KKB diduga pelaku pembakaran gedung sekolah di Beoga, Papua
Elshinta
Sabtu, 10 April 2021 - 11:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
KKB diduga pelaku pembakaran gedung sekolah di Beoga, Papua
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Gedung SD Jambul, SMP dan SMA 1 Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (8/4) terbakar. Diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berada di belakang aksi tersebut. Pembakaran Gedung sekolah itu terjadi pada pukul 18.15 WIT, atau kurang lebih 9 jam setelah KKB pimpinan Sabinus Waker diduga melakukan pembunuhan dengan menembak mati Oktovianus Rayo saat berada di kios miliknya pada pukul 09.30 WIT di pagi harinya.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal menjelaskan peristiwa tersebut diketahui pihaknya setelah warga datang melapor ke Polsek Beoga, dan saat tiba di TKP Gedung sekolah telah terbakar. “Mendapat laporan, anggota kita ke sana dan setiba di TKP bangunan SD, SMP dan SMA serta rumah guru yang berada dalam satu kompleks sudah terbakar,“ kata Kamal, Jumat (9/4).

“Dugaan kuat kita, pelaku pembakaran ini adalah kelompok yang sama dengan pelaku penembakan guru pagi harinya,” lanjut Kamal dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Sabtu (10/4).

Akibat aksi biadab KKB itu, Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua, Christian Sohilait mengaku telah memerintahkan dinas pendidikan di Kabupaten Puncak untuk segera mengevakuasi para guru yang bertugas di distrik Beoga menuju Timika.

“Laporan yang saya terima itu paginya mereka datang ke rumah salah satu guru saya yang sedang jaga kios, mereka masuk dan langsung tembak. Setelah itu mereka menuju SMP dan SMA negeri 1 Beoga dan merusak bangunan sekolah satu atap tersebut,“ ungkap Christian Sohilait. 

“Saya sudah perintahkan agar mereka (guru) segera dikumpulkan di salah satu tempat yang aman, dan begitu ada penerbangan langsung dievakuasi ke timika. Ini demi keamanan mereka,“ pungkasnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Tujuh armada pemadam atasi kebakaran di Karet Kuningan
Selasa, 11 Mei 2021 - 15:10 WIB
Tujuh unit armada pemadam dengan 45 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (S...
Tim SAR gabungan cari ABK KM Marcel Jaya yang tenggelam di Kepulauan Seribu
Selasa, 11 Mei 2021 - 14:58 WIB
Salah seorang Anak Buah Kapal (ABK) dari Kapal Motor (KM) Marcel Jaya 29 dikabarkan terjatuh di Pera...
Ratusan warga binaan Lapas Gorontalo diduga keracunan makanan
Senin, 10 Mei 2021 - 08:00 WIB
Sekitar seratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kota Gorontalo, Provinsi Goro...
Korban kebakaran di RW 04 Kapuk Muara akan jalani tes COVID-19 antigen
Minggu, 09 Mei 2021 - 20:47 WIB
Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan korban kebakaran di RW 04 Kelurahan Kapuk Muara...
Basarnas dan tim SAR gabungan temukan jasad korban tenggelam di Pantai Labu
Sabtu, 08 Mei 2021 - 14:47 WIB
Setelah pencarian ke arah 7 Mil Laut dari bibir Pantai Labu, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mene...
Insiden Balongan, Kajari Indramayu siap dampingi Pertamina 
Sabtu, 08 Mei 2021 - 13:47 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu, Deni Ahmad, menyampaikan, pihaknya siap mendampingi Pert...
Puluhan warga Cibeber-Cianjur keracunan kikil kulit sapi
Sabtu, 08 Mei 2021 - 08:05 WIB
Puluhan warga Desa Selagedang, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan se...
Kapal Jembatan Musi II kandas di Pulau Suwangi Tanah Bumbu
Kamis, 06 Mei 2021 - 20:20 WIB
Kapal Jembatan Musi II dengan penumpang dari Pelabuhan Fery Batulicin, Tanah Bumbu menuju Pelabuhan ...
Korban keracunan makanan di NTT masih jalani perawatan
Rabu, 05 Mei 2021 - 17:45 WIB
Jumlah warga yang mengalami keracunan makanan pada pesta kenduri di Dusun Pau, Kelurahan Nggalak Lel...
19 warga Ciangkrek Sukabumi jadi korban keracunan ikan pindang
Rabu, 05 Mei 2021 - 07:48 WIB
Sebanyak 19 warga Dusun Ciangkrek, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi korban keracunan massal u...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV