Cara turunkan berat badan sambil puasa Ramadan
Elshinta
Senin, 12 April 2021 - 13:01 WIB |
Cara turunkan berat badan sambil puasa Ramadan
Ilustrasi puasa Ramadhan (Pexel)

Elshinta.com - Puasa Ramadhan memang sudah terbukti bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Namun jika Anda ingin menggunakan kesempatan puasa sekaligus untuk menurunkan beberapa kilo gram bobot tubuh, berikut sejumlah tips yang bisa dilakukan:

1. Berbuka dengan menu seimbang
Di bulan Ramadhan, metabolisme tubuh melambat sehingga kebutuhan energi tubuh otomatis berkurang.

Saat menjelang buka puasa, anggaplah itu sebagai makan malam biasa yang Anda santap sepanjang tahun. Setelah berbuka puasa, jangan langsung menikmati makanan sekaligus, sebagai gantinya, istirahat, salat, tunggu beberapa menit dan kemudian melanjutkan makan.

Ini akan memberi Anda perspektif tentang berapa banyak makanan yang benar-benar Anda butuhkan dan jika Anda mulai merasa puas, Anda akan tahu sekaranglah waktunya untuk berhenti.

2. Hindari gorengan
Faktor utama yang ternyata menjadi alasan di balik semua kenaikan berat badan selama bulan Ramadhan adalah makanan yang berminyak.

Selama bertahun-tahun, orang menghindari makan makanan yang digoreng di usia awal remaja dan 20-an, tetapi ketika faktor usia memainkan perannya dan metabolisme melambat, saat itulah kenaikan berat badan terjadi. Makanan yang digoreng mengandung kalori tinggi dan rendah nutrisi. Ada banyak pilihan sehat yang harus dipilih daripada makanan gorengan yang sudah jadi khas Ramadhan.

3. Jangan melewatkan sahur
Di bulan Ramadhan sahur menggantikan sarapan. Melewatkan sahur adalah pilihan yang berisiko karena Anda akan cenderung lapar sepanjang hari yang akan mengakibatkan makan berlebihan saat buka puasa dan itu adalah hal yang harus dihindari untuk melanjutkan perjalanan penurunan berat badan.

4. Kurangi gula
Alasan utama lain kenaikan berat badan selama Ramadhan adalah gula yang dikonsumsi sepanjang bulan dari minuman dan manisan yang sarat gula.
Hal terbaik yang harus dilakukan adalah menghindari gula olahan karena itu adalah hal terakhir yang Anda butuhkan dalam tubuh Anda jika Anda bertujuan untuk menurunkan berat badan atau tidak menambah berat badan selama Ramadhan.

Gula selalu dapat diganti dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan gula alami seperti buah-buahan, buah-buahan kering, dan madu. Semangkuk salad buah yang baik tidak hanya akan membuat Anda kenyang tetapi juga akan menjadi makanan lezat yang akan bermanfaat bagi tubuh Anda dan tidak menyebabkan penambahan berat badan.

6. Batasi asupan garam
Sodium cenderung membuat tubuh dehidrasi, oleh karena itu pilihan terbaik adalah menghindari makan makanan yang mengandung banyak garam di dalamnya. Mereka cenderung membuat Anda haus dan juga memengaruhi kemampuan tubuh untuk mencerna dan menyerap cairan.

7. Rencanakan olahraga tiga puluh menit
Di bulan Ramadhan, orang merasa kewalahan untuk menyesuaikan diri dengan rutinitas baru. Kurangnya jam tidur juga cenderung berdampak pada pikiran dan tubuh.

Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan beberapa jenis aktivitas fisik seperti jalan cepat atau olahraga sederhana yang akan membuat tubuh tetap aktif dan mencegahnya menjadi terlalu lelah atau malas.

Di bulan Ramadhan, sangatlah mudah untuk merasa lesu dan mencari alasan untuk tidak melakukan aktivitas fisik, tetapi itu menjadi penting, terutama ketika tujuan penurunan berat badan.

8. Kontrol porsi Anda
Kontrol porsi adalah yang paling penting di bulan Ramadhan. Inti dari bulan ini adalah melatih kesabaran dan pengendalian diri, oleh karena itu dalam hal makanan kedua faktor ini juga harus diperhatikan.

Tidak makan di antara sahur dan buka puasa dan kemudian makan berlebihan saat berbuka tidak sejalan dengan apa yang diajarkan Ramadhan.

Kontrol porsi adalah cara terbaik untuk memastikan bahwa angka pada timbangan tidak meningkat pada akhir bulan. Makan dalam porsi kecil selalu merupakan ide yang tepat dan juga membantu seseorang memahami seberapa banyak yang dibutuhkan tubuh.

9. Tetap terhidrasi
Hidrasi adalah faktor terpenting dalam hal penurunan berat badan. Dengan atau tanpa Ramadhan, semua ahli diet di seluruh dunia menekankan pentingnya menjaga tubuh tetap terhidrasi untuk memperburuk proses penurunan berat badan.

Pada awalnya mungkin tampak tidak mungkin mengingat lamanya puasa, tetapi jika dipecah dengan benar, sangat mudah untuk memenuhi kriteria asupan air untuk menurunkan berat badan. Minum 2 liter air per hari sudah cukup sepanjang bulan Ramadhan dan tidak hanya membantu detoksifikasi tubuh tetapi juga akan menjauhkan nafsu makan.

Dua liter air sama dengan hampir 8 gelas. Untuk mengurai air yang di ambil, cara termudah adalah minum 2 gelas saat buka puasa. Dianjurkan juga untuk berbuka puasa dengan air karena saat itulah tubuh paling membutuhkannya dan membantu pencernaan makanan yang dimakan segera setelahnya.

Coba minum 4 gelas air di waktu antara buka puasa dan sahur. Caranya, minum 1 gelas per jam. Sisa 2 gelas air harus dikonsumsi saat sahur. Minuman ekstra seperti minuman bersoda dan berkafein tidak dihitung sebagai air yang masuk, jadi orang harus berhati-hati dengan jenis cairan apa yang diambil selama jam non-puasa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenkes: 47 kasus varian baru COVID-19 berasal dari luar negeri
Rabu, 16 Juni 2021 - 11:48 WIB
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengemukakan 47 dari total 1...
Perhatikan ini saat tolong orang serangan jantung
Selasa, 15 Juni 2021 - 09:19 WIB
Melakukan pertolongan pertama pada serangan jantung hingga tak sadarkan diri, seperti yang dialami l...
Dokter: Gangguan prostat tak berkorelasi dengan kemandulan
Minggu, 13 Juni 2021 - 23:57 WIB
Gangguan pembesaran prostat atau benign prostate hyperplasia (BPH) pada pria tidak berkorelasi langs...
UPT Puskesmas di Langkat harus jadi garda terdepan layani kesehatan primer
Minggu, 13 Juni 2021 - 17:35 WIB
Sebanyak delapan orang PNS di jajaran Pemkab Langkat dilantik menjabat Kepala UPT Puskesmas di Kabup...
Dokter: Mengunyah makanan sebaiknya seimbang di kedua sisi mulut
Minggu, 13 Juni 2021 - 16:35 WIB
Mengunyah makanan sebaiknya dilakukan secara seimbang di kedua sisi mulut, sebab kebiasaan hanya men...
Jangan sepelekan buku KIA untuk pantau tumbuh kembang anak
Sabtu, 12 Juni 2021 - 10:45 WIB
Dokter spesialis anak yang tergabung dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Citra Amelinda, ...
Pemerintah: Masyarakat harus ubah mindset untuk tekan lonjakan Covid-19 di daerah
Jumat, 11 Juni 2021 - 20:50 WIB
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Dante Saksono Harbuwono menjelaskan Pemerintah sudah memp...
Stres picu bruxism, kebiasaan buruk menggemeretakkan gigi
Jumat, 11 Juni 2021 - 17:01 WIB
Bruxism atau menggemeretakkan gigi atas dan bawah adalah kebiasaan buruk yang dapat terjadi karena d...
Risiko diabetes lebih tinggi pada anak yang kegemukan
Jumat, 11 Juni 2021 - 15:08 WIB
Anak kecil bertubuh gemuk memang kadang terlihat lebih menggemaskan, namun para orang tua perlu lebi...
Tips jaga kebersihan makanan dari luar dan pola makan sehat
Jumat, 11 Juni 2021 - 12:36 WIB
Dokter spesialis gizi klinik konsultan nutrisi pada kelainan metabolisme gizi dari Perhimpunan Dokte...
Live Streaming Radio Network