Seorang Ibu coba selamatkan bocah 9 tahun dalam penembakan California
Elshinta
Jumat, 02 April 2021 - 14:03 WIB |
Seorang Ibu coba selamatkan bocah 9 tahun dalam penembakan California
Ilustrasi: Polisi berjaga-jaga di area supermarket King Soopers yang menjadi lokasi penembakan massal, di Boulder, Colorado, Denver, Amerika Serikat, Senin (22/3/2021). (ANTARA FOTO/REUTERS/Kevin Mohatt/foc.)

Elshinta.com - Salah satu dari empat korban fatal dalam penembakan di pinggiran kota Los Angeles pada Rabu (31/3) adalah seorang anak laki-laki berusia 9 tahun yang meninggal dalam pelukan ibu yang terluka saat berusaha menyelamatkannya, kata pejabat pada Kamis (1/4).

"Tampaknya seorang anak laki-laki meninggal dalam pelukan ibunya saat dia mencoba menyelamatkannya selama pembantaian yang mengerikan ini," kata Jaksa Wilayah Orange County Todd Spitzer pada konferensi pers.

Pertumpahan darah di Orange, California, sekitar 48 kilometer tenggara pusat kota Los Angeles, menandai penembakan massal ketiga yang mematikan di Amerika Serikat dalam waktu kurang dari sebulan.

Dalam dua letusan senjata lainnya di bulan Maret, seorang pria membunuh delapan orang termasuk enam wanita Asia di tiga spa di area Atlanta, dan seorang pria lainnya melepaskan tembakan ke supermarket di Boulder, Colorado, menewaskan 10 orang.

Tidak seperti dua penembakan lainnya, para penyelidik di California mengatakan mereka dapat segera menentukan bahwa penembak mengenal korban, mengesampingkan tindakan kekerasan secara acak.

"Motif awal diyakini terkait dengan bisnis dan hubungan pribadi yang terjalin antara tersangka dan semua korban," kata Letnan Jennifer Amat dari Departemen Kepolisian Oranye pada konferensi pers.

Para pejabat mengidentifikasi tersangka sebagai Aminadab Gaxiola Gonzalez, 44, seorang warga dekat kota Fullerton.

Selain anak laki-laki, korban jiwa lainnya adalah seorang pria dan dua wanita.

Pelaku penembakan dan wanita yang melindungi bocah itu tetap dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis tetapi stabil, kata Amat.

Pada Rabu sore, tersangka memasuki kompleks perkantoran bisnis bernama Unified Homes yang membeli dan menjual rumah mobil.

Tersangka mengunci gerbang belakang dengan kunci sepeda, kata polisi.

Tembakan masih terus dilakukan ketika petugas tiba, kata pejabat, tetapi gerbang kompleks dikunci sampai mereka bisa memutuskan rantai dengan pemotong baut.

"Sementara itu, amukan mengerikan sedang terjadi di kantor dan orang-orang sekarat karena ditembak," kata Spitzer.

Dari luar halaman, dua petugas terlibat baku tembak dengan tersangka. Kemudian tersangka yang terluka ditangkap, kata Amat.

Pihak berwenang menemukan pistol semi-otomatis dan ransel berisi semprotan merica, borgol, dan amunisi yang mereka yakini milik tersangka.

Setelah membantu wanita yang terluka karena melindungi anak laki-laki berusia 9 tahun yang akhirnya tewas terkena tembakan.

Polisi menggeledah kompleks tersebut dan menemukan seorang wanita tewas di lantai atas di luar ruangan.

Kemudian, polisi menemukan seorang pria tewas di dalam gedung perkantoran, dan seorang wanita meninggal di gedung perkantoran lain, kata Amat.

Polisi merahasiakan identitas mereka sampai kerabat diberi tahu.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Biden yakin konflik Israel-Palestina segera berakhir
Kamis, 13 Mei 2021 - 18:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, pada Rabu (12/5) menyampaikan harapannya agar rentetan kekerasan...
AS akan hapus Xiaomi dari daftar hitam
Kamis, 13 Mei 2021 - 13:20 WIB
Departemen Pertahanan Amerika Serikat akan menghapus Xiaomi Corp dari daftar hitam pemerintah.
Tujuh orang tewas dalam penembakan di Colorado-Amerika Serikat
Senin, 10 Mei 2021 - 10:58 WIB
Seorang pria menembak hingga tewas enam orang, termasuk kekasihnya, dan kemudian membunuh dirinya se...
Twitter tutup akun berafiliasi dengan medsos Trump
Jumat, 07 Mei 2021 - 11:35 WIB
Twitter Inc menangguhkan sejumlah akun yang membagikan unggahan dari situs mantan Presiden Amerika S...
Para pengikut sekte Colorado dituduh simpan mumi jasad pemimpin
Kamis, 06 Mei 2021 - 10:28 WIB
Tujuh anggota sekte agama yang dituduh menyimpan mumi jasad pemimpin mereka di sebuah rumah di kota ...
AS targetkan pejabat Amerika Tengah yang korupsi
Kamis, 06 Mei 2021 - 09:43 WIB
Pemerintah Biden berencana untuk merilis pada akhir Juni daftar pejabat korup Amerika Tengah yang mu...
Senator AS desak Biden berikan sanksi lebih terhadap junta Myanmar
Rabu, 28 April 2021 - 14:34 WIB
Sekelompok senator bipartisan Amerika Serikat pada Selasa (27/4) mendesak pemerintahan Presiden Joe ...
CDC tidak melihat adanya kaitan antara radang jantung dan vaksin COVID
Rabu, 28 April 2021 - 08:30 WIB
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) tidak menemukan adanya kaitan antar...
Pesawat Poseidon AS segera lakukan pencarian KRI Nanggala
Sabtu, 24 April 2021 - 13:15 WIB
Pesawat P-8 Poseidon milik Angkatan Laut Amerika Serikat akan melakukan pencarian kapal selam, KRI N...
Tiga orang dilaporkan tewas dalam penembakan di Texas
Senin, 19 April 2021 - 08:50 WIB
Sedikitnya tiga orang tewas dalam penembakan pada Minggu (18/4) yang terjadi di kompleks apartemen A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV