Banjir memaksa sejumlah warga mengungsi di dua desa Cianjur
Elshinta
Kamis, 29 April 2021 - 09:11 WIB |
Banjir memaksa sejumlah warga mengungsi di dua desa Cianjur
Rumah di dua desa di Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kebanjiran luapan air sungai. (Ahmad Fikri)

Elshinta.com - Banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memaksa setidaknya 30 keluarga mengungsi menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) daerah setempat.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Irfan Sopyan saat dihubungi pada Kamis dini hari mengatakan mengatakan bahwa hujan deras yang selama dua jam lebih mengguyur sebagian wilayah Cianjur utara pada Rabu (28/4) menyebabkan air sungai meluap dan membanjiri wilayah Desa Mande dan Desa Murnisari.

"Hujan deras selama beberapa jam itu menyebabkan aliran sungai yang melintas di kedua desa meluap karena sungai tertutup material urugan bangunan milik perusahaan peternakan ayam terbesar di wilayah tersebut," katanya.

Akibat luapan air sungai, ia melanjutkan, sepuluh rumah warga terendam genangan setinggi 2,5 meter dan 20 rumah warga tergenang setinggi betis orang dewasa.

Warga yang rumahnya tergenang terpaksa mengungsikan keluarga mereka ke tempat yang lebih aman. Mereka mengungsi ke masjid, madrasah, balai desa, dan rumah kerabat.

"Kami masih mendata berapa total rumah yang terdampak," kata Irfan.

"Hingga Kamis dini hari sebagian besar warga masih mengungsi," ia menambahkan.

Menurut dia, warga kedua desa itu sudah beberapa kali menghadapi banjir tahun ini sehingga sigap mengungsi saat melihat tanda-tanda air sungai akan meluap.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ribuan rumah di lereng Wilis tidak teraliri listrik akibat longsor
Jumat, 18 Juni 2021 - 06:45 WIB
Sedikitnya 2.500 rumah warga di lereng Gunung Wilis Kecamatan Pagerwojo dan Sendang, Kabupaten Tulun...
Tiga rumah warga di Cilacap rusak akibat hujan dan angin kencang
Rabu, 16 Juni 2021 - 17:13 WIB
Hujan deras yang disertai angin kencang pada hari Selasa (15/6) mengakibatkan tiga rumah di Desa Kar...
Gempa magnitudo 6,1 guncang Seram Maluku
Rabu, 16 Juni 2021 - 12:49 WIB
Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 mengguncang Seram, Provinsi Maluku pada Rabu (16/6) pukul 11.43.08 W...
BMKG peringatkan hujan lebat berdampak banjir di 17 provinsi
Minggu, 13 Juni 2021 - 19:48 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memperingatkan potensi hujan lebat berdampak banjir atau...
 Positif Covid-19, Wali Kota Salatiga dan keluarga jalani isolasi mandiri
Minggu, 13 Juni 2021 - 16:55 WIB
Wali Kota Salatiga, Jawa Tengah Yuliyanto beserta keluarganya positif Covid-19 dan  saat ini menjal...
Hadapi krisis air bersih, Pemkab Boyolali siapkan embung di tiga kecamatan
Minggu, 13 Juni 2021 - 15:45 WIB
Upaya mengantisipasi kekurangan air bersih di saat terjadi musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Boyol...
Aktivitas subduksi Sangihe sebabkan gempa magnitudo 5,7 M di Sulut
Jumat, 11 Juni 2021 - 12:46 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebut aktivitas subduksi di Sangihe menyebabkan gemp...
Gempa tektonik magnitudo 5,7 guncang tenggara Bolaang Uki Sulut
Jumat, 11 Juni 2021 - 12:08 WIB
Gempa tektonik dengan magnitudo 5,7 mengguncang kira-kira 66 kilometer tenggara Bolaang Uki, Kabupat...
Gempa bumi magnitudo 5,7 guncang Sulut
Jumat, 11 Juni 2021 - 10:16 WIB
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang Sulawesi Utara pada Selasa sekitar pukul 09.23 WIB,...
Tiga awan panas guguran meluncur dari Gunung Merapi hingga 1,6 km
Rabu, 09 Juni 2021 - 12:13 WIB
Gunung Merapi tiga kali meluncurkan awan panas guguran ke arah barat daya dengan jarak luncur paling...
Live Streaming Radio Network