Angin kencang merusak dua rumah warga Manggarai Barat
Elshinta
Selasa, 06 April 2021 - 09:00 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Angin kencang merusak dua rumah warga Manggarai Barat
Sumber foto: Yos Syukur/elshinta.com.

Elshinta.com - Angin kencang yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur Khususnya Kabupaten Manggarai Barat, merusak dua bangunan rumah warga di Kecamatan Kuwus dan satu di antaranya rusak parah serta nyaris roboh. 

TNI-Polri bersama Kepala Desa dan masyarakat gotong royong membantu warga korban bencana di Desa Coal, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (4/4) siang sekitar pukul 13.00 Wita.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Nantal, Bripka I Gede Eka Putra W. mengatakan angin puting beliung melanda warga di Desa Coal, Kecamatan Kuwus. Dua rumah warga yang rusak parah dan nyaris roboh adalah milik Bapak Konstantinos Jenias (70) dan Ibu Anastasia Belut (75).

"TNI dan Polri dibantu warga desa setempat bergotong royong mengevakuasi barang milik korban yang dapat digunakan sekaligus melakukan pendataan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan ke masyarakat, bahwa soliditas TNI-Polri akan tanggap bencana sangat kuat," katanya seperti yang dilaporkan Kontributor Elshinta, Yos Syukur, Selasa (6/4).

Ia menjelaskan, tim gabungan juga bergotong royong bersama para korban bencana angin puting beliung untuk membersihkan puing–puing bangunan rumah yang rusak dan bahkan roboh.

"Gotong royong dengan warga ini merupakan bentuk pengabdian kami sebagai pelayan masyarakat. Kita bantu proses pembersihan puing–puing bangunan yang roboh tersebut," kata Bhabinkamtibmas Kelurahan Nantal tersebut.

"Kami sudah koordinasi dengan BPBD Mabar dan pihak Kecamatan Kuwus, untuk penanganan lebih lanjut. Untuk korban jiwa tidak ada," tambahnya.

Korban bencana Bapak Konstantinos Jenias (70) mengatakan, dalam bencana tersebut sebagian rumahnya roboh, disebabkan karena terpaan angin puting beliung yang disertai hujan deras. Untuk kerugian diperikarakan sebesar Rp 15.000.000,- (lima belas juta rupiah).

"Dinding terlepas dan seng, hampir semua hancur. Beruntung saat kejadian bisa menyelamatkan diri," ungkap Gede.

Sedangkan, rumah milik Ibu Anastasia Belut (75) rusak pada dinding samping rumah terbongkar yang ditutupi oleh seng akibat terpaan angin puting beliung. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).

Bhabinkamtibmas Kelurahan Nantal juga mengimbau warga untuk waspada dengan angin kencang dan curah hujan yang masih tinggi hingga beberapa hari ke depan. Terlebih bagi warga yang yang bermukim di daerah rawan bencana.

"Kami juga terus mengimbau agar warga waspada selama musim hujan dengan angin kencang yang berlangsung terlebih di daerah rawan bencana," ujarnya," tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung Sinabung semburkan abu vulkanik setinggi 2.000 meter
Kamis, 06 Mei 2021 - 15:19 WIB
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis mengalami erupsi dan menyembu...
BNPB: Potensi bencana di Indonesia perlu diketahui masyarakat
Kamis, 06 Mei 2021 - 14:23 WIB
Kepala Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo mengatakan penting untuk men...
Gunung Sinabung erupsi luncuran awan panas teramati jarak 1.500 meter
Rabu, 05 Mei 2021 - 14:34 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Sumatera Utara menyatakan Gunung Sinabung...
BMKG: Gempa dengan magnitudo 5,8 di Mentawai tak berpotensi tsunami
Rabu, 05 Mei 2021 - 10:23 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,...
Gunung Merapi meluncurkan awan panas dan lava pijar ke barat daya
Senin, 03 Mei 2021 - 10:19 WIB
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah tiga kali meluncurkan awan pa...
BPBD: Sepuluh korban meninggal akibat gempa bumi Jawa Timur
Jumat, 30 April 2021 - 14:34 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur menyatakan sekurangnya ada 10 korban meninggal...
Tim gabungan evakuasi korban longsor proyek PLTA di Tapanuli Selatan
Jumat, 30 April 2021 - 11:36 WIB
Proses evakuasi korban tertimbun tanah longsor di lokasi proyek pembangunan PLTA Batang Toru, Tapanu...
Presiden Jokowi tinjau lokasi terdampak gempa di Kabupaten Malang
Kamis, 29 April 2021 - 17:48 WIB
Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan lokasi terdampak gempa bumi yang mengguncang sejumlah wila...
BNPB serahkan dana tunggu hunian korban bencana gempa Malang dan Lumajang
Kamis, 29 April 2021 - 10:12 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan dana siap pakai untuk dana tunggu hunian ko...
Banjir memaksa sejumlah warga mengungsi di dua desa Cianjur
Kamis, 29 April 2021 - 09:11 WIB
Banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memaksa setidaknya 3...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV