Kemendikbudristek anggarkan dana Rp1 triliun untuk Kampus Merdeka
Elshinta
Senin, 03 Mei 2021 - 12:23 WIB |
Kemendikbudristek anggarkan dana Rp1 triliun untuk Kampus Merdeka
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Prof Nizam di Jakarta, Senin (3/5). (ANTARA/Indriani)

Elshinta.com - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Prof Nizam mengatakan kementeriannya menganggarkan dana hingga Rp1 triliun untuk penerapan program Kampus Merdeka.

“Kita alokasi anggaran lebih dari Rp1 triliun yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan juga dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP),” ujar Nizam dalam Knowledge Sharing Forum ke-19 yang diselenggarakan Universitas Terbuka yang dipantau di Jakarta, Senin.

Sejumlah program Kampus Merdeka yang sudah berjalan yakni Kampus Mengajar yang diikuti 15.000 mahasiswa, yang mendamping pembelajaran siswa di daerah terluar, terdepan dan tertinggal (3T). Selanjutnya program Magang Kampus Merdeka dan juga pelaksanaan Pertukaran Kampus Merdeka yang mana mahasiswa Aceh melakukan pertukaran ke Papua, dan sebaliknya.

Bahkan, lanjut Nizam, untuk pertukaran mahasiswa akan ditingkatkan ke pertukaran internasional. Tujuannya agar mahasiswa juga memiliki jejaring internasional

Selain itu juga kegiatan mikrokredensial seperti mahasiswa bisa mendapatkan sertifikat dari pelatihan yang diselenggarakan oleh Google maupun Huawei. Juga mahasiswa bisa mengikuti sejumlah proyek terkait UMKM dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Nizam menegaskan bahwa arah kebijakan pendidikan tinggi Kemendikbudristek yakni meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi, meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan tinggi, menguatkan mutu dosen dan tenaga pendidik, dan menguatkan sistem tata kelola pendidikan tinggi.

“Dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi, kita perlu melakukan penguatan dan transformasi Universitas Terbuka (UT) dan perluasan pembelajaran terbuka dan masif (MOOC),” jelas Nizam.

Peningkatan kapasitas PTN atau PTS dan fasilitas merger PTS kecil. Beasiswa berkeadilan dan tepat sasaran, serta penguatan dan perluasan penggunaan teknologi untuk pendidikan.

Nizam juga menambahkan pihaknya juga melakukan penguatan mutu dan relevansi pendidikan tinggi, sehingga menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan berdaya saing.

“Kita harus memastikan lulusan kita memiliki kompetensi yang cukup, sehingga begitu lulus memiliki kompetensi dan berdaya saing,” imbuh Nizam.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Bupati minta mahasiswa asal Kabupaten Cirebon ikut bangun majukan daerah
Minggu, 20 Juni 2021 - 16:35 WIB
Bupati Cirebon, Imron berpesan kepada seluruh mahasiswa dari Kabupaten Cirebon yang saat ini tengah ...
Komnas PA sebut korban kekerasan di SPI diperkirakan capai 60 orang
Sabtu, 19 Juni 2021 - 21:34 WIB
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menyebutkan jumlah korban kejahatan luar biasa di Sek...
 20 mahasiswa Nanjing Xiaozhuang University asal Boyolali diwisuda  
Sabtu, 19 Juni 2021 - 19:57 WIB
Sebanyak 20 mahasiswa asal Kabupaten Boyolali Jawatengah yang menempuh pendidikan di Nanjing Xiaozhu...
 Santri diminta melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi
Sabtu, 19 Juni 2021 - 18:23 WIB
Bupati Cirebon, Drs.H. Imron, M.Ag menghadiri acara haflah akhirussanah santri tingkat ibtidaiyah hi...
 Perpustakaan Kota Magelang terbaik 2 se-Jateng
Sabtu, 19 Juni 2021 - 16:35 WIB
Perpustakaan Umum Kota Magelang meraih juara 2 atau runner up dalam ajang Lomba Perpustakaan Umum Ka...
ITN Malang buka prodi bisnis digital 
Sabtu, 19 Juni 2021 - 16:24 WIB
ITN sebagai salah satu perguruan tinggi berbasis engineering mulai mengembangkan sayap membuka progr...
UNS tutup kampus sepekan setelah tiga dosen meninggal akibat COVID-19
Jumat, 18 Juni 2021 - 10:26 WIB
Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menutup sementara kampus dan memberlakukan pembatasan akti...
Hasil seleksi ujian masuk Perguruan Tinggi Islam diumumkan siang ini
Kamis, 17 Juni 2021 - 12:19 WIB
Kementerian Agama menyatakan hasil seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPT...
Kegiatan di kampus Unsika dibatasi karena kasus COVID-19 meningkat
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:51 WIB
Kegiatan di kampus Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang (Unsika) dibatasi menyusul peningkatan...
Kemendikbudristek: 33 persen sekolah sudah terapkan PTM terbatas
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:40 WIB
Direktur Sekolah Dasar Ditjen PAUD Dikdasmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi...
Live Streaming Radio Network