Dianggap coreng China, 89 paspor pelaku kejahatan dinyatakan invalid
Elshinta
Rabu, 07 April 2021 - 10:45 WIB |
Dianggap coreng China, 89 paspor pelaku kejahatan dinyatakan invalid
Polisi mendata warga negara China saat penggerebekan di kawasan perumahan di Kabupaten Badung, Bali, Selasa (1/5/2018). Polisi menangkap 103 warga negara China dan 11 WNI di tiga lokasi di Denpasar dan Badung karena diduga telah melakukan kejahatan lintas negara dan melanggar Imigrasi Indonesia. (ANTARA FOTO/Wira Suryantala)

Elshinta.com - Dianggap mencoreng citra China di mata dunia internasional, 89 paspor warga negara setempat dinyatakan invalid dan mereka dilarang bepergian ke luar negeri selama tiga tahun.

Badan Imigrasi China (NIA) dalam laman resminya, Selasa (6/4), menyatakan ke-89 orang tersebut terlibat berbagai tindak kejahatan, berstatus sebagai penduduk ilegal, dipulangkan dari negara lain, dan meninggalkan negaranya secara ilegal melalui pintu perbatasan di wilayah baratdaya.

Sejak pandemi COVID-19, jumlah warga negara China yang ke luar negeri mengalami penurunan drastis.

"Namun masih ada beberapa orang yang tertipu dan dibujuk untuk melakukan aktivitas perjudian dan penipuan menggunakan telepon di negara-negara Asia Tenggara dengan berkedok wisata atau bekerja," demikian NIA.

NIA menganggap perbuatan mereka tergolong pelanggaran kejahatan serius, seperti penculikan dan pemerasan.

"Perbuatan mereka mengancam perekonomian dan stabilitas sosial China serta dapat merusak citra nasional China," demikian NIA dikutip dari Global Times.

Wilayah perbatasan China-Myanmar di Kota Ruili, Provinsi Yunnan, yang kini sedang "lockdown" setelah ditemukan kasus baru COVID-19 pekan lalu itu paling sering dijadikan pintu masuk warga kedua negara secara ilegal.

Sementara itu, sepekan yang lalu, NIA juga mengamankan 27 pendatang asing yang memasuki wilayah China secara ilegal.

Dalam operasi yang dilakukan aparat di pos pemeriksaan perbatasan di Chongzuo, Daerah Otonomi Guangxi, juga didapati tujuh unit kendaraan yang digunakan untuk mengangkut para pendatang ilegal sebagaimana laman berita OneTube Daily.

Daerah Otonomi Guangxi di wilayah selatan China berbatasan darat dengan Vietnam. Bahkan dari Nanning, Ibu Kota Daerah Otonomi Guangxi, ada kereta api tujuan Hanoi, Ibu Kota Vietnam. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
China nyatakan pertemuan PBB tentang Xinjiang merupakan penghinaan
Senin, 10 Mei 2021 - 23:20 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan penggunaan PBB sebagai wadah acara...
Maruti Suzuki perpanjang penutupan fasilitas karena pandemi di India
Minggu, 09 Mei 2021 - 14:18 WIB
Produsen mobil terbesar India, Maruti Suzuki India Ltd mengatakan bahwa pihaknya memperpanjang penut...
Korban ledakan di sekolah Afghanistan bertambah jadi 58
Minggu, 09 Mei 2021 - 14:07 WIB
Jumlah korban tewas akibat ledakan di luar sebuah sekolah di ibu kota Afghanistan, Kabul, telah meni...
China: Puing-puing roket Long March jatuh di Samudera Hindia
Minggu, 09 Mei 2021 - 11:31 WIB
Puing-puing roket terbesar China jatuh ke bumi di perairan Samudra Hindia pada Minggu, dengan sebagi...
Polisi Israel, warga Palestina bentrok di Masjid Al-Aqsa Yerusalem
Sabtu, 08 Mei 2021 - 23:42 WIB
Polisi Israel, Jumat (7/5), menembakkan peluru karet dan granat kejut ke arah pemuda Palestina di Ma...
Oposisi India desak percepatan vaksinasi menyusul 1,5 juta kasus baru
Sabtu, 08 Mei 2021 - 08:35 WIB
Pimpinan oposisi India, Rahul Gandhi, ada Jumat mendesak pemerintah untuk melakukan vaksinasi terhad...
Yordania temukan tiga kasus COVID varian India
Minggu, 02 Mei 2021 - 11:50 WIB
Yordania menemukan tiga kasus COVID-19 varian India pada mereka yang tidak memiliki riwayat perjalan...
Institut Serum India siap produksi vaksin di luar negeri
Sabtu, 01 Mei 2021 - 11:03 WIB
Institut Serum India, yang memproduksi vaksin AstraZeneca COVID-19, berencana untuk memulai produksi...
Australia larang kedatangan dari India, pelanggar hadapi bui dan denda
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:30 WIB
Penduduk dan warga negara Australia yang telah berada di India dalam waktu 14 hari sejak tanggal mer...
Jepang akan perkenalkan paspor vaksin untuk perjalanan internasional
Jumat, 30 April 2021 - 07:51 WIB
Pemerintah Jepang berencana memperkenalkan paspor vaksin untuk memudahkan orang yang telah diinokula...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV