Kapolda Papua: Guru korban penembakan KKB di Beoga bertambah
Elshinta
Sabtu, 10 April 2021 - 13:35 WIB |
Kapolda Papua: Guru korban penembakan KKB di Beoga bertambah
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri menegaskan bahwa korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Beoga, Kabupaten Puncak, bertambah.

Memang ada laporan kepala sekolah yakni Yonatan Randen, kembali ditembak di Julugoma, Distrik Beoga, Jumat (9/4) saat bersama warga hendak mengungsi ke Koramil Beoga.

Penembakan yang dilakukan KKB di Beoga, brutal karena selain menembak juga membakar sekolah yang ada di Julugoma, kata Kapolda Irjen Pol Fakhiri di Jayapura, Sabtu (10/4).

Diakui, saat ini warga sudah mengungsi ke pos TNI di Beoga dan akan segera dievakuasi ke Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Lebih dekat ke Sugapa daripada ke Ilaga, kata Fakhiri seraya mengakui, jenazah kedua korban penembakan belum dievakuasi karena tidak ada yang berani mendarat di Beoga.

Di Polsek Beoga ada 25 anggota Brimob namun dari laporan yang diterima anggota KKB juga cukup banyak sehingga lebih fokus mengamankan warga sipil yang kini sudah mengungsi, kata Irjen Pol Fakhiri.

Kasus penembakan terhadap guru di Beoga menyebabkan dua orang meninggal yakni Oktovianus Rayo (42 th) ditembak Kamis (8/4) dan Yonathan Randen yang ditembak Jumat (9/4).

Jenazah kedua nya dijadwalkan dievakuasi Sabtu (10/4) ke Timika kemudian Makassar dan selanjutnya ke Toraja untuk dimakamkan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Berdalih cairkan Rp20M dan bawa kabur Rp200 juta, tiga penipu ditangkap
Senin, 03 Mei 2021 - 20:25 WIB
Tim Sapu jagad dan unit pidana umum Satreskrim Polres Boyolali Jawa tengah mengungkap kasus tindak p...
Polri tangkap pengirim satai beracun tewaskan anak `ojol` di Bantul
Senin, 03 Mei 2021 - 14:24 WIB
Jajaran Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menangkap NA (25) seorang perempuan pengirim sa...
 Berdalih untuk makan dan lebaran, warga Klaten bobol counter HP di Boyolali
Minggu, 02 Mei 2021 - 17:10 WIB
Tim Sapu Jagad Satreskrim Polres Boyolali JawaTengah menangkap seorang warga bernama Bagos Widiyatmo...
Cemburu berujung penjara 
Minggu, 02 Mei 2021 - 15:23 WIB
M. Jafar (20) warga Kedung Kandang, Kota Malang, Jawa Timur terancam harus menghabiskan bulan Ramada...
 Kembali Lapas Kelas 2A Kediri dilempari narkoba dari luar tembok
Jumat, 30 April 2021 - 15:25 WIB
Kali kesekian, Lembaga Permasyrakatan Kelas 2A Kediri, Jawa Timur menjadi sasaran tempat pelemparan...
Sering diolok, ini alasan Heru bunuh tetangganya
Jumat, 30 April 2021 - 11:45 WIB
Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan Fathkan Nur Risqian (25),yang ternyata dilakuka...
Polisi amankan pelaku rekrutmen tenaga kerja fiktif
Rabu, 28 April 2021 - 18:36 WIB
Satreskrim Polres Purwakarta, Jawa Barat, berhasil bongkar rekrutmen tenaga kerja fiktif dengan meng...
Polisi tangkap pelaku judi dadu dan miras
Rabu, 28 April 2021 - 18:10 WIB
Jajaran Polsek Grogol menggerebek judi dadu yang ada di Dusun Ngenden, Desa Banaran, Kecamatan Grogo...
Polda Metro tetapkan tersangka baru kasus mafia kekarantinaan
Rabu, 28 April 2021 - 17:55 WIB
Polda Metro Jaya menetapkan satu tersangka baru dalam kasus mafia kekarantinaan yang mengatur agar W...
 Polres Kudus amankan 2 orang penjual bahan peledak jenis mercon
Selasa, 27 April 2021 - 20:47 WIB
Dua orang tersangka penjual bahan peledak untuk petasan atau mercon masing-masing berinisial MA (19)...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV