TNI kerahkan 5 KRI dengan 400 personel cari KRI Nanggala
Elshinta
Kamis, 22 April 2021 - 12:47 WIB |
TNI kerahkan 5 KRI dengan 400 personel cari KRI Nanggala
Kapuspen TNI Mayor Jenderal TNI Achmad Riad. (Antara/Ayu Khania Pranisitha/2021)

Elshinta.com - Kapuspen TNI Mayor Jenderal TNI Achmad Riad mengatakan bahwa saat ini TNI telah mengerahkan 5 KRI dan satu helikopter yang melakukan operasi pencarian dengan kekuatan yang lebih dari 400 orang dalam proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang dikabarkan hilang kontak di Perairan Bali bagian utara.

 
"Saat ini sudah ada 5 KRI dan satu helikopter yang melakukan operasi pencarian dengan kekuatan yang lebih dari 400 orang kemudian juga KRI Rigel (933) saat ini juga sedang bergerak yang dulu pernah kita libatkan pada pencarian Sriwijaya Air," kata Kapuspen TNI Mayor Jenderal TNI Achmad Riad dalam konferensi pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis.
 
Ia mengatakan bahwa memang benar telah terjadi hilang kontak dari kapal selam KRI Nanggala-402 kurang lebih sekitar 60 mil di utara perairan Bali pada Rabu (21/04).
 
Adapun kronologisnya pada pukul 03.45 KRI Nanggala melaksanakan penyelaman. Kemudian pukul jam 04.00 melaksanakan penggenangan peluncur torpedo nomor 8 dan bukan rudal. Kemudian, itu merupakan komunikasi terakhir dengan KRI Nanggala pada pukul 04.25 saat komandan gugus tugas latihan akan memberikan otorisasi penembakan torpedo.
 
Selain itu, Kapuspen menjelaskan temuan-temuan terkait beredarnya pemberitaan tentang kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak. Temuan pertama yang mengatakan ada penemuan tumpahan minyak dan solar di beberapa lokasi yang berbeda. Selain itu, terlihat visual pertama Heli Panter HS 4211 posisi 07 derajat, 49 menit 74 detik, lintang selatan 114 derajat, 50 menit 78 detik, bujur timur, radius 150 m.
 
"Kemudian katanya KAL Bawean yang juga menemukan tapi lokasi tidak dilaporkan selanjutnya KRI Raden Eddy Martadinata (REM) 331 melaporkan juga menemukan di posisi 07 derajat, 51 menit 92 detik, lintang selatan kemudian 114 derajat 5 menit 77 detik bujur timur area sama seluas kurang lebih 150 m," katanya.
 
Selanjutnya, temuan kedua terkait berita temuan minyak KRI REM 331 yang melaporkan secara lisan telah terdeteksi pergerakan di bawah air dengan kecepatan 2,5 knot. Lalu kontak tersebut kemudian hilang.
 
"Kami tegaskan dari temuan-temuan itu masih tidak cukup data untuk mengidentifikasi kontak dimaksud sebagai kapal selam jadi saya tegaskan kembali berbagai berita yang disampaikan belum bisa digunakan sebagai dasar," tegasnya.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kecelakaan dua truk di tol arah Tanjung Priok tewaskan satu pengemudi
Sabtu, 12 Juni 2021 - 20:24 WIB
Kecelakaan yang melibatkan dua truk dan truk tangki terjadi di tol Rawamangun, Jakarta Timur, arah T...
Basarnas: Kecelakaan kapal cepat Ryan disebabkan adanya pusaran air
Senin, 07 Juni 2021 - 19:45 WIB
Kepala Basarnas Tarakan Amiruddin mengatakan bahwa kecelakaan terbalik-nya kapal cepat (speedboat) R...
Kapal cepat kecelakaan sebabkan lima penumpang meninggal
Senin, 07 Juni 2021 - 14:58 WIB
Satu kapal cepat rute Kota Tarakan-Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kaltara, mengalami kecelakaa...
Polisi selidiki penyebab truk pengangkut sampah masuk kolam air mancur
Senin, 07 Juni 2021 - 11:29 WIB
Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Kota Pontianak, Kalimantan Barat, saat ini melakukan penyelidik...
Basarnas selamatkan 16 penumpang KM Mulin di perairan Halsel
Senin, 07 Juni 2021 - 11:18 WIB
Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) selamatkan sebanyak 16 penum...
Polres selidiki penyebab kecelakaan tunggal hingga lima meninggal
Minggu, 06 Juni 2021 - 22:24 WIB
Kepolisian Resor Sanggau, Kalimantan Barat, menyelidiki penyebab kecelakaan tunggal di Desa Semunta...
Dermaga Pelabuhan ASDP Lembar Lombok rusak ditabrak kapal feri
Jumat, 04 Juni 2021 - 18:55 WIB
Struktur terpancang yang digunakan untuk menahan benturan saat kapal bersandar (breasting dolphin) d...
Basarnas temukan satu korban tenggelam di laut Aceh Barat Daya
Rabu, 02 Juni 2021 - 14:25 WIB
Basarnas Banda Aceh Pos Meulaboh pada Rabu siang berhasil menemukan Faiz (15), warga Desa Kepala Ba...
Basarnas Jambi bantu pencarian dua korban perahu terbalik di Pengabuan
Rabu, 02 Juni 2021 - 13:23 WIB
Basarnas Jambi menurunkan tim untuk pencarian dua korban perahu pompong milik warga yang terbalik d...
Kecelakaan di Kertek Wonosobo akibatkan empat korban tewas
Selasa, 01 Juni 2021 - 07:30 WIB
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk tronton bermuatan air mineral dengan sejumlah ken...
Live Streaming Radio Network