Peace Train diminta untuk terus semaikan perdamaian
Elshinta
Selasa, 27 April 2021 - 16:14 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Peace Train diminta untuk terus semaikan perdamaian
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Wali Kota Salatiga, Jawa Tengah Yuliyanto menekankan bahwasanya scoring Indeks Kota Toleran didasarkan pada regulasi pemerintah kota, tindakan pemerintah, regulasi sosial, serta demografi agama, yang menyangkut heterogenitas keagamaan penduduk dan inklusi sosial keagamaan. Selain variabel di atas, dimasukkan pula aspek gender, inklusi sosial, dan partisipasi masyarakat sipil sebagai konsiderasi penilaian.

Melalui variabel tersebut dapat disimpulkan telah terjadi sinergi yang sangat erat antara Pemerintah dengan masyarakat Kota Salatiga. Dimana Pemerintah mengeluarkan program, kebijakan, dan regulasi yang menjunjung tinggi toleransi, kemudian disambut serta diimplementasikan dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat, seperti Toga, Toma, Institusi Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan termasuk Percik, serta masyarakat di tingkat akar rumput.

“Bagi saya, memelihara toleransi di kota yang sering dijuluki sebagai “Indonesia Mini” adalah suatu hal yang mutlak dilakukan. Mengingat, Kota Salatiga adalah barometer ketentraman dan keamanan nasional. Untuk itu, membuat kebijakan yang sarat toleransi, mengimplementasikannya, kemudian memompa semangat seluruh elemen untuk merawat toleransi adalah upaya yang terus menerus kami kerjakan,” terang Yuliyanto pada acara Peace Train Indonesia (PTI) ke-12 di Salatiga, Senin  (26/4). Kegiatan ini sebagai hasil kerjasama Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) dengan Yayasan Percik dan Sobat Muda Salatiga.

Yuliyanto juga berpesan kepada seluruh peserta Peace Train untuk terus menyemaikan perdamaian di kota-kota yang mereka singgahi, sebab Indonesia perlu generasi muda yang mau dan mampu untuk meng-counter radikalisme, primordialisme, serta perilaku-perilaku yang memecah belah persatuan. 

“Jadikan Empat Pilar sebagai landasan hidup, sehingga nyala api perdamaian akan senantiasa terasa di seluruh penjuru tanah air,” tandas Yuliyanto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Selasa (27/4). 

Sementara, Direktur Pelaksana Yayasan Percik, Haryani Saptaningtyas  menyambut baik kegiatan PTI dan bangga menjadi tuan rumah bagi perwakilan generasi muda se-Indonesia. Menurutnya, Peace Train sebagai upaya kecil yang akan berdampak besar dan berkelanjutan dalam mewujudkan Indonesia damai dan bermartabat. 

“Saling menghormati meski berbeda keyakinan dan latar belakang perlu terus ditanamkan bagi generasi muda,” tutur Haryani.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kasus Covid-19 naik tajam, Menag minta jajarannya dan masyarakat perketat Prokes 5M
Minggu, 20 Juni 2021 - 21:13 WIB
Kasus aktif Covid-19 di Indonesia mengalami tren kenaikan dalam sebulan terakhir. Bahkan hari ini, a...
Mensos Risma targetkan rusunawa di Bekasi rampung Desember 2021
Minggu, 20 Juni 2021 - 19:36 WIB
Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini menargetkan pembangunan rusunawa untuk penyandang ...
DPR: Masyarakat 5.0 berlandaskan ide Manusia Indonesia dan Kebudayaan
Minggu, 20 Juni 2021 - 13:11 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menilai masyarakat 5.0 harus menempatkan manusia sebagai subjek dan pusat...
Budayawan: Jangan suruh masyarakat pilih Pancasila atau agama
Sabtu, 19 Juni 2021 - 21:46 WIB
Budayawan sekaligus rohaniwan Franz Magnis Suseno atau yang kerap disapa Romo Magnis mengatakan jang...
Pentas gamelan Jawa asal Jepang peroleh apresiasi
Senin, 14 Juni 2021 - 10:36 WIB
Pementasan grup gamelan Jawa di Jepang, Lambangsari dalam pergelaran wayang kulit di Tokyo, Sabtu ma...
Disarpus Bandung telusuri tokoh dan sejarah untuk diarsipkan
Minggu, 13 Juni 2021 - 21:36 WIB
Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung, Jawa Barat terus melanjutkan penelusuran tokoh...
 Wali Kota Medan inginkan `Masjid Mandiri`
Minggu, 13 Juni 2021 - 19:10 WIB
Wali Kota Medan berharap keberadaan masjid mampu menjawab keluhan umat.
PHRI Probolinggo keluhkan penutupan hotel dan restoran jelang Kasada
Minggu, 13 Juni 2021 - 17:58 WIB
Penutupan pelayanan hotel dan restoran di kawasan Bromo pada acara Kasada yang akan berlangsung Yadn...
Festival Teluk Jailolo tampilkan indahnya keberagaman
Sabtu, 12 Juni 2021 - 21:29 WIB
Potensi pariwisata Kabupaten Halmahera Barat dipastikan akan memanjakan para wisatawan yang datang. ...
Kemenang dan KBIH sosialisasikan pembatalan ibadah haji karena pandemi
Sabtu, 12 Juni 2021 - 17:40 WIB
Kementerian Agama Kabupaten Jember dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di daerah it...
Live Streaming Radio Network