Korban tenggelam di Sungai Mantul Batang Serangan belum ditemukan
Elshinta
Senin, 05 April 2021 - 22:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Korban tenggelam di Sungai Mantul Batang Serangan belum ditemukan
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Bupati Langkat Terbit Rencana PA, mengintruksikan kepada BPBD Kabupaten Langkat, untuk terus mencari korban tenggelam di Sungai Pantai Mantul, Kecamatan Batang Serangan sampai ditemukan. "Saya minta kepada BPBD Langkat, untuk terus mencari Ramalan Gultom (korban tenggelam)," kata Bupati, Senin (5/4). 

Bupati juga menyampaikan rasa prihatinnya kepada keluarga, atas musibah ini. Ia mengajak seluruh masyarakat Langkat, untuk mendoakan.  Agar pencarian korban berjalan lancar. 

Sementara, Kalakhar BPBD Langkat, Iwan Syahri mengatakan, korban belum ditemukan, hingga kini timnya masih terus melakukan pencairan dilokasi. "Atas intruksi Bupati, kami masih terus mencari, menggunakan perahu karet, sampai malam ini," ungkapnya. 

Selain timnya, pihaknya juga dibantu warga sekitar, Tagana, Basarnas Provsu, serta personil Polri dan TNI. "Sejak kemarin malam, kami sudah mencari hingga malam ini. Adapun kendala dilapangan, turun hujan," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim. 

Diketahui, sudah dua hari dua malam, jasad korban tenggelam, Ramalan Gultom (44), warga Jalan Wahidin, Gang Purnawirawan, Desa Berandan Barat, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, belum ditemukan. Sejak tenggelam di Sungai Pantai Mantul, Dusun Sampan Getek, Desa Kwala Musam, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, pada Minggu (4/4) sekira pukul 15.00 WIB.

Dari keterangan Tiur Mauli (37) istri korban, dilokasi. Ia bersama suaminya dan anak - anaknya, serta keluarga sedang liburan, di pemandian Pantai Mantul. "Kami disini untuk liburan, tapi tidak menyangka terjadi musibah ini," cetusnya. 

Peristiwa itu, diceritakan Tiur, bermula saat suaminya berenang ke tengah sungai, tanpa perlengkapan keamanan.Sesampainya ditengah, suaminya tenggelam. Meski sempat melambaikan tangan keatas. Namun tidak tertolong lagi. Dirinya pun sempat berteriak minta tolong. "Saya berteriak minta tolong, warga yang berada di sekitar juga ingin menolong. Tapi tidak sempat, suami saya sudah tidak terlihat lagi (tenggelam)," katanya sambil terisak. 

Sebelum tenggelam, korban sempat berenang bersama anaknya. Mereka menghanyut dialiran sungai, mengunakan ban dalam mobil. Usai menepikan anak-anak, tanpa menggunakan pelampung dan perlengkapan lainnya, korban kembali berenang ke tengah sungai sendirian. Saat itulah korban tenggelam.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Tujuh armada pemadam atasi kebakaran di Karet Kuningan
Selasa, 11 Mei 2021 - 15:10 WIB
Tujuh unit armada pemadam dengan 45 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (S...
Tim SAR gabungan cari ABK KM Marcel Jaya yang tenggelam di Kepulauan Seribu
Selasa, 11 Mei 2021 - 14:58 WIB
Salah seorang Anak Buah Kapal (ABK) dari Kapal Motor (KM) Marcel Jaya 29 dikabarkan terjatuh di Pera...
Ratusan warga binaan Lapas Gorontalo diduga keracunan makanan
Senin, 10 Mei 2021 - 08:00 WIB
Sekitar seratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kota Gorontalo, Provinsi Goro...
Korban kebakaran di RW 04 Kapuk Muara akan jalani tes COVID-19 antigen
Minggu, 09 Mei 2021 - 20:47 WIB
Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan korban kebakaran di RW 04 Kelurahan Kapuk Muara...
Basarnas dan tim SAR gabungan temukan jasad korban tenggelam di Pantai Labu
Sabtu, 08 Mei 2021 - 14:47 WIB
Setelah pencarian ke arah 7 Mil Laut dari bibir Pantai Labu, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mene...
Insiden Balongan, Kajari Indramayu siap dampingi Pertamina 
Sabtu, 08 Mei 2021 - 13:47 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu, Deni Ahmad, menyampaikan, pihaknya siap mendampingi Pert...
Puluhan warga Cibeber-Cianjur keracunan kikil kulit sapi
Sabtu, 08 Mei 2021 - 08:05 WIB
Puluhan warga Desa Selagedang, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan se...
Kapal Jembatan Musi II kandas di Pulau Suwangi Tanah Bumbu
Kamis, 06 Mei 2021 - 20:20 WIB
Kapal Jembatan Musi II dengan penumpang dari Pelabuhan Fery Batulicin, Tanah Bumbu menuju Pelabuhan ...
Korban keracunan makanan di NTT masih jalani perawatan
Rabu, 05 Mei 2021 - 17:45 WIB
Jumlah warga yang mengalami keracunan makanan pada pesta kenduri di Dusun Pau, Kelurahan Nggalak Lel...
19 warga Ciangkrek Sukabumi jadi korban keracunan ikan pindang
Rabu, 05 Mei 2021 - 07:48 WIB
Sebanyak 19 warga Dusun Ciangkrek, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi korban keracunan massal u...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV