Kemendikbud: PJJ berdampak buruk pada keberlangsungan sekolah siswa
Elshinta
Sabtu, 17 April 2021 - 22:25 WIB |
Kemendikbud: PJJ berdampak buruk pada keberlangsungan sekolah siswa
Pelaksana tugas Direktur SMA Ditjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud, Purwadi, dalam dialog pendidikan di Bogor, Sabtu (17/4). (ANTARA/Indriani)

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan pendidikan jarak jauh (PJJ) memiliki dampak tidak menggembirakan pada keberlangsungan sekolah siswa.

"PJJ akibat pandemi COVID-19 memang berdampak pada anak, dampaknya ada yang putus sekolah, kalau ditanya berapa jumlahnya? Saya belum bisa memberikan datanya karena datanya di Dapodik dan 'cut off' nya dua kali dalam setahun," ujar Pelaksana Tugas Direktur SMA Ditjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud, Purwadi dalam dialog pendidikan di Bogor, Sabtu.

Dia menambahkan di Nusa Tenggara Barat ada laporan mengenai anak SMA yang putus sekolah dan memutuskan menikah, karena dia menganggap tugas sekolah terlalu berat dan berasal dari keluarga miskin. Siswa tersebut dengan menikah, persoalan ekonominya dapat teratasi karena ada suaminya yang menanggung hidupnya.

Laporan lainnya juga terjadi adanya peningkatan pernikahan siswa, terutama di Indonesia bagian timur.

"Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas merupakan solusi dari PJJ yang berkepanjangan," tambah dia.

PJJ berkepanjangan juga membuat sebagian siswa merasa tertekan karena banyaknya tugas yang diberikan.

Dalam pelaksanaan PTM terbatas, lanjut dia, sekolah harus bekerja sama dengan dinas pendidikan setempat. Jika ditemukan kasus positif COVID-19, maka sekolah harus ditutup.

Kepala SMAN 3 Jombang, Drs Singgih Susanto MPd, mengakui bahwa PJJ memiliki dampak pada perkembangan siswa.

"Ada sejumlah siswa yang meminta agar mutasi. Sebagian besar siswa jenuh melakukan PJJ," tambah Singgih.

Selain itu guru merasa kesulitan melihat langsung perkembangan siswa, karena pembelajaran dilakukan di rumah.

"Juga hubungan batin antara guru dan siswa menjadi berkurang akibat PJJ ini," kata Singgih lagi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Sambangi daerah gempa, Markaz Dakwah FAI UMM salurkan bantuan
Senin, 10 Mei 2021 - 11:24 WIB
Markaz Dakwah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melangsungkan kembali...
Alumni SMA Pangudi Luhur Jakarta luncurkan sentra vaksinasi COVID-19
Senin, 10 Mei 2021 - 11:10 WIB
Ikatan Alumni SMA Pangudi Luhur bekerjasama dengan Rumah Sakit Gandaria meluncurkan Sentra Vaksinasi...
Uji coba sekolah tatap muka di Yogyakarta diikuti 80-90 persen siswa
Minggu, 09 Mei 2021 - 12:00 WIB
Uji coba sekolah tatap muka yang digelar di Kota Yogyakarta untuk jenjang SD dan SMP selama hampir d...
Meraih mimpi masa depan melalui beasiswa KIP Kuliah
Sabtu, 08 Mei 2021 - 22:31 WIB
Program \"Merdeka Belajar\" yang salah satunya berupa beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, ...
2.593 guru swasta di Kudus terima tunjangan
Sabtu, 08 Mei 2021 - 19:10 WIB
Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menyerahkan Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS) kepad...
UB kembali kukuhkan dua profesor 
Sabtu, 08 Mei 2021 - 17:23 WIB
Universitas Brawijaya ( UB) kembali mengukuhkan dua profesor. Kedua Profesor  tersebut masing-masin...
 Tingkatkan minat baca dan menulis, Pemkab Matim gelar lomba bertutur
Sabtu, 08 Mei 2021 - 16:11 WIB
Dalam rangka menumbuhkan minat baca pada generasi muda dan mempersiapkan anak-anak, Pemerintah Kabup...
Pantau santri tidak mudik, Wabup Karawang sidak pesantren
Jumat, 07 Mei 2021 - 13:57 WIB
Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh melakukan sidak ke Pesantren Al-Ikhlas, Tanjungpura, Kecamatan ...
Gubernur: Pendidikan di NTT harus adaptif terhadap potensi daerah
Kamis, 06 Mei 2021 - 15:36 WIB
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan pendidikan di NTT harus bisa adaptif terhadap pote...
ITN Malang ditunjuk jadi pelaksana pendampingan Program SMK Pusat Keunggulan 2021
Rabu, 05 Mei 2021 - 14:57 WIB
Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur ditetapkan sebagai perguruan tinggi Pelaksana P...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV