Komite pemberantasan mafia hukum yakin Polri bisa ambil tindakan hukum terhadap JPZ
Elshinta
Selasa, 20 April 2021 - 17:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Komite pemberantasan mafia hukum yakin Polri bisa ambil tindakan hukum terhadap JPZ
Sumber foto: Eko Purnomo/elshinta.com.

Elshinta.com - Terkait ocehan Joseph Paul Zhang melalui kanal yotubenya yang diduga menghina Islam dan mengaku nabi ke 26 tentu telah membuat geram khususnya umat muslim termasuk kegeraman Muannas Alaidid selaku Direktur Eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum.

Menurut Muannas melalui siaran pers yang diterima Kontributor Elshinta, Eko Purnomo, Selasa (20/4) bahwa orang tersebut sangat berbahaya jika dibiarkan begitu saja sehingga perlu apa yang sudah diperbuatnya mesti ditindaklanjuti secara hukum terlebih yang bersangkutan adalah WNI.

"Ini berbahaya harus cepat ditindak jangan sampai dijadikan modus WNI kita yang tinggal di luar negeri bebas mengadu domba kerukunan di tanah air." ujar Muannas, Senin (19/4).

Lanjut Muannas bagi WNI yang terlibat atau yang diduga terlibat dalam hal pidana walaupun berada di luar negeri tetap bisa diproses secara hukum dan dirinya meyakini kepolisian Indonesia bisa melakukan itu dengan berkordinasi bersama kepolisian setempat.

"Mudah-mudahan yang bersangkutan bisa segera ditangkap agar tidak menimbulkan kegadukan ditengah masyarakat," pinta Muannas.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gubernur Bali terima penghargaan PPKM Mikro terbaik dari Kapolri
Jumat, 30 Juli 2021 - 21:13 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster menerima piagam penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Pra...
Menyulap ladang panas bumi menjadi energi
Jumat, 30 Juli 2021 - 21:02 WIB
Indonesia merupakan negara kepulauan yang menjadi ladang gunung api aktif terbanyak di dunia. Sabuk ...
Pemkot Surabaya diminta perhatikan nasib anak yatim terdampak pandemi
Jumat, 30 Juli 2021 - 20:40 WIB
Pemerintah Kota Surabaya diminta pimpinan DPRD setempat memerhatikan nasib anak yatim/piatu yang te...
Wisatawan nusantara dominasi kunjungan ke Taman Nasional Komodo
Jumat, 30 Juli 2021 - 20:29 WIB
Balai Taman Nasional Komodo mencatat, wisatawan nusantara (wisnu) mendominasi kunjungan ke kawasan w...
Erick Thohir: Kita terbuka dan transparan soal PMN
Jumat, 30 Juli 2021 - 20:18 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir bersikap terbuka dan transparan dalam menanggapi kritik terkait Penyertaan...
Pemkot Denpasar semprotkan cairan eco enzyme upaya tekan COVID-19
Jumat, 30 Juli 2021 - 20:07 WIB
Pemerintah Kota Denpasar, Bali terus berupaya menekan penyebaran COVID-19, salah satunya dengan mela...
Pengamat sebut data perusahaan biasanya bocor secara bertahap
Jumat, 30 Juli 2021 - 19:45 WIB
Ketua Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) Ardi Sutedja mengatakan biasanya data perusahaan atau le...
PWNU DKI Jakarta segera canangkan gerakan donor plasma konvalesen
Jumat, 30 Juli 2021 - 19:12 WIB
Pandemi Covid-19 tengah melanda berbagai belahan dunia, termasuk juga Indonesia. Di Indonesia, salah...
Mendagri Tito: Pemerintah jadi motor penyemangat masyarakat saat pandemi
Jumat, 30 Juli 2021 - 16:55 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut bahwa Pandemi Covid-19, sebagai krisis yang ...
Pengamat dorong penguatan penerbangan perintis
Jumat, 30 Juli 2021 - 16:47 WIB
Pengamat penerbangan Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mendorong penguatan penerbangan perintis sebag...
Live Streaming Radio Network