tidak hanya belajar di kampus dengan dosen, melainka...
Satgas Covid-19 Bandung nilai sejumlah sekolah paham syarat PTM Terbatas
Selasa, 15 Juni 2021 - 11:37 WIB
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Jawa Barat Ema Sumarna menilai sejumlah...
Kabupaten Nunukan akan buka pembelajaran tatap muka
Selasa, 15 Juni 2021 - 09:41 WIB
Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, akan  melaksanakan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran ...
UB terima 6.033 peserta jalur SBMPTN
Senin, 14 Juni 2021 - 21:24 WIB
Universitas Brawijaya (UB) Malang menerima sebanyak 6.033 calon mahasiswa melalui jalur Seleksi Bers...
LTMPT: 184.942 siswa lolos SBMPTN 2021
Senin, 14 Juni 2021 - 17:45 WIB
Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyatakan bahwa 184.942 siswa lolos Seleksi Bersama Masu...
 Disdikbud Sukoharjo optimis PTM dimulai bulan Juli
Senin, 14 Juni 2021 - 15:36 WIB
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mengupayakan vaksinasi ...
Live Streaming Radio Network