Mendikbud ucapkan duka cita untuk dua guru di Papua yang dibunuh KKB
Elshinta
Kamis, 15 April 2021 - 15:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Mendikbud ucapkan duka cita untuk dua guru di Papua yang dibunuh KKB
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Ucapan duka turut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim atas gugurnya dua guru di Papua yang ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Diketahui, Yonatan Randen (28 tahun) adalah seorang tenaga pendidik honorer yang mengajar di SMPN 1 Boega. Sedangkan Oktavianus Rayo (42 tahun) tercatat sebagai seorang guru Sekolah Dasar (SD).

“Turut belasungkawa atas gugurnya dua guru hebat Oktavianus Rayo dan Yonatan Rende (Randen) dalam menjalankan tugas di Distrik Beoga, Papua,” kata Nadiem dikutip dari story Instagram pribadi Nadiem, Rabu (14/4).

“Terima kasih atas pengabdianmu untuk pendidikan Indonesia, negara akan mengenang jasa-jasamu,” tutup Nadiem dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Kamis (15/4). 

Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan, Yonatan Renden meninggal dunia dengan luka tembak di bagian dada kiri dan kanan saat mengurusi jenazah Oktavianus Rayo.

“Yonatan Randen ditembak oleh KKB saat dirinya bersama Junaedi, Kepsek SMPN Beoga sedang melakukan pengurusan jenazah dari Oktavianus Rayo di Kampung Onggolan Distrik Beoga Kabupaten Puncak,” ujarnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Sambangi daerah gempa, Markaz Dakwah FAI UMM salurkan bantuan
Senin, 10 Mei 2021 - 11:24 WIB
Markaz Dakwah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melangsungkan kembali...
Alumni SMA Pangudi Luhur Jakarta luncurkan sentra vaksinasi COVID-19
Senin, 10 Mei 2021 - 11:10 WIB
Ikatan Alumni SMA Pangudi Luhur bekerjasama dengan Rumah Sakit Gandaria meluncurkan Sentra Vaksinasi...
Uji coba sekolah tatap muka di Yogyakarta diikuti 80-90 persen siswa
Minggu, 09 Mei 2021 - 12:00 WIB
Uji coba sekolah tatap muka yang digelar di Kota Yogyakarta untuk jenjang SD dan SMP selama hampir d...
Meraih mimpi masa depan melalui beasiswa KIP Kuliah
Sabtu, 08 Mei 2021 - 22:31 WIB
Program \"Merdeka Belajar\" yang salah satunya berupa beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, ...
2.593 guru swasta di Kudus terima tunjangan
Sabtu, 08 Mei 2021 - 19:10 WIB
Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menyerahkan Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS) kepad...
UB kembali kukuhkan dua profesor 
Sabtu, 08 Mei 2021 - 17:23 WIB
Universitas Brawijaya ( UB) kembali mengukuhkan dua profesor. Kedua Profesor  tersebut masing-masin...
 Tingkatkan minat baca dan menulis, Pemkab Matim gelar lomba bertutur
Sabtu, 08 Mei 2021 - 16:11 WIB
Dalam rangka menumbuhkan minat baca pada generasi muda dan mempersiapkan anak-anak, Pemerintah Kabup...
Pantau santri tidak mudik, Wabup Karawang sidak pesantren
Jumat, 07 Mei 2021 - 13:57 WIB
Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh melakukan sidak ke Pesantren Al-Ikhlas, Tanjungpura, Kecamatan ...
Gubernur: Pendidikan di NTT harus adaptif terhadap potensi daerah
Kamis, 06 Mei 2021 - 15:36 WIB
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan pendidikan di NTT harus bisa adaptif terhadap pote...