Sultra tingkatan kualitas produksi rumput laut
Elshinta
Minggu, 18 April 2021 - 17:20 WIB |
Sultra tingkatan kualitas produksi rumput laut
Rumput laut yang dikeringkan debgan cara dijemur di perusahaan tepung rumput laut di Kabupaten Bombana. (Foto Antara/Suparman)

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus mendorong para petani untuk meningkatkan kualitas dan daya saing komoditas rumput laut agar bisa menghadapi tantangan yang berkembang ke depan.

"Karena harga rumput laut sangat dipengaruhi dengan kualitasnya," kata Kepala DKP Sultra, Kardini, di Kendari, Minggu.

Dikatakan, dengan kualitas yang bagus sesuai dengan tingkat kadar air terendah yang disyaratkan dari pengusaha, maka harganya bisa melonjak dan akan memberikan peningkatan kesejahteraan kepada petani rumput laut.

"Di samping fokus mempertahankan produksi rumput laut, kami juga konsisten untuk menjaga mutu rumput laut karena dengan kualitas yang bagus maka harganya akan lebih tinggi," ujarnya.

Menurut Kardini, dalam upaya meningkatkan kualitas rumput laut, dilakukan beberapa hal di antaranya dengan pengembangan kawasan budidaya rumput laut berbasis klaster.

"Wilayah perairan di Sultra memiliki banyak titik pengembangan dan produksi rumput laut, bahkan mencapai ribuan titik wilayah pesisir mulai dari Kabupaten Konawe Utara, Konawe Selatan, Bombana, Buton, Buton Tengah, Buton Selatan, Buton Utara, Muna, Muna Barat, dan Wakatobi," katanya.

Kardini juga menyebutkan terus berupaya mendorong masyarakat yang memiliki usaha sektor kelautan dan perikanan untuk membuat budidaya, utamanya budidaya lobster dan kepiting.

"Tidak hanya hasil laut, DKP juga fokus pada pemanfaatan hasil air payau dan air tawar, seperti udang pename," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wali Kota Surabaya gelar griya virtual dengan cara unik
Kamis, 13 Mei 2021 - 23:45 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggelar \"open house\" atau gelar griya secara virtual memperingati...
8.919.557 penduduk Indonesia telah selesaikan vaksinasi COVID-19
Kamis, 13 Mei 2021 - 23:30 WIB
Total terdapat 8.919.557 penduduk Indonesia yang telah menyelesaikan vaksinasi COVID-19 atau mereka ...
Kemenhub usulkan masyarakat yang masuk Jabodetabek di tes Covid-19
Kamis, 13 Mei 2021 - 23:15 WIB
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengusulkan agar masyarakat yang akan memasuki wil...
Kemenhub imbau masyarakat batasi perjalanan
Kamis, 13 Mei 2021 - 23:00 WIB
Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengimbau masyarakat agar membatasi per...
Satgas perketat pemeriksaan dokumen COVID-19 di Bakauheni
Kamis, 13 Mei 2021 - 21:00 WIB
Juru bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan demi mengantisipasi mobilita...
Pasien COVID-19 sembuh di NTT bertambah 51 orang
Kamis, 13 Mei 2021 - 20:44 WIB
Dinas Kesehatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Timur mengatakan ada penamb...
Pemkab Mukomuko bantu korban kebakaran rumah
Kamis, 13 Mei 2021 - 20:15 WIB
Pemerintah Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu telah memberikan bantuan berbagai bahan pokok dan pe...
Pelaku wisata Dharmasraya diimbau tidak terima wisatawan luar daerah
Kamis, 13 Mei 2021 - 19:15 WIB
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau pelaku wisata di daerah itu tida...
Mereka yang berlebaran di perantauan jauh dari keluarga
Kamis, 13 Mei 2021 - 19:00 WIB
Siang itu, Rudi Gumilar duduk di belakang meja kerjanya yang berada satu blok dengan Ruang Kepala St...
Umat Islam Minahasa Tenggara patuh tidak laksanakan `open house`
Kamis, 13 Mei 2021 - 18:30 WIB
Umat Islam di Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara, yang merayakan Idul Fitri 1 Sya...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV