Kemensos usung layanan multi fungsi dukung kebijakan penanganan korban napza
Elshinta
Senin, 26 April 2021 - 13:07 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kemensos usung layanan multi fungsi dukung kebijakan penanganan korban napza
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Harry Hikmat menyampaikan Kebijakan Nasional dalam Tatalaksana Rehabilitasi Penggunaan Zat pada Masa Pandemi Covid-19. Hal ini Disampaikan pada Webinar Series Road To: ISSUP Indonesia Launching Conference.

International Society Of Substance Use Proffesionals (ISSUP) merupakan organisasi global non profit yang mendukung perkembangan dan pengembangan profesional dalam pencegahan dan terapi terkait drug demand reduction (memutus mata rantai pengguna obat-obatan).

Dalam paparannya, Harry mengungkapkan upaya pemerintah dalam rehabilitasi sosial korban penyalahgunaan Napza diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Peraturan Menteri Sosial Nomor 16 Tahun 2020 tentang Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

Secara nasional, arah kebijakan rehabilitasi sosial ini untuk memberikan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak korban penyalahgunaan Napza, penguatan sistem rehabilitasi sosial yang terintegrasi dengan jaminan sosial, pemberdayaan sosial dan perlindungan sosial penerima manfaat.

Arah kebijakan ini juga memperluas jangkauan rehabilitasi sosial penerima manfaat baik berbasis keluarga, komunitas dan/atau residensial, penguatan kapasitas dan kelembagaan balai rehabilitasi sosial dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), peningkatan kampanye sosial tentang bahaya Napza dan peningkatan peran masyarakat dan swasta dalam layanan rehabilitasi sosial.

Harry menambahkan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial tentunya Rehabilitasi Sosial dapat dilakukan secara persuasif, motivatif, koersif, baik dalam keluarga, masyarakat maupun panti sosial.

Maka Kemensos memastikan layanan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi korban Napza diberikan dalam bentuk pemenuhan kebutuhan hidup layak, perawatan sosial, dukungan keluarga, terapi (fisik, psikososial, mental dan spiritual), pelatihan vokasional dan/atau pembinaan kewirausahaan, bantuan sosial dan asistensi sosial serta dukungan aksesibilitas.

Pentingnya layanan pelatihan vokasional yaitu untuk membukakan akses penerima manfaat terhadap alternatif kegiatan produktif yang bisa mewujudkan kemandirian mereka secara sosial ekonomi.

"Harapannya, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Sosial bisa menjadi pusat rujukan rehabilitasi maupun rujukan bagi masyarakat khususnya lembaga masyarakat seperti Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang dikelola oleh Pemerintah Daerah maupun swasta," jelas Harry dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Senin (26/4). 

Kedepan, Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengarahkan sebanyak 41 UPT Rehabilitasi Sosial akan dioptimalkan fungsinya melalui layanan multi fungsi. Layanan rehabilitasi sosial yang semula hanya menangani masalah sosial tertentu seperti korban penyalahgunaan Napza saja, kini harus bisa menangani klaster rehabilitasi sosial lainnya yaitu anak, lanjut usia, penyandang disabilitas serta tuna sosial dan korban perdagangan orang.

"Dengan layanan multi fungsi ini bisa melipatgandakan jangkauan layanan dan kehadiran Kemensos di tengah masyarakat akan menjadi lebih signifikan," tegas Harry.

Dalam masa Pandemi Covid-19, Kemensos telah menerapkan upaya antisipasi penyebaran Covid-19 dalam memberikan layanan rehabilitasi sosial dengan mengeluarkan pedoman rehabilitasi sosial di masa pandemi bekerja sama dengan United Nations Office of Drugs and Crime (UNODC). Pedoman ini menjadi acuan bagi UPT, IPWL, LKS maupun masyarakat luas dalam memberikan layanan kepada korban penyalahgunaan Napza.

Pedoman ini berisi informasi tentang Pandemi Covid-19, golongan beresiko terpapar, deteksi dini Covid-19, penanganan stress di masa pandemi, isolasi diri untuk pencegahan dan pengendalian infeksi, rekomendasi prosedur isolasi mandiri, manajemen alur pelayanan rehabilitasi korban Napza pada masa pandemi baik rawat inap, rawat jalan maupun bagi pengunjung hingga konseling online.

Kemensos telah melakukan layanan rehabilitasi sosial selama pandemi Covid-19 dengan konseling, FSG dan pembahasan kasus secara daring, layanan edukasi dan informasi bagi pelajar dan mahasiswa secara daring, memfasilitasi penerima manfaat residensial (berada di balai) untuk tetap mengikuti ujian secara daring, melakukan respon kasus anak punk pada masa pandemi serta penanganan anak jalanan korban penyalahgunaan Napza di Mojokerto Jawa Timur.

Di masa Pandemi, Kemensos juga melakukan upaya pembedayaan terhadap anak korban penyalahgunaan Napza dengan membukakan kafe milenial dan usaha sepatu dengan brand dragoby (sepatu sport) dan JR King (sepatu dan sandal kulit) di Mojokerto. 

Pemberdayaan usaha kaos distro karya penerima manfaat yang dikenal dengan produk REMBAKA di Baturraden pun diupayakan oleh Kemensos. Kini produk yang terdiri dari kaos, totebag, gelas/mug dan produk sablon lainnya telah masuk dalam e-commerce ternama.

"Menteri Sosial, Ibu Tri Rismaharini mengatakan bahwa rehabilitasi sosial itu tidak hanya pendampingan psikososial saja, tetapi juga pendampingan pemberdayaan sosial agar mereka bisa mendapat kesempatan ekonomi," pungkas Harry.

Ketua ISSUP Indonesia National Chapters, Diah Setia Utami berharap bahwa ISSUP menjadi tempat bertukar informasi, edukasi dan teknologi terkait penanganan korban Napza. Kemudian untuk berjejaring dan bersinergi antara praktisi, pemerintah dan masyarakat dalam praktik drug demand reduction.

Webinar yang berlangsung lebih kurang 3 jam ini menghadirkan narasumber berkompeten dari Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, FKUI-RSCM dan UNODC. Sebanyak 311 peserta dari UPT Kemensos, IPWL, LKS, praktisi dan konselor adiksi hadir dalam webinar ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kasus Covid-19 naik tajam, Menag minta jajarannya dan masyarakat perketat Prokes 5M
Minggu, 20 Juni 2021 - 21:13 WIB
Kasus aktif Covid-19 di Indonesia mengalami tren kenaikan dalam sebulan terakhir. Bahkan hari ini, a...
Mensos Risma targetkan rusunawa di Bekasi rampung Desember 2021
Minggu, 20 Juni 2021 - 19:36 WIB
Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini menargetkan pembangunan rusunawa untuk penyandang ...
DPR: Masyarakat 5.0 berlandaskan ide Manusia Indonesia dan Kebudayaan
Minggu, 20 Juni 2021 - 13:11 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menilai masyarakat 5.0 harus menempatkan manusia sebagai subjek dan pusat...
Budayawan: Jangan suruh masyarakat pilih Pancasila atau agama
Sabtu, 19 Juni 2021 - 21:46 WIB
Budayawan sekaligus rohaniwan Franz Magnis Suseno atau yang kerap disapa Romo Magnis mengatakan jang...
Pentas gamelan Jawa asal Jepang peroleh apresiasi
Senin, 14 Juni 2021 - 10:36 WIB
Pementasan grup gamelan Jawa di Jepang, Lambangsari dalam pergelaran wayang kulit di Tokyo, Sabtu ma...
Disarpus Bandung telusuri tokoh dan sejarah untuk diarsipkan
Minggu, 13 Juni 2021 - 21:36 WIB
Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung, Jawa Barat terus melanjutkan penelusuran tokoh...
 Wali Kota Medan inginkan `Masjid Mandiri`
Minggu, 13 Juni 2021 - 19:10 WIB
Wali Kota Medan berharap keberadaan masjid mampu menjawab keluhan umat.
PHRI Probolinggo keluhkan penutupan hotel dan restoran jelang Kasada
Minggu, 13 Juni 2021 - 17:58 WIB
Penutupan pelayanan hotel dan restoran di kawasan Bromo pada acara Kasada yang akan berlangsung Yadn...
Festival Teluk Jailolo tampilkan indahnya keberagaman
Sabtu, 12 Juni 2021 - 21:29 WIB
Potensi pariwisata Kabupaten Halmahera Barat dipastikan akan memanjakan para wisatawan yang datang. ...
Kemenang dan KBIH sosialisasikan pembatalan ibadah haji karena pandemi
Sabtu, 12 Juni 2021 - 17:40 WIB
Kementerian Agama Kabupaten Jember dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di daerah it...
Live Streaming Radio Network