Mesir akan produksi hingga 60 juta dosis vaksin Sinovac setiap tahun
Elshinta
Jumat, 09 April 2021 - 08:31 WIB |
Mesir akan produksi hingga 60 juta dosis vaksin Sinovac setiap tahun
Seorang pria berkostum Batman, Bassem Raaof membagikan masker wajah kepada warga di tengah pandemi penyakit virus corona (COVID-19) di Kairo, Mesir. ANTARA FOTO/REUTERS /Mohamed Abd El Ghany/rwa.

Elshinta.com - Mesir telah sepakat dengan perusahaan biofarmasi China Sinovac Biotech Ltd untuk memproduksi vaksin COVID-19 Sinovac hingga 60 juta dosis per tahun di Mesir, kata menteri kesehatan Hala Zayed pada Kamis (8/4).

Perjanjian tersebut dapat memberikan dorongan besar bagi upaya vaksinasi di Mesir, yang sejauh ini telah menerima 1,5 juta dosis vaksin COVID dan memiliki populasi 100 juta orang.

Menurut Zayed, kabinet dan kepresidenan Mesir telah menyetujui perjanjian manufaktur bersama untuk membuat vaksin yang akan didistribusikan di Mesir dan negara-negara Afrika lainnya.

Satu fasilitas produksi disiapkan untuk memproduksi 20 juta dosis vaksin per tahun, sementara fasilitas produksi lainnya sedang diselesaikan untuk meningkatkan kapasitas produksi menjadi 60 juta dosis, kata Zayed.

Mesir sejauh ini telah menerima 854.400 dosis vaksin COVID yang diproduksi oleh AstraZeneca serta 650.000 vaksin lainnya asal China yang dikembangkan oleh China National Pharmaceutical Group (Sinopharm).

Jumlah dosis vaksin Sinopharm yang diterima Mesir akan segera meningkat menjadi 1 juta, kata Zayed.

Mesir mulai memvaksin staf medis garis depan untuk mendapatkan kekebalan terhadap COVID-19 pada 24 Januari dan memperluas peluncuran program vaksinasi pada 4 Maret untuk menyertakan orang tua dan orang-orang dengan penyakit kronis.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Afsel kurangi pembatasan, miras dijual lebih bebas
Senin, 13 September 2021 - 12:06 WIB
Afrika Selatan akan melonggarkan pembatasan COVID-19 mulai Senin setelah jumlah kasus infeksi menuru...
Wabah diare di Nigeria, 35 orang meninggal
Selasa, 31 Agustus 2021 - 12:09 WIB
Sedikitnya 35 orang meninggal akibat wabah diare di sebuah kota perbatasan di Negara Bagian Borno, N...
Pantai Gading dilanda wabah flu burung H5N1
Jumat, 20 Agustus 2021 - 16:12 WIB
Kementerian Peternakan Pantai Gading melaporkan kemunculan wabah flu burung H5N1 yang sangat patogen...
Negara Afrika akan segera terima donasi vaksin COVID-19 dari AS
Jumat, 16 Juli 2021 - 22:04 WIB
Hampir 50 negara Afrika akan menerima 25 juta dosis vaksin COVID-19 yang disumbangkan oleh Amerika S...
Gedung terbakar di Afrika Selatan, ibu lempar bayi ke tempat aman
Kamis, 15 Juli 2021 - 10:08 WIB
Seorang anak perempuan berusia 2 tahun selamat tanpa cedera setelah ibunya melemparkannya ke tempat ...
PBB ingatkan tiga negara Afrika terkait bendungan raksasa
Rabu, 07 Juli 2021 - 11:24 WIB
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan Ethiopia, Sudan dan Mesir untuk tetap berkomitmen pada p...
Mesir akan produksi hingga 60 juta dosis vaksin Sinovac setiap tahun
Jumat, 09 April 2021 - 08:31 WIB
Mesir telah sepakat dengan perusahaan biofarmasi China Sinovac Biotech Ltd untuk memproduksi vaksin ...
Empat penjaga perdamaian PBB tewas dalam serangan di Mali
Sabtu, 03 April 2021 - 11:15 WIB
Misi PBB di Mali pada Jumat (1/4) mengatakan bahwa empat penjaga perdamaian tewas dan sejumlah lainn...
Bom mobil bunuh diri di Somalia tewaskan 20 orang
Sabtu, 06 Maret 2021 - 12:01 WIB
Sedikitnya 20 orang tewas dan 30 lainnya mengalami luka dalam peristiwa bom mobil bunuh diri tepat d...
WHO: Jumlah kematian akibat malaria melebihi COVID-19 di Afrika
Senin, 30 November 2020 - 12:20 WIB
Kematian akibat malaria di sub-Sahara Afrika jauh lebih parah daripada yang diakibatkan COVID-19, Or...
Live Streaming Radio Network