Ratu Elizabeth & Inggris akan ucapkan perpisahan untuk Pangeran Philip
Elshinta
Sabtu, 17 April 2021 - 13:23 WIB |
Ratu Elizabeth & Inggris akan ucapkan perpisahan untuk Pangeran Philip
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Ratu Elizabeth akan mengucapkan salam perpisahan yang terakhir kalinya kepada Pangeran Philip, suaminya selama lebih dari tujuh dekade, pada upacara pemakaman, Sabtu, di mana Inggris berkabung atas kepergian tokoh penting dalam monarki Inggris.

Meski upacara tersebut mencakup sebagian ritual kemegahan tradisional dari acara kerajaan yang signifikan, hanya akan ada 30 pelayat di dalam Kapel St George di Kastil Windsor untuk upacara pemakaman karena pembatasan COVID-19.

Tidak akan ada prosesi publik, semua pelayat akan memakai masker, dan ratu, yang mengatakan kematian itu membuat "kehampaan yang besar", akan duduk sendirian.

"Dia adalah ratu, dia akan berperilaku dengan martabat luar biasa dan keberanian luar biasa yang selalu dia lakukan. Dan pada saat yang sama, dia mengucapkan selamat tinggal kepada seseorang yang telah dinikahinya selama 73 tahun," kata Justin Welby, Uskup Agung Canterbury, dikutip dari Reuters, Sabtu (17/4).

Dia mengatakan, dia berharap pemakaman itu beresonansi dengan jutaan orang di seluruh dunia yang telah kehilangan orang yang dicintai selama pandemi.

"Saya pikir akan ada air mata di banyak rumah karena nama lain akan ada di pikiran mereka, wajah yang hilang yang tidak dapat mereka lihat lagi, pemakaman yang tidak dapat mereka hadiri karena banyak yang belum dapat pergi ke sini. satu karena dibatasi hanya 30 orang, ”ujarnya. "Itu akan membuat banyak orang bersedih."

Dia meminta masyarakat Inggris untuk mendoakan anggota kerajaan itu.

Philip, Duke of Edinburgh, yang telah berada di sisi istrinya selama 69 tahun pemerintahannya, meninggal dengan damai pada usia 99 minggu lalu di kastil tempat pasangan kerajaan itu tinggal selama pembatasan wilayah baru-baru ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
New York mulai vaksinasi COVID-19 untuk remaja
Jumat, 14 Mei 2021 - 19:36 WIB
Tepuk tangan yang meriah pada Kamis menyambut dimulainya vaksinasi COVID-19 untuk kalangan remaja di...
PAHO: Empat varian COVID-19 terdeteksi di kawasan Amerika
Jumat, 14 Mei 2021 - 18:45 WIB
Empat varian COVID-19 paling mengkhawatirkan terdeteksi hampir di semua negara dan kawasan Amerika, ...
Junta Myanmar umumkan darurat militer di kota Negara Bagian Chin
Jumat, 14 Mei 2021 - 17:56 WIB
Junta Myanmar telah mengumumkan darurat militer di sebuah kota di Negara Bagian Chin setelah menuduh...
10 pekan jepang Olimpiade Jepang tambah 3 prefektur berstatus darurat
Jumat, 14 Mei 2021 - 17:24 WIB
Jepang menambah tiga prefektur berstatus darurat COVID-19, langkah mengejutkan yang mencerminkan kek...
Kasus COVID India lampaui 24 juta, saat varian virus menyebar ke dunia
Jumat, 14 Mei 2021 - 13:55 WIB
Jumlah infeksi COVID-19 yang tercatat di India naik melampaui 24 juta kasus pada Jumat, di tengah la...
DK PBB akan bahas konflik Israel dan militan Palestina pada Minggu
Jumat, 14 Mei 2021 - 12:25 WIB
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dalam pertemuan pada Minggu (16/5) akan secara te...
Minyak anjlok sekitar tiga persen, terseret krisis COVID-19 India
Jumat, 14 Mei 2021 - 10:45 WIB
Harga minyak anjlok sekitar persen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), ketika krisis viru...
PM Palestina: Tindakan Israel bentuk rasisme paling keji
Selasa, 11 Mei 2021 - 19:13 WIB
Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh pada Senin (10/5) mengatakan bahwa tindakan Israel di wi...
Dokter India peringatkan warga kotoran sapi bukan obat COVID
Selasa, 11 Mei 2021 - 14:35 WIB
Para dokter di India memperingatkan warga tentang praktik penggunaan kotoran sapi dengan keyakinan ...
Info palsu sebabkan kluster baru COVID, dua ekspatriat di Hongkong ditahan
Selasa, 11 Mei 2021 - 13:58 WIB
Dua ekspatriat di Hong Kong ditahan karena memberikan informasi palsu hingga menyebabkan terjadinya ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV