Pemprov Jatim kembangkan budi daya udang vaname skala rumah tangga
Elshinta
Selasa, 30 Maret 2021 - 06:45 WIB |
Pemprov Jatim kembangkan budi daya udang vaname skala rumah tangga
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Muhammad Gunawan Saleh menunjukkan kolam yang digunakan sebagai uji coba inovasi budidaya udang vaname skala rumah tangga di rumah dinasnya di kawasan Jalan Ketintang di Surabaya, Senin (29/03/2021). (ANTARA/Fiqih Arfani)

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengembangkan inovasi budi daya udang vaname skala rumah tangga sehingga tidak memerlukan lahan yang terlalu luas.

"Selain hanya membutuhkan lahan minimalis, budidaya udang ternyata juga berhasil dilakukan di tengah kawasan perkotaan," ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Muhammad Gunawan Saleh di Surabaya, Senin.

Uji coba inovasi ini dilakukan DKP Jatim dengan memanfaatkan kolam yang berada di kompleks rumah dinas di Jalan Ketintang Surabaya.

Berbagai keuntungan diperoleh dari budi daya udang vaname skala kecil, salah satunya mendukung upaya ketahanan pangan keluarga, sekaligus menjadi pendapatan tambahan cukup menjanjikan.

"Saat ini banyak dikembangkan ternak ikan lele skala kecil menggunakan tong. Dibandingkan lele, budi daya udang vaname jauh lebih menjanjikan. Apalagi sekarang bisa dilakukan di area pekarangan rumah," ucap dia.

Luas kolam yang digunakan untuk uji coba, sebesar 6 meter x 11,5 meter persegi dengan kedalaman 1,2 meter, dan dari kolam tersebut pembenihan dapat dilakukan sebanyak 50 ekor per meter persegi atau sekitar 3.500 ekor.

Bahkan untuk kolam terpal model bulat berdiameter dua meter pembesaran udang vaname masih bisa dilakukan. Sehingga cocok untuk diterapkan di pekarangan rumah.

"Sementara di sini, kami menggunakan kolam yang sudah ada. Ada empat kolam dengan ukuran yang sama. Sehingga total pembenihan sekitar 14 ribu ekor udang vaname," katanya.

Dengan perawatan baik, hasil panen dari budi daya udang tersebut bisa mencapai 327 kilogram dengan isi 35 ekor per kilo.

"Harga udang vaname kini berada di kisaran antara Rp65 ribu sampai Rp70 ribu. Tentu keuntungan bagi keluarga akan lebih besar," tutur dia.

Sementara itu, karena digunakan untuk uji coba maka hasil panen di rumah dinas tersebut tidak diperjualbelikan, tetapi dibagikan untuk masyarakat dan konsumsi sendiri.

"Modalnya sekitar Rp10 juta, dan tidak menggunakan APBD Jatim. Jadi kalau untuk komersial memang sangat menguntungkan bagi masyarakat yang mau budi daya udang vaname skala kecil," kata pria asal Sumenep tersebut.

Keuntungan lainnya adalah tidak membutuhkan izin amdal dan syarat lain yang rumit, sebab hanya diwajibkan untuk budi daya dengan luasan lebih dari 100 hektare untuk skala intensif dan lebih besar dari 50 hektare dengan teknologi super intensif.

Hal ini tertuang kedalam peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan RI Nomor 38 tahun 2019.

"Kalau budi daya udang dengan hasil panen sekitar tiga ton maka butuh luas lahan sekitar 3.000 meter persegi. Karena ini uji coba budidaya maka cukup dengan membuat kolam kecil sehingga memudahkan masyarakat," tuturnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Indonesia urutan ke-18 kasus positif COVID-19 dunia
Sabtu, 15 Mei 2021 - 09:15 WIB
Data statistik Johns Hopkins University Medicine mencatat Indonesia berada pada urutan ke-18 dari to...
Pakar minta petugas jamin protokol kesehatan di tengah banjir
Sabtu, 15 Mei 2021 - 06:45 WIB
Anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan COVID-19 Prof Dr d...
Kapolres Majalengka pastikan objek wisata aman dan kondusif
Sabtu, 15 Mei 2021 - 06:30 WIB
Kepala Kepolisian Resor Majalengka AKBP Syamsul Huda memastikan objek wisata di daerah itu dalam ke...
Ratusan rumah di Kampung Aur Medan sudah bersih dari banjir
Sabtu, 15 Mei 2021 - 06:15 WIB
Ratusan rumah warga di Kampung Aur Lingkungan IV, Kelurahan Aur, Kota Medan, Sumatera Utara sudah ke...
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat di sebagian wilayah
Sabtu, 15 Mei 2021 - 06:00 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan lebat disert...
Stasiun Bogor jadi stasiun teramai di libur Lebaran
Jumat, 14 Mei 2021 - 23:46 WIB
Stasiun Bogor menjadi stasiun teramai dan tersibuk bagi pengguna jasa Kereta Rel Listrik (KRL) Commu...
Sungai Deli penyebab banjir Kampung Aur Medan sudah normal
Jumat, 14 Mei 2021 - 22:29 WIB
Sungai Deli di Kampung Aur Lingkungan IV, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun yang meluap dan meng...
Warga manfaatkan libur Lebaran di wisata Puncak Mahoni
Jumat, 14 Mei 2021 - 22:18 WIB
Puluhan warga dari sejumlah daerah memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata di Puncak Mahoni, Kabu...
Total penerima vaksin COVID-19 capai 13.699.393 orang
Jumat, 14 Mei 2021 - 20:11 WIB
Jumlah penerima vaksin COVID-19 bertambah sebanyak 3.840 orang sehingga mencapai 13.699.393 orang ya...
Kominfo sebut 2 kegiatan besar keagamaan jadi ajang perkuat kesatuan
Jumat, 14 Mei 2021 - 19:24 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyebutkan dua kegiatan besar keaga...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV