PSMTI beri bantuan 10 ton beras untuk warga kurang mampu di Kota Magelang
Elshinta
Selasa, 27 April 2021 - 19:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 PSMTI beri bantuan 10 ton beras untuk warga kurang mampu di Kota Magelang
Walikota Muhammad Nur Azis saat menyerahkan bantuan kepada warga di Pendopo Pengabdian Selasa (27/4). (Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com)

Elshinta.com - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Magelang, Jawa Tengah memberikan bantuan kepada keluarga kurang mampu di Kota Magelang. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz di Pendopo Pengabdian rumah jabatan Wali Kota Magelang, Selasa (27/4).

Penasihat PSMTI Kota Magelang Slamet Santoso menyebutkan, total bantuan yang diberikan berupa 10 ton beras, 900 paket makanan dan 20.000 masker. Pemberian ini merupakan aksi sosial untuk membantu keluarga kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19.

"Di tengah pandemi Covid-19 kami ingin sedikit membantu keluarga kurang mampu agar kehidupan sehari-hari mereka bisa tetap berjalan. Untuk data sasaran sudah kita serahkan ke Dinas Sosial Kota Magelang yang akurat," kata Slamet, ditemui di sela-sela kegiatan.

Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz mengapresiasi PSMTI Kota Magelang yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat kurang mampu di Kota Magelang. Aksi mereka menjadi teladan karena meskipun pengusaha juga terdampak pandemi Covid-19 tapi mereka tetap peduli dengan mayarakat sekitarnya.

"Terimaksih kepada PSMTI, walaupun dalam kondisi pandemi masih mampu memberikan bantuan. Saya akui pengusaha juga berat, bahkan ada yang terpaksa mem-PHK karyawan, belum lagi kena pajak, tapi mereka masih mampu memberikan sebagian hartanya. Ini jadi contoh bagi kita semua," tutur Dokter Aziz seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Selasa (27/4). 

Aziz memaparkan, penduduk Kota Magelang saat ini sebanyak 128.000 jiwa, sebanyak 9.270 jiwa diantaranya masuk kategori kurang mampu, dan yang belum dapat bantuan masih 327 jiwa. 

"Teman-teman yang dapat bantuan patut bersyukur, manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya," katanya.

Usai memberikan secara simbolis, Dokter Aziz bersama Forpimda Kota Magelang dan jajarannya melakukan pemantauan langsung penyaluran bantuan ke Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara. Ia ingin memastikan bantuan sampai tepat sasaran. 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Magelang Wulandari Wahyuningsih menuturkan, aksi sosial ini merupakan tanggung jawab sosial lingkungan dari perusahaan. Tujuannya membangun komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan dalam menjalin hubungan harmonis dengan masyakarat.

"Selain itu untuk meningkatkan kesadaran, ikut membantu masyarakat dengan mengedepankan prinsip moral, dan etis yakni menggapai hasil terbaik untuk membantu masyarakat," paparnya.

Bantuan sosial terkait Covid-19 ini meliputi 10 ton beras, 900 paket, 20.000 masker, dari PSMTI Kota Magelang, dengan sasaran warga kurang mampu yang tersebar di 17 kelurahan di Kota Magelang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kasus Covid-19 naik tajam, Menag minta jajarannya dan masyarakat perketat Prokes 5M
Minggu, 20 Juni 2021 - 21:13 WIB
Kasus aktif Covid-19 di Indonesia mengalami tren kenaikan dalam sebulan terakhir. Bahkan hari ini, a...
Mensos Risma targetkan rusunawa di Bekasi rampung Desember 2021
Minggu, 20 Juni 2021 - 19:36 WIB
Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini menargetkan pembangunan rusunawa untuk penyandang ...
DPR: Masyarakat 5.0 berlandaskan ide Manusia Indonesia dan Kebudayaan
Minggu, 20 Juni 2021 - 13:11 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menilai masyarakat 5.0 harus menempatkan manusia sebagai subjek dan pusat...
Budayawan: Jangan suruh masyarakat pilih Pancasila atau agama
Sabtu, 19 Juni 2021 - 21:46 WIB
Budayawan sekaligus rohaniwan Franz Magnis Suseno atau yang kerap disapa Romo Magnis mengatakan jang...
Pentas gamelan Jawa asal Jepang peroleh apresiasi
Senin, 14 Juni 2021 - 10:36 WIB
Pementasan grup gamelan Jawa di Jepang, Lambangsari dalam pergelaran wayang kulit di Tokyo, Sabtu ma...
Disarpus Bandung telusuri tokoh dan sejarah untuk diarsipkan
Minggu, 13 Juni 2021 - 21:36 WIB
Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung, Jawa Barat terus melanjutkan penelusuran tokoh...
 Wali Kota Medan inginkan `Masjid Mandiri`
Minggu, 13 Juni 2021 - 19:10 WIB
Wali Kota Medan berharap keberadaan masjid mampu menjawab keluhan umat.
PHRI Probolinggo keluhkan penutupan hotel dan restoran jelang Kasada
Minggu, 13 Juni 2021 - 17:58 WIB
Penutupan pelayanan hotel dan restoran di kawasan Bromo pada acara Kasada yang akan berlangsung Yadn...
Festival Teluk Jailolo tampilkan indahnya keberagaman
Sabtu, 12 Juni 2021 - 21:29 WIB
Potensi pariwisata Kabupaten Halmahera Barat dipastikan akan memanjakan para wisatawan yang datang. ...
Kemenang dan KBIH sosialisasikan pembatalan ibadah haji karena pandemi
Sabtu, 12 Juni 2021 - 17:40 WIB
Kementerian Agama Kabupaten Jember dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di daerah it...
Live Streaming Radio Network