Dinsos Mukomuko berutang bantu korban bencana alam
Elshinta
Minggu, 18 April 2021 - 22:45 WIB |
Dinsos Mukomuko berutang bantu korban bencana alam
Kebakaran bangunan milik warga Desa Aur Cina, Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko. ANTARA/HO-Dinsos Mukomuko

Elshinta.com - Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, saat ini berutang kepada pemilik warung sebesar Rp500 ribu untuk mendapatkan berbagai bahan pokok bagi warga yang menjadi korban bencana alam.

“Kami berutang untuk mendapatkan bahan pokok untuk tiga keluarga yang menjadi korban kebakaran rumah,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko Saroni di Mukomuko, Minggu.

Dinas Sosial setempat sebelumnya memberikan bantuan berbagai bahan pokok berupa beras sebanyak 10 kilogram, satu dus mie instan, minyak dan gula kepada warga yang menjadi korban kebakaran rumah di Desa Lubuk Mukti Kecamatan Penarik.

Kemudian pihaknya juga memberikan bantuan bahan pokok kepada keluarga warga yang menjadi korban kebakaran rumah di Desa Pasar Sebelah, Kecamatan Kota Mukomuko.

Lalu katanya, instansinya juga telah memberikan bantuan berbagai bahan kebutuhan pokok kepada keluarga warga yang menjadi korban kebakaran di Desa Aur Cina, Kecamatan Selagan Raya.

Setelah ini, katanya, pihaknya akan menyediakan berbagai bahan pokok untuk warga pemilik bangunan rumah yang rusak akibat tertimpa pohon di wilayah Kecamatan Sungai Rumbai.

Ia mengungkapkan, instansinya sejak beberapa bulan terakhir kehabisan stok logistik penyangga atau buffer stock untuk warga yang menjadi korban bencana alam di daerah ini.

Ia mengatakan pihaknya sudah meminta buffer stock untuk korban bencana alam di daerah ini kepada pemerintah provinsi, tetapi buffer stock di gudang Dinas Sosial provinsi setempat juga kosong dan mereka sampai sekarang menunggu bantuan dari pemerintah pusat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hipmi buka keran ekspor produk UMKM di tengah kebangkitan ekonomi
Jumat, 07 Mei 2021 - 07:30 WIB
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mulai membuka keran ekspor untuk produk Usaha Mikro Kecil ...
Bus AKAP-AKDP di Purabaya diperbolehkan angkut penumpang bukan mudik
Jumat, 07 Mei 2021 - 07:15 WIB
Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) di Terminal Purabaya Sidoarjo...
Dharma Lautan Utama layani truk logistik sampai H-2 Lebaran
Jumat, 07 Mei 2021 - 07:01 WIB
Armada kapal angkutan laut PT Dharma Lautan Utama (DLU) rute Banjarmasin ke Surabaya dan sebaliknya ...
Hujan lebat diprakirakan terjadi di beberapa daerah di Indonesia
Jumat, 07 Mei 2021 - 06:01 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lebat yang dapat disertai ki...
Tiga ruas jalan di Merangin Jambi amblas tergerus air
Kamis, 06 Mei 2021 - 23:37 WIB
Tiga ruas jalan di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, amblas tergerus air, salah satu titik bahkan ...
Satgas COVID-19 : Satu kasus varian baru ada di Kabupate Tangerang
Kamis, 06 Mei 2021 - 22:53 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Tangerang mengkonfirmasi bahw...
Gibran pastikan penjemputan pemudik untuk jalani karantina
Kamis, 06 Mei 2021 - 21:26 WIB
Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah Gibran Rakabuming Raka memastikan penjemputan pemudik untuk menjala...
Indocement bagikan 27 ton beras zakat ke warga 12 desa di Bogor
Kamis, 06 Mei 2021 - 21:15 WIB
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk membagikan sebanyak 27 ton beras zakat kepada 12 desa mitra Indoc...
Vaksin COVID-19 telah diterima 12.995.710 orang di Indonesia
Kamis, 06 Mei 2021 - 20:42 WIB
Vaksin COVID-19 telah diterima oleh 12.995.710 orang di Indonesia, menurut data Satuan Tugas (Satg...
Warga beda provinsi bisa berpergian meski ada penyekatan di Brebes
Kamis, 06 Mei 2021 - 20:09 WIB
Petugas penyekatan mudik Lebaran 2021 di Brebes, Provinsi Jawa Tengah, memberikan pengecualian kepad...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV