Polda Metro tetapkan tersangka baru kasus mafia kekarantinaan
Elshinta
Rabu, 28 April 2021 - 17:55 WIB |
Polda Metro tetapkan tersangka baru kasus mafia kekarantinaan
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Polda Metro Jaya menetapkan satu tersangka baru dalam kasus mafia kekarantinaan yang mengatur agar WNI yang tiba dari luar negeri tidak perlu menjalani proses karantina.

"Sekarang bertambah berkembang satu tersangka lagi inisial GC," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu (28/4).

Polda Metro sebelumnya telah menetapkan empat tersangka dalam kasus mafia kekarantinaan tersebut, yakni GC, S dan RW atas perannya sebagai mafia kekarantinaan dan JD seorang WNI yang menggunakan jasa mafia tersebut.

Yusri mengatakan keempatnya mengaku sudah dua kali melakukan aksi serupa dan dalam dua kasus tersebut konsumennya juga adalah JD.

Polda Metro Jaya telah mengamankan tiga mafia karantina berinisial antara lain S, RW dan GC serta konsumennya yang berinisial JD terkait kasus pelanggaran aturan masuk Indonesia.

Tersangka JD yang baru saja pulang dari India enggan dikarantina kemudian membayar Rp6,5 juta kepada S dan RW yang mengaku bisa membantu JD masuk ke Indonesia tanpa dikarantina.

Polisi yang mendeteksi adanya praktik mafia ini kemudian menetapkan S, RW dan GC serta JD sebagai tersangka atas pelanggaran protokol kesehatan namun tidak ditahan oleh polisi.

"Kami tidak lakukan penahanan karena ancaman di bawah lima tahun. Tapi proses tetap berjalan," kata Yusri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sebuah mesin ATM BRI di Bekasi dijebol kawanan pencuri
Kamis, 17 Juni 2021 - 23:36 WIB
ATM Bank BRI yang di sebuah minimarket di Jalan Raya Narogong Pangkalan 3, Kelurahan Cikiwul, Kecama...
Polres Lhokseumawe ringkus tujuh pelaku pungli di Pasar Inpres
Kamis, 17 Juni 2021 - 23:24 WIB
Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Lhokseumawe meringkus tujuh pelaku pungli di kaw...
Jambret kalung balita, penjual ikan keliling digelandang ke Polres Magelang
Rabu, 16 Juni 2021 - 14:55 WIB
Polres Magelang Jawa Tengah berhasil membekuk seorang penjual ikan keliling yang menjambret kalung s...
Polres Bogor bongkar tempat pembuatan tembakau sintetis
Selasa, 15 Juni 2021 - 18:35 WIB
Kepolisian Resor Bogor membongkar tempat pembuatan tembakau sintetis di Mekarjaya, Kecamatan Bogor B...
Polda Jatim gagalkan penjualan 30.500 ekor benih lobster
Selasa, 15 Juni 2021 - 18:27 WIB
Kepolisian Daerah Jawa Timur mengagalkan penjualan sebanyak 30.500 ekor benih lobster atau benur dar...
Delapan tersangka pungli ditempatkan di Rutan Pelabuhan Tj Priok
Selasa, 15 Juni 2021 - 15:56 WIB
Wakil Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok Komisaris Polisi Yunita Natallia Rungkat menga...
Polda Sumbar ungkap perusakan Taman Nasional Kerinci Seblat
Selasa, 15 Juni 2021 - 14:10 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat bersama Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) d...
Cabuli siswi SMP, buruh serabutan diamankan petugas
Senin, 14 Juni 2021 - 20:10 WIB
Seorang buruh serabutan di Purwakarta, Jawa Barat ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Pol...
Guru tewas terlindas truk saat hendak nyalip
Senin, 14 Juni 2021 - 15:56 WIB
Seorang guru berseragam Pramuka tewas saat sepeda motornya terjatuh dan terlindas truk boks di Jalan...
Polres Majalengka jaring 22 pelaku pungli dan aksi premanisme 
Senin, 14 Juni 2021 - 15:25 WIB
Jajaran Polres Majalengka, Jawa Barat yang terdiri dari empat Pers Piket Samapta, 1 Pers Piket Int...
Live Streaming Radio Network