Perusahaan rintisan Uganda manfaatkan limbah pisang
Elshinta
Minggu, 18 April 2021 - 09:00 WIB |
Perusahaan rintisan Uganda manfaatkan limbah pisang
Pekerja membuat karpet dari serat limbah pisang di Texfad, Mukono dekat Kampala, Uganda, 3 April 2021 (REUTERS/ABUBAKER LUBOWA)

Elshinta.com - Masyarakat Uganda biasanya makan banyak pisang. Kini, perusahaan rintisan lokal berinovasi membuat bagian tanaman yang biasa dibuang agar lebih bernilai.

TexFad memanfaatkan serat pisang alami untuk menghasilkan barang-barang ramah lingkungan seperti karpet dan hair extension yang dapat terurai secara alami.

Ketika petani mengambil pisang dari pohonnya, mereka biasanya meninggalkan batang yang besar dan bulat yang akan membusuk dan dibuang. TexFad mengekstraksi serat dari bagian batang yang biasanya dibakar atau dibuang oleh petani.

"Ketika saya melihat sekeliling, saya melihat bahwa pisang tumbuh subur di negara ini ... kami menghasilkan banyak limbah dari kebun pisang," kata Kimani Muturi, direktur pelaksana dan pendiri TexFad seperti dikutip dari Reuters.

TexFad sedang bereksperimen dengan berbagai penggunaan serat pisang, memproduksi karpet dan produk hair extension untuk pasar, kata Muturi.

"Hair extension yang kami buat sangat mudah terurai secara alami," katanya. "Setelah digunakan, para kaum hawa akan mencopot dan menguburnya di tanah dan itu akan menjadi pupuk kandang untuk tumbuhan mereka."

TexFad juga sedang menguji proses pembuatan serat pisang sehalus kapas sehingga bisa digunakan untuk pembuatan pakaian.

Baru-baru ini di pabrik TexFad di Mukono, sebelah timur ibu kota Kampala, para pemuda menumpuk batang pohon pisang sebelum membelahnya menjadi dua dengan parang dan memasukkannya ke dalam mesin.

Dari situ tercipta serat-serat kasar panjang yang dijejer untuk dikeringkan sebelum diproses dan digunakan untuk membuat karpet dan hair extension.

Muturi memperkirakan TexFad akan membuat 2.400 karpet tahun ini, lebih dari dua kali lipat produksi tahun lalu sehingga meningkatkan pendapatan. Perusahaan, yang memiliki 23 karyawan, menghasilkan sekitar 41.000 dolar AS tahun lalu, angka penjualan terbaik sejak rintisan itu diluncurkan pada 2013.

Perusahaan itu akan mengekspor karpet untuk pertama kalinya pada bulan Juni, ke pelanggan di Amerika Serikat, Inggris dan Kanada.

Muturi berpendapat, bahan organik yang ringan dapat menggantikan beberapa serat sintetis dan digunakan untuk membuat produk kertas seperti uang kertas di antara berbagai kemungkinan pemanfaatan.

Serat pisang adalah serat masa depan, katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Saksi gambarkan kengerian kecelakaan kereta api Metro Meksiko
Kamis, 06 Mei 2021 - 23:59 WIB
Beatriz Ramon dan adik laki-lakinya, Oscar, mendengar ledakan dahsyat dan melihat lampu tiba-tiba p...
India kembali catat rekor: 412.262 kasus dan 3.980 kematian COVID
Kamis, 06 Mei 2021 - 18:56 WIB
India kembali mencatat rekor berupa 412.262 kasus dan rekor 3.980 kematian baru COVID-19 pada Kamis,...
Polisi tembakkan gas air mata ke pengunjuk rasa di Bogota
Kamis, 06 Mei 2021 - 14:12 WIB
Polisi anti huru hara menembakkan gas air mata ke pengunjuk rasa di Bogota pada hari Rabu selama har...
Australia berupaya lacak sumber misteri kasus COVID-19 di Sydney
Kamis, 06 Mei 2021 - 10:58 WIB
Otoritas Australia berupaya untuk melacak sumber misteri infeksi COVID-19 di Sydney pada Kamis, yang...
Milisi serang dua sumur minyak di Irak utara
Rabu, 05 Mei 2021 - 19:58 WIB
Kelompok milisi menggunakan bom untuk menyerang dua sumur minyak di salah satu ladang minyak di deka...
Inggris gelar eksperimen penyebaran COVID-19 melalui festival musik
Rabu, 05 Mei 2021 - 17:34 WIB
Inggris menggelar eksperimen penyebaran COVID-19 melalui festival musik, di mana penonton yang dinya...
Seorang wanita dianiaya dan disantap oleh beruang hitam di Colorado AS
Rabu, 05 Mei 2021 - 13:48 WIB
Seorang wanita, yang tubuhnya dimutilasi ditemukan setelah dia hilang saat berjalan-jalan di pegunun...
Wakil Mendag China jabat Deputi Dirjen WTO
Rabu, 05 Mei 2021 - 12:17 WIB
Wakil Menteri Perdagangan China Zhang Xiangchen, Selasa (4/5), ditunjuk sebagai Deputi Direktur Jend...
Suriah cegat serangan Israel di dekat Latakia di pantai Mediterania
Rabu, 05 Mei 2021 - 11:36 WIB
Pertahanan udara Suriah mencegat serangan Israel di beberapa daerah di barat laut Suriah, termasuk k...
Warga Inggris berusia 50 tahun ke atas akan ditawari dosis ke-3 vaksin
Rabu, 05 Mei 2021 - 11:04 WIB
Semua warga Inggris yang berusia 50 tahun ke atas akan ditawari dosis ketiga vaksin COVID-19 pada mu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV