Dua meninggal dalam kecelakaan kapal di Buton Selatan
Elshinta
Senin, 05 April 2021 - 07:00 WIB |
Dua meninggal dalam kecelakaan kapal di Buton Selatan
Ilustrasi - Kepingan dari ledakan KM Sumber Barokah di Pelabuhan Desa Brakas, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Sabtu (13/3/2021) ANTARA/HO-Humas Polres Sumenep

Elshinta.com - Sebanyak dua orang meninggal dunia dan 12 lainnya selamat dalam kecelakaan kapal rombongan kunjungan Bupati Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara La Ode Arusani ke Desa Lakadao, Kecamatan Lapandewa di perairan setempat, Minggu.

"Kecelakaan kapal redi (sebutan kapal nelayan setempat, red.) di sekitar perairan Teluk Laboke Kecamatan Lapandewa, Buton selatan. Penumpang 14 orang, status korban selamat 12 orang dan meninggal dunia dua orang," kata pimpinan Humas Basarnas Kendari Wahyudi melalui rilisnya diterima di Kendari, Minggu malam.

Ia menyampaikan perkiraan koordinat lokasi kejadian sekitar Teluk Laboke dengan jarak lokasi kejadian kecelakaan (LKK) dengan Pos SAR Baubau sekitar 15,18 mil laut.

"Kapal yang kecelakaan tersebut bernama Alfatar merupakan kapal ikan dengan nama pemilik La Saremani, usia 40 tahun, asal Desa Gerek Maju, Buton Selatan," ujarnya.

Ia mengatakan korban meninggal merupakan adalah istri La Saremani bernama Wa Naya berusia 35 tahun dan anaknya bernama La Ode Aflian usia lima tahun, sedangkan 12 orang yang selamat, La Saremani (40), La Budi (35), Erfa (17), Warina (30), Dubi-lebi (14), La Rifal (14), Andika (13), Noval Ablila (11), Sarpia (35), Kelfin (13), Wa Nesi (13) dan Afatar (5), keduanya anak La Saremani.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihaknya, kronologi kecelakaan tersebut, pada Minggu para korban menghadiri peresmian tempat wisata di Pantai Lakadeo oleh bupati setempat. Setelah acara selesai, rombongan bupati dan masyarakat yang ikut menyaksikan peresmian pantai tersebut kembali ke desa mereka.

"Sekitar pukul 16.30 Wita, berdasarkan informasi dari masyarakat Desa Gerak Makmur, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, telah terjadi kecelakaan laut yang menyebabkan sebuah kapal redi terbalik dan tenggelam menjelang sore sekitar pukul 13.30 Wita," kata Wahyudi.

Kecelakaan laut tersebut terjadi akibat cuaca buruk, berupa angin kencang dan gelombang tinggi di sekitar perairan Lapandewa.

Berita ini sekaligus meralat waktu kejadian yang sebelumnya diberitakan bahwa kapal mengalami kecelakaan sekitar pukul 18.00 Wita.

"Iya ada kecelakaan kapal. Itu kapal warga yang turut meramaikan saat bupati meresmikan Pantai Lakadao, Desa Lakadao, Kecamatan Lapandewa saat menuju Pelabuhan Bandar Batauga, Kecamatan Batauga. Kapal itu yang kecelakaan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buton Selatan Zamaludin dihubungi dari Kendari, Minggu malam.

Saat kejadian, dirinya tidak berada di lokasi namun mendapatkan informasi tersebut dari sekretaris daerah (sekda) setempat.

"Tadi itu ditelepon Pak Sekda, sekitar jam 18.00 Wita. Kan sebenarnya saya mau ke pulau tapi keras angin, saya tidak jadi. Nah dikasih tahu sama Pak Sekda, katanya ada kecelakaan itu kapal. Setelah saya cari informasi ternyata itu kapal nelayan," tutur dia.

Ia juga mengaku mendapat informasi bahwa Bupati Buton Selatan La Ode Arusani tidak menumpang kapal tersebut, namun menggunakan jalur darat.

"Untuk sementara saya telepon tadi bahwa Pak Bupati itu pada saat kemarin itu diperintahkan semua mobil-mobil dinas lewat jalur darat, karena kan banyak yang lewat jalur laut," ujar dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korban meninggal ledakan petasan di Kebumen bertambah jadi 4 orang
Kamis, 13 Mei 2021 - 15:00 WIB
Korban meninggal akibat ledakan dalam pembuatan petasan di Desa Ngabean, Mirit, Kabupaten Kebumen, J...
Sopir mobil boks tewas akibat kecelakaan tunggal di Pagelaran-Cianjur
Rabu, 12 Mei 2021 - 06:37 WIB
Sopir mobil boks Budianto (30) warga Desa Sukamaju, Kecamatan Pagelaran, Cianjur, Jawa Barat, menin...
Tabrakan Kijang lawan bus di Temanggung renggut dua korban meninggal
Selasa, 11 Mei 2021 - 15:47 WIB
Tabrakan maut antara Toyota Kijang H-8571-FS dengan bus A-7847-KC di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan ...
9 Mei 2012: Detik-detik yang terabaikan
Minggu, 09 Mei 2021 - 06:00 WIB
Kecelakaan Sukhoi Superjet 100 (SSJ-100) di Gunung Salak terjadi pada tanggal 9 Mei 2012 ketika ...
Akibat melaju kencang, Honda Jazz dan motor tabrakan di Kolaka Utara
Sabtu, 08 Mei 2021 - 23:15 WIB
Sebuah mobil mininus Honda Jazz dengan nomor polisi DP 1152 EE tabrakan dengan sepeda motor Suzuki S...
PLP Tanjung Uban evakuasi dua kapal tabrakan di perairan Bintan
Sabtu, 08 Mei 2021 - 12:15 WIB
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanj...
Ditabrak bus saat perbaiki kendaraan di bahu tol, sopir dan kernet tewas
Rabu, 05 Mei 2021 - 15:25 WIB
Sopir dan kernet bus PO Dedi Jaya G1476 FR tewas seketika di lokasi kejadian, akibat ditabrak bus Po...
Mobil Avansa terjun ke sungai, 7 selamat, 3 hilang
Selasa, 04 Mei 2021 - 15:37 WIB
Satu unit minibus jenis Avansa dengan nomor polisi DD 1348 SC mengalami kecelakaan tunggal terjun ke...
Polres Purwakarta periksa saksi kecelakaan truk timpa tiga sopir
Sabtu, 01 Mei 2021 - 21:13 WIB
Satreskrim Polres Purwakarta, masih melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi menyusul tewasnya tiga...
Dongkrak lepas, 3 sopir tewas tertimpa truk yang diperbaiki
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:52 WIB
Dongkrak truk lepas, 3 sopir pengangkut pakan sapi tewas tertimpa truk Z 8892 EZ di tol Purbalenyi K...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV