MemoRI 02 Mei
2 Mei 1962: Soekarno mengakui Cut Nyak Dien sebagai Pahlawan Nasional Indonesia
Elshinta
Penulis : Calista Aziza | Editor : Calista Aziza
2 Mei 1962: Soekarno mengakui Cut Nyak Dien sebagai Pahlawan Nasional Indonesia
Cut nyak dien (Sumber: Merdeka)

Elshinta.com - Cut Nyak Dien, salah satu pahlawan wanita Indonesia asal Aceh yang ikut berperang langsung bersama para pejuang melawan penjajah. Meski seorang wanita, Cut Nyak Dien tidak gentar dan terus memimpin perlawan melawan Belanda. Cut Nyak Dien, merupakan sosok yang ditakuti oleh Belanda. Karena mampu mengobarkan semangat perlawanan rakyat Aceh.

Mengangkat senjata

Cut Nyak Dien mulai ikut mengangkat senjata dan berperang melawan Belanda pada 1880. Namun suaminya, Teuku Cek Ibrahim Lamnga, tewas saat bertempur pada 29 Juni 1878. Kematian suaminya membuat Cut Nyak Dien sangat marah dan bersumpah akan menghancurkan Belanda. Pada 1880, Cut Nyak Dien menikah dengan Teuku Umar dan mempersilahkan ikut bertempur di medan perang.

Naas, saat perang yang terjadi pada 11 Februari 1899 membuat Teuku Umar tewas tertembak. Meski suaminya meninggal, Cut Nyak Dien lalu memimpin perlawanan Belanda di daerah pedalaman Meulaboh. Dengan kondisi Cut Nyak Dien semakin rentan. Matanya mulai rabun dan terkena encok.  Ditambah sumber makanan yang tidak pasti karena benar-benar telah habis dan jumlah pasukan yang juga berkurang.

Tertangkap dan dibuang

Kondisi itu membuat pasukannya merasa iba sehingga melaporkan markasnya kepada pihak Belanda. Ia dan pasukannya berjuang mati-matian namun berhasil digagalkan oleh Belanda. Akhirnya Cut Nyak Dien ditangkap dan dibawa ke Banda Aceh. Di sana, ia sempat mendapatkan perawatan untuk penyakitnya dan berangsur sembuh.

Setelah itu, Cut Nyak Dien dibuang atau dipindahkan ke Sumedang, Jawa Barat. Ia ditahan persama politikus Aceh lainnya. Pemindahan tersebut dilakukan karena Belanda merasa ketakutan dan khawatir. Karena kehadirannya akan menciptakan semangat perlawanan bagi rakyat Aceh.  Apalagi masih banyak pejuang-pejuang Aceh yang belum tunduk dengan Belanda. 

Pada 6 November 1908, Cut Nyak Dien meninggal karena usianya yang sudah tua. Cut Nyak Dien dimakamkam di daerah pengasingan. Bahkan makam Cut Nyak Dien baru ditemukan pada 1959.

Pada 2 Mei 1962, Presiden Soekarno melalui SK Presiden RI Nomor 106 Tahun 1964 diangkat menjadi pahlawan nasional. 

Sumber: kompas.com

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sosok inovatif Maiko Kurogouchi di balik Mame Kurogouchi x Uniqlo
Jumat, 28 Mei 2021 - 13:29 WIB
Teknologi Airsm Uniqlo yang membuat kulit tetap bisa bernapas dan menyerap kelembapan serta rajutan ...
Andrea Meza dari Mexico raih mahkota Miss Universe 2020
Senin, 17 Mei 2021 - 12:58 WIB
Andrea Meza, wakil dari Mexico berhasil meraih mahkota Miss Universe 2020, setelah bersaing dengan 7...
Ayu Maulida dalam balutan kostum komodo di Miss Universe
Jumat, 14 Mei 2021 - 14:56 WIB
Raden Roro Ayu Maulida Puteri atau yang lebih dikenal sebagai Ayu Maulida melaju ke kontes kecantika...
2 Mei 1962: Soekarno mengakui Cut Nyak Dien sebagai Pahlawan Nasional Indonesia
Minggu, 02 Mei 2021 - 06:00 WIB
Cut Nyak Dien, salah satu pahlawan wanita Indonesia asal Aceh yang ikut berperang langsung bersama p...
Berita duka, ulama tanah air Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf meninggal dunia
Jumat, 15 Januari 2021 - 20:08 WIB
Seorang lagi, ulama tanah air berpulang. Habib Ali bin Abdurahman Assegaf meninggal dunia di Rumah ...
Jenazah Syekh Ali Jaber disemayamkan di rumah duka Pulogadung
Kamis, 14 Januari 2021 - 16:11 WIB
 Jenazah Almarhum Syekh Ali Jaber disemayamkan di rumah duka di Jalan Pemuda Kompleks Taman Berdika...
Tak hanya selegram, Nay memiliki bisnis kuliner
Jumat, 04 September 2020 - 21:03 WIB
Tak sedikit selebgram, influencer atau youtubers yang kemudian melebarkan sayap dengan mengembangkan...
Era Soekamto, aktif kampanyekan budaya lewat kebaya
Rabu, 29 April 2020 - 06:00 WIB
Dalam pandangan Era Soekamto, sosok Kartini adalah seorang figur wanita yang sangat kritis dan mindf...
 Sosok Niki Zefanya, penyanyi asal Indonesia yang masuk daftar 30 Under 30 Asia dari Forbes
Selasa, 07 April 2020 - 10:53 WIB
Isyana Sarasvati dan Niki Zefanya, masuk dalam daftar bergengsi 30 Under 30 Asia 2020 oleh Forbes. ...
Sosok Pricilia Carla Yules, Miss Indonesia 2020
Jumat, 21 Februari 2020 - 13:54 WIB
Pricilia Carla Yules asal Sulawesi Selatan resmi dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2020 pada malam p...
Live Streaming Radio Network