Klopp tetap merasa badai cedera penyebab Liverpool gagal jaga gelar
Elshinta
Sabtu, 08 Mei 2021 - 08:55 WIB |
Klopp tetap merasa badai cedera penyebab Liverpool gagal jaga gelar
Ekpsresi manajer Liverpool Juergen Klopp saat mendampingi timnya menghadapi Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Elland Road, Leeds, Inggris, Senin (19/4/2021). (ANTARA/REUTERS/POOL/Clive Brunskill)

Elshinta.com - Juergen Klopp tetap bersikeras bahwa badai cedera yang melanda timnya menjadi penyebab utama Liverpool gagal menjaga gelar juara Liga Premier Inggris yang mereka raih musim lalu.

Liverpool dipastikan secara matematis tak bisa menjuarai Liga Inggris musim ini selepas rangkaian laga pekan ke-31 dan diimbangi Leeds United pada 19 April lalu.

Namun, peluang juara Liverpool sudah tergelincir semenjak mengawali tahun 2021 dengan catatan tiga laga nirmenang, kendati sempat menduduki puncak klasemen hingga akhir tahun 2020.

Posisi puncak terlepas dari tangan Liverpool tepat ketika mereka dikalahkan Southampton 0-1 dalam laga pertama tahun 2021 dan sejak itu trajektori penampilan The Reds terus melorot hingga kini terancam tak akan bisa mencapai empat besar klasemen.

"Itu mudah, terlalu banyak pemain kami cedera di posisi-posisi kunci," kata Klopp saat ditanya tantangan terbesar Liverpool mempertahankan gelar musim ini, dilansir laman resmi klub, Jumat malam tadi.

Cedera paling berpengaruh tentunya yang dialami Virgil van Dijk dalam Derbi Merseyside pada 17 Oktober 2020 yang membuat palang pintu utama pertahanan Liverpool itu hingga kini harus menepi.

Menyusul Van Dijk, Joe Gomez juga cedera sampai saat ini, memaksa Liverpool terus bongkar pasang duet bek tengah dan gelandang yang diplot mengisi posisi tersebut, Fabinho, juga sempat menepi lama.

Lantas sang kapten Jordan Henderson juga hingga kini belum pulih dari cedera, tidak termasuk sederet panjang daftar cedera Liverpool lainnya di berbagai posisi.

"Saya tahu orang-orang akan berpikir itu cuma alasan, tetapi saya sudah pernah bilang bahwa ketika kami kehilangan kekuatan di lini pertahanan, rasanya seperti kaki Anda dipatahkan," kata Klopp.

"Kemudian kami harus memasang gelandang sebagai bek. Itu seperti mematahkan tulang punggung dan kami kesulitan bergerak.

"Anda tentu ingat pada awal masalah cedera terjadi kami tetap memenangi pertandingan dan tampak berada dalam posisi yang bagus. Tetapi dalam musim yang panjang segalanya bisa terjadi. Dan nyatanya itu yang terjadi," ujarnya panjang lebar.

Klopp menegaskan bahwa untuk bisa mencapai level permainan seperti yang diperlihatkan dua musim lalu, segalanya harus sempurna dan itu adalah hal yang sulit dengan kondisi skuad Liverpool saat ini.

"Jika Anda bertanya bisakah kami finis di urutan keempat atau kelima ketimbang ketujuh? Tentu bisa. Tidak ada keraguan, tetapi kami harusnya bisa melakukan lebih baik di momen-momen tertentu," katanya.

"Tapi karena Anda bertanya apa tantangannya, jawaban saya adalah harus menanggulangi jumlah cedera yang banyak dan jelas kami tidak bisa melakukannya sebaik yang kami harapkan untuk bisa bertahan sepanjang musim," pungkas Klopp.

Liverpool akan menjamu Southampton di Anfield dalam laga pekan ke-35 pada Sabtu waktu setempat (Minggu WIB), di mana mereka masih dibayangi catatan kandang yang buruk sepanjang musim ini.

Liverpool saat ini tercecer di posisi ketujuh dengan 54 poin dan jarak tujuh poin dari empat besar disertai satu laga simpanan yang belum dijalani.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Swiss harus lupakan kekalahan dari Italia jika ingin maju
Minggu, 20 Juni 2021 - 09:15 WIB
Swiss harus menghilangkan kekecewaan saat menyerah dari Italia jika ingin mengalahkan Turki pada p...
Wales bertekad kalahkan Italia demi 16 besar
Minggu, 20 Juni 2021 - 09:00 WIB
Wales tidak akan setengah-setengah tatkala bertanding melawan Italia dalam pertandingan terakhir gru...
Santos bertanggung jawab atas kekalahan Portugal
Minggu, 20 Juni 2021 - 08:45 WIB
Portugal kalah di lini tengah dan gagal mengimbangi dua gelandang berpengalaman Jerman Toni Kroos da...
Memphis Depaydibeli Barcelona
Minggu, 20 Juni 2021 - 07:45 WIB
Barcelona telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan striker timnas Belanda Memphis Depay, umum k...
Menurut Griezmann penonton jadi faktor Prancis hanya bisa seri 1-1
Minggu, 20 Juni 2021 - 07:45 WIB
Juara dunia Prancis kesulitan mengembangkan permainannya saat seri 1-1 melawan Hungaria dalam pertan...
Susunan pemain Spanyol vs Polandia
Minggu, 20 Juni 2021 - 07:30 WIB
Spanyol segera menghadapi Polandia dalam pertandingan Grup E Euro 2020 di Sevilla, Minggu dini hari ...
Jerman kalahkan Portugal 4-2
Minggu, 20 Juni 2021 - 07:15 WIB
Jerman akhirnya membuat pembalikan luar biasa setelah ditekuk Prancis 0-1 dalam laga pertama dan ter...
Si lincah Mbappe kembali selamatkan wajah Prancis
Minggu, 20 Juni 2021 - 06:30 WIB
Prancis terpaksa harus mengandalkan kegigihan Kylian Mbappe saat memetik hasil imbang 1-1 melawan Hu...
Dumfries nyaman dengan posisi yang diberikan Frank de Boer
Minggu, 20 Juni 2021 - 06:15 WIB
Pemain bertahan Denzel Dumfries belum pernah bermain dengan formasi pertahanan lima bek, tetapi dia ...
Jerman sementara unggul4-1, dua di antaranya gol bunuh diri
Minggu, 20 Juni 2021 - 06:00 WIB
Sampai menit ke-60 babak kedua, Jerman sementara mengungguli Portugal 4-1 setelah dalam babak pertam...
Live Streaming Radio Network