Polisi pulangkan 11 anak terlibat prostitusi daring ke orangtua
Elshinta
Minggu, 18 April 2021 - 21:00 WIB |
Polisi pulangkan 11 anak terlibat prostitusi daring ke orangtua
Puluhan anak perempuan yang diamankan oleh Polsek Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara dari sebuah hotel di kota tersebut, Rabu (7/4/2021). (ANTARA/HO-Humas Polsek Baruga)

Elshinta.com - Polisi memulangkan 11 anak perempuan, di antaranya masih berstatus pelajar yang sebelumnya diamankan dari sebuah hotel diduga terlibat kasus prostitusi daring (online) via MiChat, di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), ke orangtua masing-masing.

"Sudah dipulangkan ke orangtua mereka setelah di-assesment oleh Dinas Sosial," kata Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Baruga AKP Gusti Komang Sulastra saat diwawancara via WhatsAppnya, Minggu.

​​​​​​​Ia menyampaikan, dari 11 perempuan tersebut, tiga orang di antaranya wajib lapor. Pemulangan 11 remaja tersebut untuk mendapatkan pembinaan oleh orangtua mereka, sehingga tidak terlibat pada kegiatan yang salah.

Sebelumnya, personel Polsek Baruga saat melakukan Operasi Pekat (penyakit masyarakat) pada Selasa, 6 April lalu, mengamankan 11 anak perempuan di kamar Hotel Grand DDNS yang terletak di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, diduga sedang menunggu pria hidung belang.

Sebanyak 11 anak tersebut, di antaranya TT (17) status pelajar asal Kota Kendari; EL (17) status pelajar asal Kendari; AA (18) status pelajar asal Kabupaten Kolaka; DO (17) bukan pelajar asal Kendari; dan A (17) pelajar asal Kendari;

Berikutnya, NW (20) bukan pelajar asal Kendari; H (20) bukan pelajar asal Kabupaten Konawe Kepulauan; EF (20) bukan pelajar asal Kendari; WA (21) bukan pelajar asal Kendari; WD (18) bukan pelajar asal Kendari, dan TJ (19) bukan pelajar asal Kendari.

Hasil pemeriksaan 11 anak tersebut, dua di antaranya inisial TT (17) dan AA (18) kepada penyidik mengaku bahwa pemilik hotel inisial AR, pernah menawarkan untuk melayani warga negara asing (WNA) asal China kepada mereka, kemudian diberikan Rp500 ribu oleh pemilik hotel.

"Benar ada yang mengaku seperti itu. Kami jadikan rujukan, hanya untuk menetapkan tersangka, kami butuh tambahan alat bukti," ujar Gusti.

Pihaknya baru memperoleh satu alat bukti, yakni keterangan dari anak-anak itu, namun mereka sudah lupa kapan peristiwa tersebut dan bukti uang transaksinya.

Terkait kasus tersebut, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik Hotel Grand DDNS inisial AR (40) tempat ditemukan 11 orang anak tersebut.

"Penyidik masih terus kumpulkan bukti-bukti," ujar Gusti pula.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bus AKAP-AKDP di Purabaya diperbolehkan angkut penumpang bukan mudik
Jumat, 07 Mei 2021 - 07:15 WIB
Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) di Terminal Purabaya Sidoarjo...
Dharma Lautan Utama layani truk logistik sampai H-2 Lebaran
Jumat, 07 Mei 2021 - 07:01 WIB
Armada kapal angkutan laut PT Dharma Lautan Utama (DLU) rute Banjarmasin ke Surabaya dan sebaliknya ...
Tiga ruas jalan di Merangin Jambi amblas tergerus air
Kamis, 06 Mei 2021 - 23:37 WIB
Tiga ruas jalan di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, amblas tergerus air, salah satu titik bahkan ...
Satgas COVID-19 : Satu kasus varian baru ada di Kabupate Tangerang
Kamis, 06 Mei 2021 - 22:53 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Tangerang mengkonfirmasi bahw...
Gibran pastikan penjemputan pemudik untuk jalani karantina
Kamis, 06 Mei 2021 - 21:26 WIB
Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah Gibran Rakabuming Raka memastikan penjemputan pemudik untuk menjala...
Indocement bagikan 27 ton beras zakat ke warga 12 desa di Bogor
Kamis, 06 Mei 2021 - 21:15 WIB
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk membagikan sebanyak 27 ton beras zakat kepada 12 desa mitra Indoc...
Vaksin COVID-19 telah diterima 12.995.710 orang di Indonesia
Kamis, 06 Mei 2021 - 20:42 WIB
Vaksin COVID-19 telah diterima oleh 12.995.710 orang di Indonesia, menurut data Satuan Tugas (Satg...
Warga beda provinsi bisa berpergian meski ada penyekatan di Brebes
Kamis, 06 Mei 2021 - 20:09 WIB
Petugas penyekatan mudik Lebaran 2021 di Brebes, Provinsi Jawa Tengah, memberikan pengecualian kepad...
Puskesmas di Kotim mulai kewalahan tangani lonjakan pasien COVID-19
Kamis, 06 Mei 2021 - 19:58 WIB
Lonjakan kasus COVID-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, membuat puskesmas di kaw...
Ganjar inspeksi Bandara Semarang terkait lolosnya penumpang COVID-19
Kamis, 06 Mei 2021 - 19:47 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo inspeksi mendadak ke Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani,...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV