Bulog janji serap 50.000 ton beras petani Sumsel hingga Mei 2021
Elshinta
Minggu, 18 April 2021 - 17:00 WIB |
Bulog janji serap 50.000 ton beras petani Sumsel hingga Mei 2021
Pekerja memanggul karung berisi beras di gudang milik Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) milik Perum Bulog Divre Sumsel-Babel di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (12/4/17). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/17)

Elshinta.com - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) berjanji menyerap sebanyak 50.000 ton beras petani di Sumatera Selatan hingga Mei 2021.

Pemimpin Wilayah Bulog Divre Sumsel-Babel Ali Ahmad Najih Amsari di Palembang, Minggu, mengatakan, target itu sesuai dengan permintaan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan karena saat ini sedang puncak panen di sejumlah sentra produksi.

“Kami optimis tercapai karena sekarang terus membeli beras petani. Setidaknya 700 ton setiap hari,” kata dia.

Ia mengatakan Bulog diminta Pemprov Sumsel dapat menyerap 80 ribu ton beras petani untuk dua musim tanam tahun ini.

Lantaran melonjaknya produksi petani, Bulog pun diminta hingga Mei 2021 merealisasikan sebanyak 50 ribu ton beras atau sesuai kapasitas maksimal gudang.

Untuk mencapai target tersebut, Bulog mengaktifkan gudangnya di sejumlah wilayah walau di hari libur Sabtu dan Minggu. Hingga Maret 2021, Bulog sudah menyerap 16.334 ton beras petani Sumsel.

Menurutnya, penyerapan dilakukan hingga ke tingkat penggilingan kecil.

Namun, ia tak menyangkal ada sejumlah daerah yang tidak dapat dijangkau lantaran kendala infrastruktur.

“Persoalan tata niaga beras ini ada di sisi output dan input, yang perlu diperbaiki. Mulai dari transfortasi hingga kualitas beras yang dihasilkan petani,” kata dia.

Jika saja infrastruktur sudah memadai, maka Bulog memastikan akan menjangkau seluruh daerah sentra produksi beras Sumsel.
Tapi, faktanya terdapat wilayah remote area, yang mana petaninya sulit untuk mengases gudang Bulog, kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tananam Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumsel R Bambang Pramono, meminta para petani di wilayahnya untuk menunda menjual Gabah Kering Giling (GKG) yang melebihi kebutuhan hidup. Ini menyusul lantaran anjloknya harga gabah saat ini.

Selain itu, banyak petani yang menjual gabah dan beras jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan Perum Bulog sebesar Rp5.300 untuk gabah per kilogram (Kg) dan Rp8.300 untuk beras per Kg. Dimana petani hanya bisa menjual gabah berkisar Rp3.500 sampai Rp 4.000 per Kg.

“Karena itu, saat ini jual dulu saja (gabah dan beras) sesuai kebutuhan. Sisanya itu tunda dulu sampai HPP kembali naik,” ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Penganut Islam Aboge di Banyumas laksanakan Shalat Id pada Jumat ini
Jumat, 14 Mei 2021 - 10:11 WIB
Penganut Islam Aboge (Alif Rebo Wage) yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Ten...
Wali Kota Pontianak ingatkan warga agar tak terjadi klaster keluarga
Jumat, 14 Mei 2021 - 10:00 WIB
Wali Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono mengingatkan lagi warganya agar ti...
Gasak Granada 4-1, Real Madrid tempel Atletico dalam perburuan gelar
Jumat, 14 Mei 2021 - 09:45 WIB
Real Madrid terus menempel Atletico Madrid dalam perburuan gelar juara La Liga, usai Los Blancos men...
Wali Kota Medan tinjau warga terdampak banjir pada Idul Fitri
Jumat, 14 Mei 2021 - 07:30 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu meninjau warga terdampak...
BMKG: Waspada hujan disertai petir-angin kencang di sejumlah wilayah
Jumat, 14 Mei 2021 - 07:15 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi terjadinya hujan...
Wali Kota Surabaya gelar griya virtual dengan cara unik
Kamis, 13 Mei 2021 - 23:45 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggelar \"open house\" atau gelar griya secara virtual memperingati...
8.919.557 penduduk Indonesia telah selesaikan vaksinasi COVID-19
Kamis, 13 Mei 2021 - 23:30 WIB
Total terdapat 8.919.557 penduduk Indonesia yang telah menyelesaikan vaksinasi COVID-19 atau mereka ...
Kemenhub usulkan masyarakat yang masuk Jabodetabek di tes Covid-19
Kamis, 13 Mei 2021 - 23:15 WIB
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengusulkan agar masyarakat yang akan memasuki wil...
Kemenhub imbau masyarakat batasi perjalanan
Kamis, 13 Mei 2021 - 23:00 WIB
Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengimbau masyarakat agar membatasi per...
Satgas perketat pemeriksaan dokumen COVID-19 di Bakauheni
Kamis, 13 Mei 2021 - 21:00 WIB
Juru bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan demi mengantisipasi mobilita...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV