Kemendikbud : Kewajiban tes cepat peserta UTBK tergantung daerah
Elshinta
Rabu, 14 April 2021 - 22:38 WIB |
Kemendikbud : Kewajiban tes cepat peserta UTBK tergantung daerah
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Prof Nizam (tengah), di Jakarta, Rabu (14/4). (ANTARA/Indriani)

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan kewajiban tes cepat bagi peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tergantung kebijakan Satgas COVID-19 daerah di masing-masing Pusat UTBK.

“Di beberapa Pusat UTBK memang Satgas COVID-19 daerah mensyaratkan adanya tes cepat. Kami tidak bisa menolak karena ini merupakan kebijakan dari daerah,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Prof Nizam di Jakarta, Rabu.

Pihak penyelenggara sudah melakukan antisipasi dengan sangat ketat. Mulai dari pengecekan suhu tubuh, penggunaan penyanitasi tangan, jarak antarpeserta juga diatur sedemikian rupa. Sehingga, potensi penularannya juga sangat kecil jika dibandingkan pasar atau mal, yang sedemikian banyak orang, tapi tanpa dilakukan tes cepat.

“Tapi, kami menghormati kebijakan dari Satgas COVID-19 daerah. Bahkan, Satgas COVID-19 pusat pun tidak mengintervensi kebijakan tersebut,” tambah dia.

Dari 74 Pusat UTBK yang menjadi tempat UTBK SBMPTN, 13 diantaranya mewajibkan tes cepat bagi peserta yang hendak mengikuti ujian.

Kebijakan tersebut menuai protes dari sejumlah peserta UTBK, yang menilai persyaratan tes cepat itu menambah beban karena harus mengeluarkan biaya untuk tes.

Nizam menjelaskan ada sejumlah Pusat UTBK yang menggratiskan biaya tes cepat, namun dengan kuota terbatas. Untuk meringankan beban peserta UTBK, Kemendikbud dalam waktu dekat akan memberikan bantuan alat GeNose bagi sejumlah Pusat UTBK.

“Dari 13 Pusat UTBK tersebut, ada sekitar delapan Pusat UTBK yang belum memiliki GeNose. Jadi tidak hanya hasil tes cepat, hasil tes GeNose pun dapat digunakan sebagai persyaratan untuk UTBK," jelas Nizam.

Pelaksanaan UTBK gelombang I dimulai pada 12 April-18 April 2021. Sementara gelombang dua dimulai pada 26 April hingga 30 April 2021 dan 1 Mei-2 Mei 2021.

Pelaksanaan UTBK diselenggarakan di 74 Pusat UTBK. Sedangkan untuk UTBK tuna netra terdapat di 51 Pusat UTBK. Untuk sesi pertama dimulai pukul 06.45 WIB hingga 10.30 WIB. Sesi kedua, dimulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 16.35 WIB.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Sambangi daerah gempa, Markaz Dakwah FAI UMM salurkan bantuan
Senin, 10 Mei 2021 - 11:24 WIB
Markaz Dakwah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melangsungkan kembali...
Alumni SMA Pangudi Luhur Jakarta luncurkan sentra vaksinasi COVID-19
Senin, 10 Mei 2021 - 11:10 WIB
Ikatan Alumni SMA Pangudi Luhur bekerjasama dengan Rumah Sakit Gandaria meluncurkan Sentra Vaksinasi...
Uji coba sekolah tatap muka di Yogyakarta diikuti 80-90 persen siswa
Minggu, 09 Mei 2021 - 12:00 WIB
Uji coba sekolah tatap muka yang digelar di Kota Yogyakarta untuk jenjang SD dan SMP selama hampir d...
Meraih mimpi masa depan melalui beasiswa KIP Kuliah
Sabtu, 08 Mei 2021 - 22:31 WIB
Program \"Merdeka Belajar\" yang salah satunya berupa beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, ...
2.593 guru swasta di Kudus terima tunjangan
Sabtu, 08 Mei 2021 - 19:10 WIB
Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menyerahkan Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS) kepad...
UB kembali kukuhkan dua profesor 
Sabtu, 08 Mei 2021 - 17:23 WIB
Universitas Brawijaya ( UB) kembali mengukuhkan dua profesor. Kedua Profesor  tersebut masing-masin...
 Tingkatkan minat baca dan menulis, Pemkab Matim gelar lomba bertutur
Sabtu, 08 Mei 2021 - 16:11 WIB
Dalam rangka menumbuhkan minat baca pada generasi muda dan mempersiapkan anak-anak, Pemerintah Kabup...
Pantau santri tidak mudik, Wabup Karawang sidak pesantren
Jumat, 07 Mei 2021 - 13:57 WIB
Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh melakukan sidak ke Pesantren Al-Ikhlas, Tanjungpura, Kecamatan ...
Gubernur: Pendidikan di NTT harus adaptif terhadap potensi daerah
Kamis, 06 Mei 2021 - 15:36 WIB
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan pendidikan di NTT harus bisa adaptif terhadap pote...
ITN Malang ditunjuk jadi pelaksana pendampingan Program SMK Pusat Keunggulan 2021
Rabu, 05 Mei 2021 - 14:57 WIB
Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur ditetapkan sebagai perguruan tinggi Pelaksana P...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV