Sejumlah kota di Jepang merasa mustahil jadi tuan rumah tim Olimpiade
Elshinta
Selasa, 27 April 2021 - 20:58 WIB |
Sejumlah kota di Jepang merasa mustahil jadi tuan rumah tim Olimpiade
Jembatan Pelangi dan Menara Tokyo bercahaya dengan warna Olimpiade untuk memperingati hitung mundur 100 hari menuju Olimpiade Tokyo 2020 yang telah ditunda ke tahun 2021 akibat penyebaran penyakit virus korona (COVID-19), di Tokyo, Jepang, Rabu (14/4/2021). REUTERS/Issei Kato/hp/cfo

Elshinta.com - Ratusan kota dan kota besar di Jepang terpaksa mempertimbangkan kembali rencana menjadi tuan rumah tim-tim Olimpiade setelah virus corona mencegah masyarakat ke luar rumah dan mendorong berlakunya pengamanan ketat.

Kota Okuizumo di bagian barat Jepang sudah menghabiskan lebih dari 5 juta dolar AS guna mempersiapkan diri menyambut tim hoki India untuk kamp pelatihan pra-Olimpiade tapi batal hadir gara-gara COVID-19.

Setelah membenamkan dana besar guna meningkatkan fasilitas olahraga, Okuizomo kini mundur karena dipaksa menerapkan langkah biosekuriti berbentuk gelembung di mana tes COVID-19 dan perawatan medis mesti rutin diadakan.

"Kami tadinya menginginkan salah satu tim papan atas dunia mengunjungi kota kami dan menunjukkan keahlian mereka kepada anak-anak di sini," kata pejabat kota itu, Katsumi Nagase, kepada AFP.

"Namun saat ini sepertinya sudah tidak mungkin."

Lebih dari 500 kotamadya mendaftar menjadi tuan rumah untuk para atlet dan ofisial dalam skema yang ditujukan guna memperluas manfaat Olimpiade di luar Tokyo.

Beberapa kota itu, seperti Okuizumo, sudah membatalkan rencana menjadi tuan rumah bagi atlet-atlet luar negeri, sementara kota lainnya tengah merancang program yang hati-hati yang mereka harapkan bisa membuat semua orang aman.

Alih-alih memberi penduduknya kesempatan guna bertemu dengan atlet-atlet elit dan menguji coba cabang-cabang baru olahraga, kota-kota itu harus menghapuskan sesi kontak fisik, kunjungan sekolah, dan berlatih gratis.

Kota Kurihara di Prefektur Miyagi yang berada di Jepang utara berencana menjadi tuan rumah tim hoki Afrika Selatan, tetapi memutuskan bahwa biayanya tidak lagi sepadan mengingat adanya berbagai batasan yang berlaku akibat langkah-langkah pembendungan virus.

"Ini adalah proyek yang bakal menggunakan sumber pajak kami," kata Hidenori Sasaki, seorang pejabat dewan pendidikan setempat, kepada AFP.

"Jika hanya atlet yang mengadakan pemusatan latihan tanpa ada kontak dengan warga setempat, maka warga setempat tidak akan menikmati manfaatnya."

Dalam beberapa kasus, tim-tim Olimpiade telah membatalkan diri karena mengkhawatirkan risiko terpapar infeksi sebelum Olimpiade.

Tim renang Australia membatalkan rencananya berlatih di kota Nagaoka di Prefektur Niigata, kata walikotanya kepada media Maret silam.

Dan tim tenis meja Kanada urung menyambangi kota Okaya di Prefektur Nagano, yang malah berencana memasang poster atlet di sekitar kota, kata Tomoko Hirose dari divisi perencanaan kota tersebut.

"Sorakan kami mungkin menjadi kontak satu arah, tanpa kontak fisik, tetapi mengingat situasinya, kami hanya bisa harus terus lanjut," kata dia kepada AFP.


Kontak terbatas

Tidak semua kota tuan rumah mengurungkan rencana-rencana mereka.

Kota Tsuruoka di Prefektur Yamagata di Jepang utara akan menjadi tuan rumah puluhan atlet Olimpiade dan Paralimpiade dan ofisial dari Moldova dan Jerman.

Kota itu telah menjalin hubungan selama bertahun-tahun dengan Moldova, kata Takayuki Ito, seorang pejabat dewan pendidikan kota.

"Yang penting bagi kami adalah melanjutkan pertukaran kami," kata Ito kepada AFP, menjelaskan kompetisi memanah online baru-baru ini yang diadakan bersama atlet Moldova.

"Ada hal-hal yang bisa Anda lakukan tanpa harus mengeluarkan banyak uang," kata Ito. "Kami punya pandangan baik soal program kami."

Tetapi itu tidak mudah. Para atlet akan tinggal di asrama mereka sendiri dan hanya bergerak di sepanjang rute menuju gym dan lapangan latihan yang sudah ditentukan sehingga menghindari kontak dengan warga.



Di Tottori barat, kota Yonago akan menampung puluhan orang dari tim renang, senam, dan perahu Paralimpiade Jamaika.

Kota itu sudah menjalin kerja sama dengan Jamaika sejak 2015, dan yakin tugas tuan rumah akan memperkuat ikatan itu, kata Kyohei Takahashi pada divisi promosi olahraga kota itu.

Para atlet akan berada di lantai yang sudah ditentukan dan menggunakan lift staf hotelnya sehingga menghindari lobi dan pintu masuk utama agar kontak terbatasi.

Mereka juga akan rutin ditawari tes COVID-19, serta rute yang ke gym dan kolam renang yang sudah ditentukan.

"Kami merencanakannya sejak dini," kata Takahashi.

"Kami tidak akan bisa kontak dengan atlet kali ini. Tapi warisannya akan tetap ada," pungkas Takahashi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kementerian PUPR genjot pembangunan venue dayung 100 hari jelang PON
Kamis, 17 Juni 2021 - 10:34 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasana Pemukiman Wilayah (BPPW...
Jelang PON XX Papua, situasi kamtibmas di Sentani relatif kondusif 
Minggu, 13 Juni 2021 - 14:48 WIB
Kapolsek Sentani Kota Kompol Ruben Palayukan menyatakan jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (...
KONI Bekasi terjunkan 1.200 atlet rebut tiket Porprov Jabar 2022
Senin, 07 Juni 2021 - 11:07 WIB
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi menerjunkan 1.200 atlet untuk bertarung p...
Kemenhub bantu 258 kendaraan untuk PON XX di Kota Jayapura
Jumat, 04 Juni 2021 - 11:27 WIB
Kementerian Perhubungan akan memberi bantuan 258 kendaraan sejenis bus dan minibus untuk digunakan s...
Jepang pertimbangkan kewajiban penonton tunjukkan tes negatif COVID-19
Senin, 31 Mei 2021 - 12:16 WIB
Jepang sedang mempertimbangkan untuk mewajibkan hasil tes negatif COVID-19 atau catatan telah melaku...
Jepang yakinkan AS akan terus berkomunikasi soal Olimpiade
Kamis, 27 Mei 2021 - 13:13 WIB
Pemerintah Jepang telah meyakinkan Amerika Serikat bahwa mereka akan terus melakukan kontak erat den...
Tim skateboard Australia terpaksa mundur dari kualifikasi Olimpiade
Senin, 24 Mei 2021 - 13:20 WIB
Tim skateboard Australia didiskualifikasi dari ajang kualifikasi Olimpiade di Amerika Serikat setela...
Leclerc batal start di GP Monako karena kerusakan driveshaft
Minggu, 23 Mei 2021 - 23:57 WIB
Charles Leclerc tidak akan menjalani balapan di kampung halamannya setelah tim mendapati kerusakan d...
Indonesia rebut dua gelar di Slovenia International 2021
Minggu, 23 Mei 2021 - 18:26 WIB
Atlet-atlet muda binaan PB Djarum sukses merebut dua gelar untuk Indonesia dalam kejuaraan bulu tang...
KOI: IOC pastikan Olimpiade Tokyo masih sesuai jadwal
Minggu, 23 Mei 2021 - 17:56 WIB
Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah memastikan kepada seluruh komite olimpiade nasional (NOC)...
Live Streaming Radio Network